Bumi & Antas

Bumi & Antas
BUMTAS 56


__ADS_3

Wajah Bumi semakin memerah dengan rahang yang sudah mengeras, ia melirik Antas yang mengerdikkan kedua bahunya pertanda tidak tahu apa-apa. Kevin sudah sedikit bergemetar, melihat rahang Bumi yang mengeras sudah membuatnya panik.


“ DENGARIN OMONGAN GUE SEMUANYA, ” teriak Bumi. Cowok itu mendekati Kevin yang sudah kalang kabut ingin lari namun tidak bisa. Lalu Bumi menarik Antas untuk berdiri di sampingnya ikut menghadap Kevin.


Sebelum melanjutkan omongannya Bumi melihat sekitarannya dan menggenggam tangan kanan Antas lalu di angkat secara bersamaan dengan tangannya juga.


“ ini tanggal berapa dan bulan berapa, gue lupa ” celetuk Bumi membuat Kevin yang mendengarnya menahan tawa.


“ tanggal 27 September hari Senin, ” jawab Antas lengkap.


Bumi mengangguk. “ TEPAT DI HARI SENIN TANGGAL 27 SEPTEMBER 2021. LYORA VARELYN ANASTASYA RESMI JADI PACAR GUE, KEKASIH GUE, MILIK GUE DAN CEWEK GUE. SIAPAPUN COWOK ITU YANG BERANI DEKETIN ANTAS DENGAN NIAT PENDEKATAN DIRI, HADAPI GUE SEKARANG! BIAR GUE LIAT DAN TANYA, TULANG BAGIAN MANA DAN DAGING BAGIAN MANA YANG HARUS GUE POTONG DAN JADIIN SOP. ”


Semua murid yang mendengarnya dengan jelas itu bersorak sangat ramai dan heboh. Karena itu kali pertama mereka tahu jelas apa hubungan antara Bumi dan Antas. Banyak yang menyemangati dan mendukung, namun tak sedikit pula yang kecewa dan kesal yang pastinya masih tidak menerima hubungan mereka, entah karena mereka menyukai Bumi bagi murid cewek dan menyukai Antas bagi murid cowok.


Antas, gadis itu masih melongo melihat Bumi yang menjulang tinggi. Gadis itu seakan kehabisan nafas dan kata-kata, ia masih tak menyangka hari yang di tunggu-tunggu akhirnya tiba. Sementara Kevin, cowok itu tersenyum kecut sambil menunduk melihat cincin. Memang semua ini ia lakukan demi keduanya meskipun menahan sakit, namun kata-kata yang ia keluarkan benar-benar sangat tulus. Dan cincin itu, ia beli dari jerih payahnya sendiri dan hasil keringatnya sendiri.


“ tapi gue— ”


“ gue gak butuh jawaban lo Asta, pokoknya mulai detik ini lo jadi milik gue meskipun belum seutuhnya tapi bakal seutuhnya, ” potong Bumi.


Antas masih diam, lalu ia melihat teman-temannya yang baru datang secara bersamaan dengan senyum lebar dan mengangkat kedua jempol masing-masing.


Antas berdecak sebal, jadi ini adalah ulah semua temannya tanpa ia ketahui? Dan ini adalah rencana yang mereka bisikkan secara serius tadi?


Ck dasar, awas aja ya lo semua pasti gue kasih pelajaran!


Letta dan Narra menciut saat Antas memberikan kode akan memberikan mereka sebuah pelajaran, begitu juga dengan Dean dan Saka yang langsung terdiam.


Lalu Antas kembali tersenyum lebar karena sangat senang.


Gak pa-pa deh meskipun rencana mereka hampir bikin Kevin innalilahi, tapi untung semuanya berjalan lancar.


...****...


“ rambut gue udah memanjang kan ya? Walau dikit, ” kata Antas saat bercermin di kaca mobil milik Narra.

__ADS_1


“ hm lumayan lah emang udah agak panjang sih, ” balas Cila.


“ gak lo warnain aja Ntas? Kayak gue nih baru aja kemarin warnain biru laut, ” kata Letta seraya menunjukkan rambutnya yang memang baru di cat biru dan merah.


“ gak ah buat apa, gue doyan berantem gini mau pake cat gimana pun tetep aja burik pada akhirnya. Makanya alesan gue punya baju-baju kaos itu biar simpel trus kalo robek atau rusak gak akan rugi, ” jelas Antas.


“ tinggal beli di toko atau mall ******! Kayak orang susah aja lu, ” timpal Narra.


“ beuh males banget gue ke mall cuma beli baju. Nih ya, gue dulu pernah beli baju warna putih polos satu, nah itu setiap dua kali sehari gue wantekkin tau kan? Yang pewarna baju itu biar di kira punya baju banyak, ” jawab Antas santai.


“ gila lo apa gak rusak tuh baju? ” Tanya Cila.


“ ya rusak sih jadi keboi gitu. Gue emang tipe orang yang males ke mall kalo cuma beli baju doang lagian gue irit lah semenjak kejadian kemarin jadi kapok gue buang-buang uang, ” jawab Antas.


Baru Cila ingin membuka suaranya, Saka tampak mengendap-endap dari belakang Antas dan bergerak menarik tangan Antas ke belakang seperti ingin berkelahi. Antas yang terkejut dan siaga pun kembali memutar tangan Saka dan menghempaskannya ke lantai membuat semuanya terkejut dan meringis.


“ arrghh gila lo Ntas duh, ” rintih Saka. Sementara Antas menutup mulutnya ikut terkejut, ia mengira benar ada seseorang yang akan membuat masalah dengannya, ternyata hanya keisengan Saka.


“ iihh Antas kok gitu sih?! Kenapa bebeb gue yang di banting ihh! ” Kata Letta kesal seraya membantu kekasihnya itu.


“ bhaha mampus lo 'kan pulang-pulang minta urut dah lo, ” ledek Dean.


“ sshh untung gue gak ikut-ikutan hadeh, ” kata Dean.


“ iseng sih lo rasain tuh, ” kata Narra. Cila dari tadi terus melihat Naren yang juga melihat dirinya, gadis itu tersenyum manis pada Naren.


“ sifat lo gak berubah-ubah ya duh, ” kata Saka mengelus punggungnya.


“ hah? ” Cengo Antas.


“ biasanya temen kalo udah di jadiin pacar tuh ada aja perubahannya, gak peduli temen lama kek temen baru kek pokoknya ada aja deh perubahannya. Lah ini, masih sangar trus galak, ” jelas Saka yang di setujui Dean.


“ yoi nih buktinya si Narra, ” kata Dean merangkul Narra. “ tapi udah gue bilang sih gak usah berubah gitu apalagi canggung, karena gue suka sama kebobrokan dia. ”


“ gak usah dengerin kata Saka, ” kata Bumi ikut merangkul Antas. “ gue suka lo apa adanya, jadi jangan ngerubah apapun dari diri lo cuma demi gue. ”

__ADS_1


“ wuuu Bumi gak permasalahin wlee, ” ledek Antas menjulurkan lidahnya.


Saka berdecak sebal lalu bergerak ingin memukul Antas namun hanya bercanda. Antas mengangkat dagunya yang menantang Saka yang justru mengundurkan niatnya.


...****...


Keesokan harinya sehabis olahraga semua murid di kelas Antas kembali ke kelasnya dan bersiap untuk mengganti seragam mereka. Narra, cewek dengan ciri khas rambut berwarna dan selalu di cepol itu tampak mengelap keringat yang terus mengalir di dahinya. Dean yang melihatnya pun ikut mengelap keringat itu lalu mencium mata kanan Narra.


“ aih dasar lo berdua, ” kata Antas.


“ biasalah, ” timpal Kevin. Saka, cowok itu setelah dari lapangan langsung menuju kelas kekasihnya. Seperti biasa Saka selalu menunggu di jendela karena Letta duduk di samping jendela, bahkan terkadang kepala Saka sering di cium penghapus yang di lempar guru karena katanya kepala Saka selalu mengagetkan karena menyembul begitu saja.


“ mau makan gak lo? ” Tanya Narra.


“ gue masih kenyang sih, kayak ya gue makan di istirahat ke dua aja deh, ” jawab Antas.


“ gue juga kenyang kok, yaudah kita di kelas aja, ” kata Narra.


“ gue sama Kevin ke kantin beli camilan juga minuman buat kalian, kita duduk di kelas aja kalo gitu, ” jelas Dean.


“ kita gak ganti baju nih? ” Tanya Narra melepas cepolan rambutnya. Gadis itu mengecat rambutnya dengan warna silver.


“ pelajaran selanjutnya cuma Kimia sama Pkn jadi gue rasa gak masalah sih 'kan gurunya biasa aja. Kecuali Bu Sri, Bu Ita atau guru lainnya baru kita ganti, kalo nggak ya ilang baju ini ahaha, ” jawab Antas membuat Narra ikut tertawa lebar.


“ bener-bener, bener banget! ”


Tak lama kemudian Dean dan Saka kembali dengan beberapa kantong yang berisikan camilan. Tak hanya itu, di belakang mereka juga terdapat teman lainnya.


“ udah keluar? ” Tanya Narra pada Cila.


“ udah dong, kita ke kantin dan udah duduk padahal, eh ketemu sama nih dua curut bilang kalo kalian gak ke kantin, yaudah ke ikut ke kelas aja ngumpul di sini kali-kali, ” jawab Cila.


Posisinya. Dean duduk di depan Narra yang bersebelahan dengan Antas, begitu juga dengan Bumi yang duduk di sebelah Dean berhadapan dengan Antas. Sementara Cila dan Naren duduk di tempat Dean berhadapan juga, Saka dan Letta juga begitu. Kevin? Anak itu duduk pertengahan jalan agar di antara semua temannya. Tenang, Kevin bukan di kucilkan lagi kok! Cowok itu juga terus di ajak bicara dan ikut mengobrol dengan teman lainnya.


Antas dan Dean juga sudah di dalam ruang game, mereka akan bermain Mobile Legend saat ini. Sedikit heboh karena keduanya mustahil bermain game tanpa berisik. Kalo biasanya Saka ikut bermain maka kali ini tidak, alasannya cowok itu tidak mau membuat Letta sendirian dan bosan, jadilah Kevin yang menggantikannya dengan menggunakan handphone Saka.

__ADS_1


__ADS_2