Bukan Supir Taksi Biasa.

Bukan Supir Taksi Biasa.
6


__ADS_3

NY.


JL. MOUNTAIN BLUE.


PUKUL 01.00


Dini hari.


"****!! Mereka berhasil mengejar ku.. Aku harus menyelamatkan diri" Mr. M berusaha keluar dari mobil nya yang berasap menabrak pohon.


"Ssssttt " Mr. M berdesis kesakitan sambil menekan luka di perut nya.


Langkah kaki yang terpincang-pincang, membuat pergerakan nya lamban. Melihat jalan di sekitar nya, seakan familiar. Dia terus berjalan, hingga melihat sesuatu yang ia kenali.


Mr. M berhasil bersembunyi di salah satu rumah warga sekitar, dia melepas sebentar topeng yang di gunakan nya. Menghembuskan nafas berat.


"Fuuhhh... Aku terselamatkan sementara ini. " gumam nya.


Kemudian dia melirik luka tembak di perut nya. Bukan nya dia tidak menggunakan rompi anti peluru, namun kecerobohan nya membuat nya harus menerima timah panas itu.


KRONNTANGG!!!.... PPRRANNGG....


Marco langsung bersikap waspada. Dan menyembunyikan dirinya di pojok rumah itu. Mata tajam nya melihat sekeliling. Namun nihil, tidak ada apa pun.


...****************...


" Ya ampun Pollo!!! jangan berisik, atau nanti nenek bangun.. " bisik Lusy.


Tangan sibuk membungkus kue kering kedalam box kecil. Tiba-tiba di kejutkan oleh Pollo yang baru kembali dari toilet. Pollo berlari dan tidak sengaja menyenggol kursi.


"Guukkk... ghuukk... ghuukk" Dengan mengibas ngibas kan ekor nya.


"Adehh Pollo, aku tidak mengetahui bahasa @njing , kau ini bagaimana sih??" dengus Lusy.


"Sudah.. sudah lebih baik kau ti... "

__ADS_1


GUBBRAAKK.... GGBBRAAKK...


Lusy melirik Pollo yang dalam posisi siaga 7.Tatapan Pollo tidak beralih. Dan Lusy yakin di balik Dinding rumah nya itu, ada sesuatu yang membuat suara suara aneh.


Dengan sebuah pan, bak dalam kartun Rapunzel, Lusy berjalan mendekati pintu. Sedangkan Pollo mengikuti dan hidungnya mengendus ngendus ke atas.


"Ghuukk!!! Gughugugukkkk... " Pollo menggonggong.


"Sssttttt Pollo diam!!! " bisik Lusy.


Kkreeettt...


Perlahan pintu belakang rumah terbuka..


...****************...


Mr.M beringsut dengan menyeret tubuh nya ke tempat aman. Hingga dia mendengar gonggongan seekor@njing yang semakin nyaring.


Pintu belakang terbuka. Mr. M lekas memasang kembali topeng nya. Pasrah sudah.


"Hmmm... Tidak ada apapun di sini... Mungkin hanya suara angin" Gumam Lusy.


Lusy ingin membiarkan, tapi sepintas mata nya melihat bercak merah di lantai.


"Apa ini darah??? " Lusy menyentuhnya sedikit.


Membaui nya dan bisa dia pastikan itu adalah aroma darah manusia.


"Eeeiii.... Darah??? "


Tak ingin semakin penasaran, Lusy mendekati pojokan itu,dan...


"Hhhhhhaaahh... Astaga!!! Ada orang. Dan seperti nya laki-laki dewasa" Hampir saja Lusy pingsan di tempat.


"Hei!! Kau masih hidup?? " Lusy mencolek kaki laki-laki itu.

__ADS_1


"Aakkkhhhssss..... " orang itu terbangun dan meringis kesakitan.


Masih hidup. Apa ini?? apa aku harus menolongnya? Tapi bagaimana jika dia orang jahat, mungkin setelah ku tolong dia akan menjahati ku?? Tapi kan..... Aahahhh!! Sudah lah. Ku tolong saja dulu. Lusy berpikir tidak ada salah nya menolong orang asing ini.


Tanpa aba aba apapun, Lusy mengangkat tubuh laki-laki dewasa itu. Lusy merangkul kan tangan laki-laki itu di bahu nya.


"Aakkhhh.... "


"Apa sangat sakit?? Tunggu lah sebentar aku akan mengobati mu. Tolong jangan berisik, nenek ku sedang tidur. Aku tidak mau dia kaget karena aku di peluk oleh seorang laki-laki saat malam malam begini. " Tutur Lusy.


Laki-laki itu yang tak lain tak bukan adalah Mr. M, sedikit mengernyit.


Sejak kapan aku memeluk perempuan ini?? Pikir nya.


Mr. M kemudian di dudukan di sofa panjang di ruang tamu oleh Lusy. Lalu Lusy bergegas mengambil kotak p3k.


"Hei laki-laki bertopeng. Mungkin kau harus membuka baju mu agar aku bisa mengobati luka mu itu. " Kata Lusy.


Mr. M terdiam.


Yang benar saja aku harus membuka pakaian ku dan memperlihatkan tubuh indah ku di depan wanita yang bahkan belum matang sempurna. Kata Mr. M dalam hati nya.


"Jangan khawatir aku tidak akan memperk05a mu... Aku hanya membantu mengobati luka mu itu. Tidak lucu kan jika seorang pria dewasa bertubuh kekar mati konyol karena kehabisan darah " Ejek Lusy.


Mendengar cemoohan dari mulut kecil Lusy, Mr. Langsung berdiri tegak dan melepaskan baju nya.


Ingat, hanya baju karena yang luka itu perut nya.


"Sudah!! " Suara bass yang seksi membuat mata Lusy membulat.


Astaga Tuhan... Ternyata suara pria ini uuhhsss... Apa yang ku pikir kan!!!?.. Lusy menggeleng.


"Kau hanya melepas jas hitam mu saja??"


"Haruskah?? " Tanya Mr. M.

__ADS_1


"Haruskah aku mengoyak kemeja mu dengan gunting ini?? " Lusy memperlihatkan gunting stainless steel.


"Ck... Repot sekali. " Geritu Mr. M.


__ADS_2