
Masih di hari yang sama. Nenek dan Lona sibuk menggoda Marco yang semakin malu, tapi wajah nya biasa biasa saja. Berbeda dengan Lusy, Dia mendapatkan pesan dari nomor asing.
"Siapa orang mesum yang mengirim pesan seperti ini??Menggelikan sekali. " Gumam Lusy.
Nomor itu mengirim pesan teks... "Hai nona.. Ternyata kau cantik jika di lihat semakin dekat. Aku jadi menyukai mu. Tapi, karena kau berteman dengan laki-laki yang aku benci, aku tidak menyukaimu lagi. Malahan aku ingin menjadikan mu penghangat ranjang ku...."....
Ingin marah tapi dia tidak tau harus melampiaskan emosinya kepada apa, siapa dan dimana. Hanya rahang yang mengeras dan genggaman ponsel yang semakin erat. Namun dia berusaha meredam emosi nya karena pengirim pesan gila itu.
"Kak Lusy!!! Tolong aku kakk!!! Aaaa.... nenek tolong!!! " Lona menjerit menghebohkan seisi rumah.
"Rasakan kau. Dasar congor mu ini lemes sekali!! Kau mau uang jajan mu ku hentikan hah!!! " Marco menggelitik pinggang dan telapak kaki adik nya.
"Hahahahah.. ahahah.. wahahaha... waaa!!!!! Tol—hahahah!!!!! Tolong aku!!! Hahahahah....!!!!! " Lona berguling-guling kesana kemari untuk menghindari Marco.
"Kak Lusy tolong aku... Perut ku geli dan sakit.. aaa!!! " pinta Lona.
Lusy pun segera membantu Lona untuk lepas dari Marco. Dia mengangkat tubuh Lona dan mendorong Marco dengan seluruh tenaganya. Tapi sia-sia, Lusy seperti sedang mendorong sebuah pohon. Sangat berattt!!!!
"Aahhkkk... Dia sangat berat Lona... Kau beri makan apa kakak mu ini??.. Eeerrgghh..... " Lusy menggeram berusaha menyingkirkan Marco.
__ADS_1
"Kak.. ayo kak.. Lepaskan aku... haduh.... perut ku rasanya mati rasa... "
"Ya ampun... kalian, dasar saudara..." Ucap Lusy...
"Hiyyyaaaa!!!!!! " Lusy dan Lona saling bantu untuk melumpuhkan Marco.
Nenek terus tertawa melihat 3 anak muda yang bergelut di depan nya. Tawa ceria cucunya lah yang selalu ingin dia lihat di hari tua nya.
###########
Ujung Selatan NY.
Markas bawah tanah.
Drap.... drap... drraapp.....
Langkah kaki terbungkus sepatu ortopedi saling bersahutan. Barisan pria kekar dengan topeng wajah dan persenjataan lengkap melekat di tubuh mereka. Mulai dari pistol, granat tangan, kalungan peluru senapan di dada mereka dan pisau kecil yang disangkutkan di telapak sepatu masing-masing.
Semua nya berkumpul di ruangan luas dengan podium kecil untuk satu orang di depan nya. Beberapa dari mereka saling bertanya kepada rekan nya. Hingga perhatian mereka teralihkan pada sosok yang naik ke atas podium.
__ADS_1
"Perhatian semua!!!! " suara nyaring itu semakin lantang karena Microphone di depannya.
"Malam ini... Kita akan menyerbu markas pusat geng Dark Moon. Bunuh semua anggota nya!! jangan sisa kan satu orang pun!! hancur Markas mereka!!! ratakan semuanya dengan tanah!!! "
Terdengar sorakan yang saling bersahutan... Satu per satu semua nya memasuki pesawat siluman yang akan jadi kendaraan mereka. Box box berisi senjata dan alat ledak di masukan ke pesawat pesawat.
Begitu pesawat lepas landas,tak ada suara ribut layak nya pesawat yang ada di bandara umum.
Suara pesawat yang senyap dan bisa berkamuflase di antara awan dan gelap nya malam, membuat orang awam tidak tahu, bahwa akan ada sebuah pertempuran.
###########
Visualnya gess...
LONA SERGIO..
Gaiss saran dong.. visual buat Marco dan Lusy.. karena OTOR udah nyari gambar di google. Tapi bingung.. wkwkw
__ADS_1
soal nya ganteng dan cantik semua.