Bukan Supir Taksi Biasa.

Bukan Supir Taksi Biasa.
42


__ADS_3

"Bagaimana dengan Lona? "


"Aku jarang menghabiskan waktu di luar bersama dengan Lona. Kalaupun iya, aku selalu memilih untuk menjaga jarak sedikit dari nya. " jawab Marco yang tidak masuk akal bagi Lusy.


"Tapi kan—"


Telolet.... telolet....


Ponsel milik Lusy berdering.


"Sebentar. " Lusy.


"Lona?? Kenapa dia menelpon?" Gumam nya.


"Kakakk!! Kau dimana!!?? Huaa.. Orang-orang aneh menerobos masuk ke dalam ruangan rawat nenek, dan menculik nenek!! Bahkan petugas keamanan rumah sakit terluka karena mereka. Mereka bersenjata dan menembak orang-orang. Tolong kakk... Cepat kemari bersama kak Marco..!!! " Suara histeris Lona terdengar kacau.


"Nenekk!! Marco cepat kembali ke rumah sakit.. Nenek ku dalam bahaya, sekelompok orang menculik nya CEPATT!!! " Lusy berlari ke arah mobil meninggalkan Marco.


Dengan gerakan cepat Marco menghidupkan mobil dan menancap gas menuju rumah sakit. Dalam waktu yang singkat mereka tiba , dan terlihat berdiri di seperti orang bingung.


"Lona!! Bagaimana keadaan mu apa kau terluka??... Apa ada yang sakit!? " Lusy memutar tubuh Lona memeriksa tubuh nya.


"Huhu... kakak... Nenek di culik, bahkan mereka menembak dokter yang berusaha melawan mereka... Hhuhuu... " isak Lona.


"Kau terluka Lona, kening mu berdarah... " seru Lusy.


"Jangan perdulikan aku kak.. Nenek harus di selamat kan.. " elak Lona.


"Apa kau mengenal mereka?? bagaimana penampilan mereka. ?" tanya Marco.

__ADS_1


"Bagaimana aku bisa tau mereka kak!! Aku saja tidak kenal dengan mereka. Bahkan aku sangat berharap tidak mengenal orang jahat itu!! " sentak Lona.


"Iya aku tau, apa mereka menggunakan sesuatu atau apapun yang terlihat mencolok. Apapun itu entah tato atau tubuh mereka... Jelaskan ciri ciri mereka!! "


"Mereka berbadan besar dan hampir semuanya memakai penutup wajah. Aku tidak melihat sesuatu yang mencolok dari mereka, kecuali rambut gondrong" jelas Lona.


Marco menghela napas. Dia juga tau, hal itu. Dia tidak menyalahkan Lona karena situasi saat itu pasti sangat tegang. Dan adiknya tidak pernah berada dalam situasi itu.


CCTV!! benar itu dia! seru Marco dalam benak nya.


"Bagaimana jika kita melihat CCTV rumah sakit ini. Kita bisa melihat siapa orang-orang misterius itu. " usul Marco.


Wajah murung Lusy dan Lona terangkat.


"Ayo cepat... jangan membuang waktu lagi. " Lusy berjalan lebih dulu.


Mereka bertanya pada seorang perawat di sana. Mereka memberitahu bahwa anggota keluarga mereka di culik oleh sekelompok orang misterius tadi. Dan perawat memberitahu mereka.


"Ada apa Nona"


"Bisakah aku melihat rekaman CCTV, saat rumah sakit ini di terobos oleh sekumpulan orang jahat yang baru saja membuat kekacauan di RS ini?" tanya Lusy.


"Bisa nona. " Petugas Menayangkan rekaman saat kekacauan terjadi.


Lusy, Lona dan Marco menyaksikan dengan seksama dan teliti. Lalu rekaman saat orang-orang itu menerobos, sekitar 5 sampai 6 pria kekar berbaju hitam memaksa menerobos ruang rawat nenek Anna.


"Itu!! itu!! mereka kak!! " seru Lona.


Kedua alis Marco menukik dan matanya menyipit.

__ADS_1


"Stopp!!! " katanya mengejutkan Lusy, Lona dan 2 petugas disana.


"Ada apa Marc?" tanya Lusy.


"Pak, apa bisa memundurkan sedikit video tadi, ??sekitar 4 atau 5 detik sebelum nya?" tanya Marco.


"bisa " jawab petugas.


"Ya.Stop...!! " seru nya.


Tayangan dimana salah seorang dari sekelompok pria itu terlihat berdiri dengan posisi menyamping, dan lengan sebelah kiri terlihat jelas.


"Apa gambar ini bisa di zoom dan di perjelas?" tanya Marco.


"Akan saya coba. Tapi bagian mana yang ingin di perbesar tuan?" tanya petugas.


"Pergelangan kiri nya tolong. " jawab Marco.


Petugas nampak menekan beberapa tombol dan gambar membesar. Tapi masih terlihat samar.


"Bisakah di perbesar?" tanya Marco.


"Tentu.. "


Tengkorak!! Ternyata kau tidak berhenti...!!


"Baiklah Terima kasih.. Ayo kita pergi. " ujar Marco.


"Bagaimana kak?? Apa kau tau siapa yang menculik nenek?" tanya Lona pada Marco.

__ADS_1


"Ya.. Aku tau mereka. Mereka adalah musuhku. " jawab Marco.


__ADS_2