
NY
PUKUL 11.00 MALAM
DI ANTAH BERANTAH.
"Heii!!! apa apaan ini!!! Lepaskan aku woiii!!! " Lush yang baru saja sadar dari pingsan akibat kuat nya obat bius.
Entah zat apa yang terkandung dalam cairan bius itu, tapi jika itu di sumpal kan ke harimau, Lusy yakin harimau itu akan meregang nyawa. Bau nya seperti campuran amonia murni dan feses kucing. Di tambah dengan larutan kimia lainnya.
Lusy bersyukur karena roh nyawanya belum bisa move on dari tubuh nya dan enggan untuk meninggalkan raga nya. Roh nya masih takut untuk bertemu dengan Tuhan karena dosa yang bertumpuk.
"Hello!!!!! Mister!!! Master atau siapapun tolong aku!!!.... Huueeiiii!!!! "
"Uhukkk.. huukk... eherrmm.... kering juga tenggorokan ku berteriak tidak jelas. "
Lusy berkali kali menghirup dan menghembuskan nafas. Kaki nya terikat di kedua kaki kursi, tangannya terikat di belakang, dan badannya juga di ikat. Tapi aneh nya tidak di ikat dengan tali, melainkan lakban hitam.
Kemungkinan penculik nya kehabisan tali, jadi mereka menggunakan lakban. Pikir Lusy.
Nyyettt....
Pintu terbuka
"Oi Nona. Kau sudah bangun ya?" tanya pria botak dengan tato Ular di lengan kanannya.
Terlihat jelas karena si botak itu menggunakan baju tanpa lengan.
"Ya. Kau buta atau rabun ayam sih?? Tidak lihat ya jika aku sudah membuka mata selebar kening mu yang bisa di jadikan landasan pesawat. "
Dasar wanita. Aku hanya bertanya beberapa kata, tapi di menjawab seperti seorang rapper. Apa katanya?Kening ku bisa di jadikan landasan pesawat?? Si botak mengomel ngomel tidak jelas dalam pikiran nya.
"Bagaimana Tak? Apa dia sudah bangun. ?" Seorang pria lain menyusul.
Kali ini berbeda, suaranya seperti habis makan permen Strepsil atau permen Ricola.Memakai jas hitam mengkilap. Bahkan cicak akan insecure untuk membuang kotorannya di jas pria itu.
Di tambah topeng seperti di film India yang pemeran nya Hrithik Rosan yang judul nya Krish. Itu loh anak nya Rohid. Bapak nya (Rohid) dapet kekuatan dari jadoo si alien Kretek tek. Dan Rohid nikah. Lalu lahir lah Krishna atau Krish. Dan Krish punya kekuatan seperti supermen versi India.
Loh loh!! kok malah cerita pilem India gue. Oke oke kita ulang dari sini ya....
__ADS_1
Bahkan cicak akan insecure untuk membuang kotorannya di jas pria itu. Si botak menoleh kebelakang, dan menunduk hormat.
"Master Yu!!! Perempuan ini membuat saya sakit kepala Master. Bisa bisa saya kehilangan rambut lagi sebelum tumbuh " lapor botak.
"Hahaha... astaga. Kau itu sudah botak, jadi jangan mengatakan aku adalah penyebab kau menjadi BoDi alias Botak abaDi.. buahahahah" Bar-bar.
Ketika di culik pun Lusy masih bisa mengolok-olok orang lain. Mungkin saat ia di rahim ibu nya dia sering mengejek organ tubuh bagian dalam milik sangat ibu. Mungkin saja.
"Fuhh... ternyata nyali perempuan ini boleh juga. Hei botak ambil kan kursi ku.! " perintah Master Yu.
Botak pun menyediakan sebuah kursi kayu dengan senderan nya lengkap dengan penyangga tangan.
"Kau tau siapa kami Nona?" tanya Master Yu.
Lusy meneliti muka Master Yu. Lalu dia terlihat berpikir.
Apa guna nya aku berusaha melihat wajah nya. Kan dia memakai topeng. Hahh aku kurang cairan, makanya jadi Be*go. Batin Lusy.
"Tidak! Dengan mu saja aku tidak kenal. Memangnya kau siapa?" jawab Lusy.
"Ya Ampun!!! kau ini tidak tau ya?! Master ini adalah orang penting. Bahkan kekuasaannya melebihi pemerintah negara.!!! Ihkk... kuno sekali perempuan ini. " cerocos botak.
Lusy jengkel karena di katai perempuan kuno. O M G helloooo!!! Ini Lusy loh yang kau katain kuno.
"HEI!! HEI!! HEI!!!... KALIAN TIDAK MENGANGGAP AKU!! BERHENTI BERTENGKAR.!!! Botak!! lebih baik kau keluar dari pada membuat ribut.. " Bentakan dari Master Yu membuat mereka berdua kicep.
"B-baik Master. " botak pergi meninggalkan Lusy dan Master Yu berdua.
"Ehem... Baik. Bisa kita mulai perbincangan nya sekarang?" Master Yu mengendor kan dasi nya.
"Kalau aku tidak mau, kau mau apa?" ucap Lusy.
"Chihhh. Hehehhe.. Jangan cepat memutuskan Nona, dan perhatikan nada bicara mu. Jangan terlalu ketus, atau tidak nyawa nenek mu akan menjadi taruhan nya. " ucap Master Yu dengan santai.
"Sia*Lan kau!!! siapa kau??jangan beraninya menyentuh nenek ku atau aku ak-"..
" Kau akan apa ?? Kau akan melenyapkan ku begitu? hemm.. ??Sebelum kau, maka aku akan melenyapkan mu lebih dulu. " Master Yu menodong Revolver ke arah Lusy.
"Ckck... Tadi nya aku mengira kau pria yang baik hati. Ternyata aku terlalu cepat menilai. Kau bukan pria baik. " Decak Lusy.
__ADS_1
"Heh!! Sudah lah! jangan terlalu banyak bicara. Cepat katakan di mana teman pria mu itu. ?" Master Yu langsung to the poin.
"Hah!!? Siapa maksud mu? " Kening Lusy berkerut.
"Jangan sok Bo*doh kau Jala*ng!! Cepat beritahu aku dimana dia!!! Sebelum aku berlaku kasar pada wanita!" maki Master Yu.
"HEHH!!! siapa yang kau sebut jala*ng!? Dasar Bajing*an Breng_sek!!" balas Lusy.
"Wahaha... Ternyata mulut mu cukup berani.. It's ok. Karena kau tidak mau menggunakan cara halus, aku akan melakukan cara kasar untuk membuat mu bicara. " Master Yu mendekati Lusy.
Tatapan mata Lusy melotot pada Master Yu. Mengikuti kemana langkah kaki nya. Hingga dia melihat Master Yu mengeluarkan sebuah pisau belati kecil. Mengkilap dan terlihat tajam.
Lusy masih terdiam. Hingga Master Yu tepat di depan wajah Lusy. Master Yu mengangkat dagu Lusy hingga mendongak.
"Ternyata kau sangat cantik. Tapi sayang nya kau membuat ku marah. Kau tau apa yang terjadi pada orang yang membuat ku marah. ??"
Lusy masih membiarkan Master Yu mengoceh.
"Mereka akan berteriak gembira karena hadiah yang ku berikan. Hahahah... " Master Yu terbahak.
Fix!! Nih Master Yu psikopat strees!! Kata Lusy dalam hati.
"Ayo lah Nona, katakan saja di mana tan mu itu??" Master Yu mendekat kan belati kecil itu ke pipi Lusy.
Dapat Lusy rasakan, dingin dan tajam nya belati itu. Membuat bulu kuduk nya merinding disko.
"Aku benar benar tidak tau, teman siapa yang kau maksud. Aku jarang memiliki teman. Itu hanya beberapa saja. Ada Pollo, Terry, Samuel, Lona, nenek ku, Pak tua Ken, bibi Rosie dan Marco!! Teman mana lagi yang kau maksud Pria Sipit!!!! " ketus Lusy berbicara nyaring di hadapan Master Yu.
"Cckkk... Ternyata kau ingin merasakan sakit ya Nona. Baiklah Aku tidak akan bermain main lagi!! " Ucap Master Yu yang meradang.
Sssyyeett....
"Aawwkhhhppfft!!!. " Teriakan Lusy teredam karena Master Yu menyumpal mulut nya dengan kepalan kain.
"Bagaimana?Kau suka hadiah ku?" Iblis jahat menguasai nga.
"Kau mau lagi? Hahahah.... " Master Yu Menyayat pipi sebelah kanan Lusy.
"Hhmmffttt!!!! " Lusy menggelengkan kepala nya karena rasa sakit.
__ADS_1
"Mana lagi ya??Oh tangan cantik ini harus mendapatkan yang sama, kalau tidak dia akan iri pada kedua pipi mu. "
Lusy semakin menggeliat. Dia berusaha melepaskan ikatan di tubuh nya.