
Jalan Mountain blue
03.15 Sore.
"Nenek, kue nya sudah jadi.. Ayo di cicipi dulu... " Lusy membawa langsung loyang berisi kue yang masih panas dari oven.
"Kau membuat kue lagi Lusy??? Astaga, jika setiap hari nenek makan kue mu, gigi nenek akan hilang semua. Karena kau asyik membuat kue manis terus. " Gerutu nenek. Tapi dia masih menyuap kan kue buatan Lusy ke mulut nya.
"Heheheh... yang ini rasa nya berbeda nek. " kekeh Lusy.
"Eemmm.... ??? iya.. rasanya sangat sehat. Apa kau mencoba resep baru?? kue ini cocok untuk lansia seperti nenek. mungkin pak tua Ken akan suka dengan kue ini... Sana ambil kan kantong kue. Pak tua Ken harus mencicipi kue buatan mu ini.. Sana cepat ambil kantong nya.!!! " Nenek berbicara tanpa henti membuat Lusy tremor.
"Astaga nek... Yang benar saja kau ini... " gerutu Lusy.
Masih dengan celemek yang melekat di tubuh nya, Lusy mengetuk rumah pak tua Ken.
"Hai Lusy... Kau berkunjung?? " bukan pak tua Ken yang membuka. Tapi manager Sam, atau Samuel yang membuka.
"Tidak. Aku hanya membawakan ini... Ambillah" Lusy memberikan sekantong kue.
" Nenek ku bilang pak Tua Ken harus mencicipi nya. Itu wajib dan keharusan. " Ucap Lusy.
"Apa kau lupa?? gula dalam tubuh kakek ku baru saja menurun dan kau ingin menyuruh nya makan kue mu yang penuh gula??? Ckckc... Aku rasa kau ingin kakek ku cepat mati kelebihan gula. " Sembur Sam.
__ADS_1
"Hei!!! Cucu sinting.. kau mengatakan aku cepat mati???" Tiba-tiba pak tua Ken berteriak keras.
"Tidak Kakek.... Maksud ku kutu di kepala Lusy yang mati karena Lusy terus memakan gula.!!! " Jawab Sam.
"Hei... dengar ya daddy nya polo... Kue ini adalah resep terbaru ku. Sangat sehat dan cocok untuk lansia. Jika kau tidak percaya coba saja rasanya. " Lusy bersedekap.
Sam membuka kantong kertas berwarna cokelat itu Dan mencicipi sekeping kue.
"Ehmmm...... " Mata Sam membulat.
Sam mengambil lagi kue di dalam kantong, kali ini memasukkan 3 keping kue sekaligus ke mulut nya.
"Eeeeehhmmmm.... Enyak sehahi hushy. Hehima hahih.... (Eeemmm enak sekali Lusy, Terima kasih.)... "
Sam menutup pintu dengan keras. Saking kerasnya, Polo anjing kesayangan Sam langsung terbangun dan melompat dari mimpi nya.
"Astaga Sam.... Kau seperti gembel tidak makan 7 hari 7 malam. " Geleng Lusy.
Lusy kemudian kembali ke rumah nya.
"Bagaimana?? apa pak tua Ken suka dengan kue nya??" tanya nenek.
"Ehmm aku tidak bisa mengatakan nya. Karena Sam langsung menutup pintu rumah nya. " jawab Lusy.
__ADS_1
Lusy kembali membuat adonan kue yang sama. Dia sudah membuat kue dari pagi. Bahkan ia tidak sempat mandi. Tapi bagi Lusy, orang cantik walaupun tidak mandi tetap cantik.
"Oh iya nek.. Nanti aku akan mengantarkan kue kue ini ke kedai kue dan kafe... Sam akan menemani ku. " Ujar Lusy.
Nenek hanya tersenyum. Keriput di wajah nya terlihat sangat jelas. Sang cucu yang masih muda dan baru saja lulus dari sekolah menengah. Beberapa bulan lalu Lusy mendapatkan pekerjaan di sebuah supermarket besar. Namun ia harus di pecat karena alasan tidak jelas.
Ya... Sam bilang, putri dari pemilik supermarket itu tidak menyukai Lusy, karena pacar nya menyukai Lusy pada pertemuan pertama. Sejak pertemuan itu, pacar dari Putri pemilik supermarket sering menghampiri Lusy saat jam kerja...
Rasa cemburu dan iri pun muncul di diri putri pemilik supermarket tempat Lusy bekerja. Dan akhirnya dia meminta ayah nya untuk memecat Lusy agar pacar nya tidak mendekati Lusy lagi.
Nenek Lusy ingin membantu cucu nya. Namun apa di kata, karena faktor usia nya dia sudah tidak bisa bekerja dengan baik. Berjalan pun harus menggunakan pegangan yang memiliki empat kaki.
Beruntung Samuel, adalah sahabat sekaligus sepupu jauhnya Lusy sejak sekolah dasar.Ya meskipun tinggal yang sangat dekat.Karena Sam merupakan sepupu dari pihak ayah nya Lusy. Nenek ayah Lusy memiliki adik. Yang artinya Lusy adalah cicit nya. Dan Sama adalah cicit dari adik nenek ayah Lusy.
Kalian paham sama penjelasan author di atas?? 👆👆
Mereka sudah mengenal sangat lama. Hidup Sam lebih beruntung dari pada Lusy. Sam masih memiliki kedua orang tua di tambah sangat kakek Yaitu pak tua Ken. Sedang kan Lusy hanya memiliki sangat nenek.
Orang tua nya wafat karena kecelakaan. Ayah nya adalah asisten seorang arsitek. Dan ibu nya adalah koki pembuat kue di toko roti terkenal di NY🗽. Ayah terjebak di di bangunan yang sedang di buat. Bangunan itu roboh karena kesalahan salah satu pekerja. Tragedi itu menewaskan 6 pekerja dan salah satu nya adalah ayah Lusy sendiri.
Sedangkan ibu nya wafat berselang 5 tahun setelah wafat nya ayah Lusy. Toko kue tempat ibu Lusy bekerja, mengalami kebakaran hebat. Dan ibu nya tewas karena hendak menolong salah satu rekan nya.
Para sahabat orang tua Lusy, turut merasakan kesedihan. Karena keduanya adalah orang yang ramah, baik, murah hati, dan suka menolong tanpa menerima balas budi.
__ADS_1