Bukan Supir Taksi Biasa.

Bukan Supir Taksi Biasa.
epsd 40


__ADS_3

"Tapi dokter... Nenek ku sudah menjalankan apa yang di katakan dokter Yorgi Parkous. " Sentak Lusy.


"Maaf jika perkataan saya menyakiti hati Nona, tapi ini adalah hasil lab yang baru saja keluar pagi ini Dan dari data disana menunjukkan terdapat albumin pada darah nyonya Cortez. Ginjal nyonya Cortez memang masih berfungsi, namun tidak berfungsi dengan baik karena kerusakan di bagian dalam ginjal nya. " Papar Dokter Gordon Dokter spesialis ginjal.


Lusy hanya melihat kertas print itu tangan berniat membaca nya. Karena jika ia baca pun, dia tidak mengerti karena bukan bidang keahlian nya. keahlian nya hanya membuat kue.


"Jadi dokter, apa langkah yang terbaik? " tanya Lusy lesu.


"Ada dua pilihan. Dengan obat - obatan atau menggantikan ginjal nyonya Cortez dengan ginjal yang sehat. " jawab dokter Gordon.


"Masing-masing pilihan memiliki resiko nya tersendiri.Jika Nona memilih penyembuhan melalui obat, kemungkinan bisa menyebabkan masalah lain. Karena yang di konsumsi hanya obat khusus untuk satu organ, kemungkinan organ tubuh lain tidak menerima kandungan obat yang di konsumsi." Jelasnya


"Dan jika Nona memilih untuk menggantikan ginjal nyonya Cortez dengan ginjal yang sehat, juga memiliki resiko tersendiri. " Dokter Gordon menatap Lusy.


"Transplantasi ginjal maksudnya dok? " tanya Lusy memastikan dugaan nya.


"Iya Nona. "


"Saya akan sedikit menjelaskan mengenai transplantasi ginjal.. "


Sekilas penjelasan buat temen temen di rumah. 🙂


Transplantasi ginjal merupakan suatu metode terapi ginjal dengan cara "memanfaatkan" ginjal sehat melalui prosedur pembedahan. Ginjal sehat berasal dari individu yang masih hidup (Donor Hidup) atau pendonor yang baru saja meninggal (Donor Kadaver). Ginjal cangkokan ini selanjutnya akan mengambil alih fungsi kedua ginjal yang sudah rusak. Ginjal lama, walaupun sudah tidak berfungsi tetap berada pada posisinya semula, tidak dibuang, kecuali jika ginjal lama menimbulkan komplikasi infeksi atau tekanan darah tinggi.


BAGAIMANA Cara Kerja Transplantasi Ginjal?


Prosedur bedah transplantasi ginjal membutuhkan waktu antara 3 sampai 6 jam. Ginjal baru ditempatkan pada rongga perut bagian bawah (dekat daerah panggul) agar terlindungi oleh tulang panggul. Pembuluh nadi (Arteri) dan pembuluh darah balik (Vena) dari ginjal baru ini di hubungkan ke arteri dan vena tubuh. Dengan demikian, darah dapat dialirkan ke ginjal sehat untuk di saring. Ureter (Saluran kemih) dari ginjal baru di hubungkan ke kantong kemih agar urine dapat di alirkan keluar.


SIAPA saja yang dapat menjalani transplantasi ginjal?


Transplantasi ginjal belum dapat dilakukan untuk semua kasus penyakit ginjal kronik. Individu dengan kondisi seperti kanker, infeksi serius, atau penyakit kardiovaskular (pembuluh darah jantung) tidak diperkenankan menerima transplantasi ginjal. Hal ini karena tingkat kegagalan transplantasi ginjal cukup tinggi.


PASCA transplantasi ginjal.

__ADS_1


Transplantasi ginjal dinyatakan berhasil jika ginjal tersebut dapat bekerja sebagai penyaring darah sebagaimana layaknya ginjal sehat. Jika demikian, pasien tidak memerlukan tindakan dialisis (cuci darah). Oleh karena ginjal baru ini merupakan ginjal yang berasal dari tubuh pasien sendiri, maka ada kemungkinan terjadi reaksi tubuh untuk menolak benda asing tersebut. Untuk mencegah terjadinya reaksi penolakan, pasien perlu mengonsumsi obat-obatan anti-rejeksi atau imunosupresan setelah menjalani transplantasi ginjal. Obat-obatan imunosupresan bekerja dengan jalan menekan sistem imun tubuh sehingga mengurangi risiko terjadinya reaksi penolakan tubuh terhadap ginjal cangkokan. Namun obat ini menimbulkan efek samping seperti wajah menjadi bulat, berjerawat atau tumbuh rambut rambut halus pada wajah, dan mengakibatkan peningkatan berat badan.


ITU DIA. SEDIKIT PENJELASAN DARI OTOR GES. UNTUK INFO LENGKAPNYA SILAKAN SEARCH GOOGLE AJA. 😁


Lusy berjalan dengan tatapan kosong menuju ruang 3. Tas selempang nya yang beberapa kali melorot dari baju ia Naik kan kembali.


"Bagaimana ini?. Kedua pilihan tadi memang bisa menyembuhkan nenek, tapi tidak 100%. Dan kalaupun ingin menjalankan transplantasi ginjal, memang nya ada orang hidup yang mau memberikan ginjal mereka?." Gumam Lusy.


"Jika orang yang sudah mati menjadi pendonor.. apa keluarga nya setuju? Pasti mereka meminta bayaran. Jangankan pendonor hidup, pendonor mati saja sulit di temukan.. Tidak mungkin kan aku harus membunuh orang dan mengambil ginjal nya??.. " Lusy berbicara sendiri.


Beberapa pasien dan perawat yang melihat Lusy berjalan sambil berbicara sendri saling berbisik.


"*astaga sayang sekali. Masih muda dan cantik tapi gila. "


"Pasti keluarga nya sedang terkena musibah dan dia yang menanggung beban biaya rumah sakit*. "


Begitu bisik bisik orang sekitar. Tapi apa Lusy perduli?oh tidak.. Dia menganggap orang orang itu adalah Fans nya.


"Nenek aku kem-... What the F***!!! kemana saja kau breng_sek!!!! " Bogem langsung dari Lusy untuk Marco.


"Lusy sabarlah!! " Marco mengelak dari serangan Lusy dan membalik keadaan. Lusy terkunci oleh Marco.


"Lepaskan aku si*alan!!! Kenapa kau ke sini hahhh!!! Pergi kau!!! " pekik Lusy.


"Maaf.. Maaf Lusy... Maaf kan aku.. " Marco memeluk Lusy dari belakang.


"Kalian lebih baik bertengkar di luar. Nenek baru saja tidur karena obat nya sudah mulai bekerja. Jika nenek terbangun, maka dia akan merasa pusing lagi. " tutur Lona.


"Pergilah mencari udara segar. Biar aku yang menjaga nenek." ucap Lona.


"Terima kasih Lona. " Ujar Marco.


Marco segera membawa Lusy dengan menggenggam tangan nya. Lusy mengikuti kemana Marco membawa nya. Marco membawa Lusy ke sebuah danau sepi dengan Marqio kesayangan D.

__ADS_1


"Ayo keluar, ada sebuah rahasia yang ingin ku katakan. " ajak Marco.


Lusy mengikuti. Mereka duduk di dekat pohon yang tidak jauh dari danau. Danau itu sepi dan hanya ada satu dua orang yang berlalu lalang. Mobil Marqio di parkir kan tidak jauh.


"Jadi... ? Kemana kau selama beberapa hari ini?" Lusy membuka obrolan.


"Jika aku bilang aku menghadapi kelompok geng jahat, apa kau akan percaya?" tanya Marco balik.


Lusy menoleh ke arah Marco, dan berdecih. Melihat ekspresi Lusy, Marco tau jika Lusy tidak percaya. Marco berdiri di depan Lusy yang duduk dengan memegang kedua lutut nya.


"Mau apa kau?" tanya Lusy heran.


Marco membuka baju nya. Dan terlihat jelas balutan perban menyilang dari bahu dan perut nya. Di tambah beberapa bekas luka yang masih basah dan ada yang mengeluarkan darah. Marco berjalan menunduk dan berjongkok di depan Lusy.


Lusy menatap nanar tubuh Marco. Dia sampai menutup mulut nya karena syok. Perlahan menyentuh bekas luka tersebut.


"A-apa yang sebenarnya t-terjadi pada mu.. ??" Tanya Lusy.


"Bukankah sudah ku bilang tadi. ?" Marco tersenyum.


"Apa maksud mu? kau jangan bercanda!! "


"Buktinya kan di depan mata mu."


"J-jadi kau memang melawan kelompok jahat? Tapi bagaimana bisa?.. " Tanya Lusy tak percaya.


"Akan ku jawab tapi kau harus berjanji pada ku. "


"Kenapa harus berjanji sih!! "


"Aku tidak mau kau menjauhi dan meninggalkan ku, begitu tau siapa aku dan apa yang aku lakukan. " Jawab Marco.


"Baik lah. Aku berjanji. " jawab Lusy enteng.

__ADS_1


__ADS_2