Bukan Supir Taksi Biasa.

Bukan Supir Taksi Biasa.
epsd 13.


__ADS_3

NY.


Jl. City Park People.


0.2.10


Dini hari.


"Uuhhh... haus.. " Lusy beranjak dari kasur nya dan menuju dapur.


Nyeett.... nyiiit...... nyeett.... nyiitt....


"Astaga!!! suara apakah gerangan. ??" Gumam Lusy dengan jantung yang berdebar.


"Jantung ku berdebar!! apa ini yang nama nya cinta!! " Gumam nya lagi di tengah kesunyian.


"Heeehh... apa sih yang Ku bicarakan ini??.. Seperti nya aku demam dan kelelahan. " Ujar nya menepuk kening nya.


KKKRROOOMMPYYANGGG!!!!!!!


"Waakk... —!!! " Ingin berteriak, tapi ia tahan.


Rreeeekkkkk...... rrrreeeekkkk...


sssyyuurrsshh...... sssyyuurrsshh....


"Khihihihkkhihkhihkhikkkk........ Hahahaha" terdengar tawa aneh dari arah dapur...


"Ya ampun Marco.!!!! kenapa kau membawa ku ke rumah hantu!!! " rutuk Lusy.


...****************...


"Hhhaakkchhuu!!!! Heihh.. tidur ko bisa bersih gini ya??" Gumam seseorang yang asik menikmati mimpi.


...****************...


Lusy sudah mendekati dapur, namun ia belum sepenuhnya di dapur. Kondisi gelap gulita. Sunyi...


"Ya Tuhan.. Jika aku bertemu dengan hantu, kuharap aku bisa melakukan SmackDown pada nya. Dengan begitu hantu nya akan cacat dan takut melihat ku.. " rapalan doa Lusy.


Lusy sudah ketakutan dan keningnya banjir oleh keringat dingin. Dilihat nya sebuah gagang sapu di pojok.


"Ini senjata ku!! " ujar nya dengan semangat membara.


Lusy mendekati dispenser air, dia mengambil gelas dan segera meminum air dengan terburu-buru.


"Huhh selesai.. Ee-eeehh!!! " wajah Lusy berubah pias.


Dilirik nya ke belakang, namun tak ada apapun.Memindai seisi dapur semakin ia memusat kan , terlihat lah sesuatu yang putih bergerak gerak gelisah.


Apa itu yang di namakan Mbak Kunti dari Indonesia?? Tapi tidak mungkin jika mbak kunti berhasil sampai New York. Dapat uang dari mana dia untuk membeli tiket pesawat??.

__ADS_1


Pikiran Lusy yang mendadak kacau membuat nya teringat dengan salah satu film horor yang pernah dia tonton di You***Tube.


🗣️:Maklum hehe... korban globalisasi wkwkwkw.


"Tolong~~~"


"Hikkk!!!! Dia bicara!!!!! " Lusy tercekat.


Genggaman nya pada gagan sapu semakin erat.


Phuuukkkk!!!


Seseorang menepuk bahu Lusy.


"HUUUAAAA!!!!!!!!!! " Lusy..


"HHUUUAAA!!!!!!!! " mbak kunti abal abal.


"AAAAAAA!!!!! " Seseorang.


GUBBRAKKK....


"HWAAAAA!!!!!! Hantu!!!!!! " teriak Lusy. Lantas ia melompat ke seseorang yang di belakang nya.


TLIIKKKKK.....


Kondisi menjadi terang benderang seketika. Dan terlihat kah wajah wajah manusia yang sedang berada di dapur itu.


"Lona!!?? "


"Lah??... ini anak siapa pake minta gendong???"


"Itu Kak Lusy.... kok dia tidur sih???"


"Astaga... Hei... Lusy!! Lusy!!! " Marco mengguncang tubuh Lusy.


"Ya Tuhan..... Dia pingsan. " ujar Marco.


"Ya sudah kak, bawa ke kamar nya saja dulu... Kasihan dia. " Kata Lona.


Marco membawa tubuh Lusy ke kamar tamu, di belakang nya diikuti Lona yang membawa segelas air.


"Kenapa kalian berdua di dapur??" tanya Marco sesaat setelah membaringkan Lusy.


"Lah... mana aku tau kalo kak Lusy ada di dapur. " Jawab Lona yang tak mengetahui Lusy ke dapur.


"Terus kamu ngapain di dapur malam malam gini??" Cecar Marco.


"Hungry!! " jawab Lona singkat.


"Hah?? Jam 2 malam?? " Tanya Marco tak percaya.

__ADS_1


"Iya kak.. Tadi aku makan malam dikit.. Jadi aku nyari makanan atau cemilan yang bisa di makan.. Eh.. Aku gak sengaja keinjak sama piyama aku, terus jatoh deh sama panci dan kawan kawan nya. " Lona menceritakan kronologis.


"Terus.. kenapa kau teriak tadi???"


"Aku denger suara orang teriak, ya aku ikut teriak dong... Aku kan kaget!! " jawab Lona.


"Hah!!! Hantu!!!! " Pekik Lusy yang sadar dari pingsan nya dan terduduk.


"Hei!! sadar!! " Marco mengguncang bahu Lusy.


"Hah!! " akhirnya Lusy sadar.


"Hei!! Marco!! kenapa rumah mu pernah dengan hantu . Aku gak mau tau besok aku mau pulang. " Rengek Lusy hampir menangis.


"Hantu?? " Cengo Lona.


"Iya hantu...Tadi aku ke dapur mau minum, terus ada suara ngit nget gitu... Gak lama ada Suara barang barang jatoh.... Aku udah takut setengah Hidup!! —...


" Setengah mati kali Kak.. " Potong Lona..


"Ih aku kan masih hidup Lona!! " Celetuk Lusy.


"Ya.. terus. ???" Tanya Marco ingin tau kelanjutannya


"Terus kan aku ambil deh sapu yang ada di pojok dapur. Setelah aku minum tuh ya... kayak ada suara perempuan minta tolong... Pas aku lihat sekeliling dapur ada sosok pakai baju putih... "


"Terus.. kamu teriak, gitu??" tanya Marco.


"Ya iyalah.. masa ya iya dong... Aku kan kaget karna ada yang mukul bahu ku... " dengus Lusy...


Marco memijit kening nya karena bingung siapa yang salah di kejadian ini. Jadi dia memutuskan untuk menyudahi nya.


"Ya sudah sudah.. Tidak ada yang salah di sini.. Mungkin kita nya saja yang terlalu lelah. Lona, sebaik nya kamu kembali tidur... Kamu juga Lusy. " Suruh Marco..


"Oke kak. Good night.. " Sahut Lusy mengecup pipi Marco.


"Night too" Jawab Marco mengecup kening Lona.


Dua adik beradik ini memang cocok jika dianggap sebagai sepasang kekasih.


Lona berlalu dari kamar Lusy menyisakan Marco dan Lusy berdua.


"Kau juga tidur Lusy. Besok aku akan mengantarkan my pulang. " Tutur Marco.


"Oke.. " Jawab Lusy membenarkan selimut nya. Dan memejamkan mata.


Cup!!!


Sebuah kecupan mendarat di kening Lusy.


"Good night.. " Ujar Marco dan menyalakan lampu tidur, lalu mematikan lampu kamar. Meninggalkan Lusy dengan sejuta kaget nya.

__ADS_1


What the.......


__ADS_2