CEO Dingin Kesayangan

CEO Dingin Kesayangan
21.


__ADS_3

Dengan langkah yang riang dengan wajah yang dipenuhi senyuman keysa memasuki rumahnya setelah turun dari mobil dave.


Mereka tiba dijakarta pukul 19.00 malam, Dave tidak ikut turun karena dia buru buru untuk pergi ke apartemen julian, karena sore tadi julian sudah kembali ke jakarta setelah menyeleseikan masalah cabang perusahaan di singapore.


Keysa melihat kedua orang tua dan adiknya sedang berada dimeja makan.


Dengan senyum yang tetap mengembang keysa menghampiri mereka.


" KEYSA PULANG." teriak keysa.


" Waalaikumsalam." ucap Kenan menyindir keysa.


" Hehehe assalamualaikum akhi ukhti." ucap keysa menundukkan kepalanya.


" Waalaikumsalam, gimana kencannya? kayaknya ada kabar baik nih." ucap Dewi menggoda keysa.


" Bunda tau aja sih." ucap keysa sambil tangannya terulur merebut ayam goreng di piring kenan.


Kenan memukul pelan tangan kakaknya sebelum keysa memegang ayam gorengnya.


" Pelit banget sih." cebik keysa melirik sinis kenan.


" Noh banyak, ambil sendiri napa, udah tau punya gue masih aja diembat." jawab kenan menyuapkan ayam goreng ke mulutnya.


" Jadi gimana? kabar baik apa nih? masa gak mau cerita?" tanya Dewi menompangkan dagu dikedua tangannya dan menatap keysa.


" Key jadian sama Dave bund."jawab keysa membuat kenan tersedak..


uhuuukkk..uhuuukkk..


Kenan mengambil minum disebelahnya lalu meminumnya hingga tandas.


" Demi apa lu udah jadian sama kak dave?" tanya kenan menatap kakaknya yang tengah tersenyum malu malu.


" Iyaa... kenapa lu gak percaya?"


" Cihh.. dulu aja ogah ogahan sama kak dave, ehh taunya malah kena batunya sendiri." cibir kenan.


" Yeee itu kan dulu, Allah itu maha membolak balikkan hati hambanya, jangankan ucapan yang dulu dulu, sekarang aja kalau kita ngomong enggak tapi sedetik kemudian kita bisa bilang iya." ucap keysa lalu berjalan ke kulkas mengambil air dingin.


" Terus dave kenapa gak diajak mampir dulu, kan ini baru jam tujuh?" tanya Dewi.


" Dia ke apartemen kak julian bund asisten pribadinya, ia baru pulang dari singapore." jawab keysa mendudukkan dirinya kembali, mereka pun hanya manggut manggut.


" Tadi gue ketemu temen lu kak, dia baru diputusin pacarnya." cerita kenan.


" Siapa?" tanya keysa mengernyitkan dahinya.


" Mbak tante." ucap kenan membuat keysa memukul bahunya.


" Jangan panggil dia seperti itu, namanya gak sopan, gitu gitu dia cewek baik baik." kesal keysa.


" Udah nyaman gue manggil kek gitu." jawab kenan acuh.


" Jangan dibiasain, ehh.. emang dia udah punya pacar ya?" tanya keysa kepo.


" Udah, malah dia sama pacarnya pacaran hampir dua tahun, terus tadi gue ketemu dia di caffe sama pacaranya tapi tiba tiba pacarnya ninggalin dia dalam keadaan nangis." jelas kenan.

__ADS_1


" Kok lu tau kalau dia dan pacarnya putus? lu nguping pembicaraan mereka ya." tuduh keysa menunjuk muka kenan dengn jari telunjuknya namun tiba tiba kenan menggigit jari kakaknya.


" awww... saki beg*.. adek gak ada akhlak lu." kesal keysa memukul bahu kenan keras.


Kedua orang tuanya pun hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan anak anaknya.


" Lagin lu asal nuduh aja, gue samperin dia trus gue ajak ke danau." ucap kenan membuat keysa membulatkan matanya begitupun Dewi dan Aris.


" Jadi kamu tadi serius cari pacar ken?" tanya Dewi tersenyum jahil.


" Gak usah mulai deh bund, kalian dengerin cerita aku dulu dong." ucap kenan greget.


" Ya udah lanjut." ucap keysa.


Kenan pun akhirnya menceritakan dari awal sampai akhir hingga tidak ada yang terlewat.


" Bunda izinin gak kalau kenan dapet pacar yang lebih tua usianya dari kenan." tanya keysa membuat kenan menoleh padanya.


" Lu apa apaan sih? lagian siapa yang suka sama dia." ucap kenan memlototi kakaknya.


" Elu lah, kan kemaren elu bilang kalau suka sama temen gue." jawab keysa polos.


Kenan membenturkan kepalanya dimeja makan, ia kesal dengan mulut ceplos kakaknya, sekarang justru dia khawatir jika bundanya tidak setuju.


" Bunda sama ayah gak masalah, buda sama ayah justrus senang karena ternyata adek kamu gak belok." ucap Dewi santai.


Kenan mendongakkan kepalanya menatap bunda dan ayahnya dengan sinis.


" Bundaaaaaaa.. kan kenan sudah bilang kenan gak belok, gak belok dan gak belok, kenan masih waras ya bund." kesal kenan menjambak rambutnya frustasi, sedangkan keysa sudah tertawa hingga sakit perut.


" Tapi jika kamu menyukai wanita yang usianya lebih dewasa dari kamu, kamu juga harus mempunyai sikap lebih dewasa darinya, jangan sampai tingkah kamu seperti anak anak, Kodratnya wanita itu dimengerti disayang dan dilindungi jangan sampai nanti malah kebalikannya." tutur Aris.


" Bener tuh apa kata ayah, kalau lo beneran suka sama Vita, lu harus bersikap lebih dewasa, jangan sampai sikap lo menjadi beban buat dia."sahut keysa memberi wejangan sedangkan yang diberi wejangan hanya manggut manggut saja.


Begitulah obrolan mereka setelah selesei makan malam.


Setelah mengobrol dengan kedua orang tuanya keysa dan kenan pamit ke kamar untuk mengistirahatkan tubuh mereka.


*****


Sementara itu dave sudah sampai di apartemen julian. Ia memarkirkan mobilnya dan menuju lantai 10 menggunakan lift.


Sebenarnya dia merasa lelah setelah perjalanan dari desa, karena jarak desa ke kota sangat jauh tapi julian memintanya untuk bertemu.


Awalnya julian yang ingin menemui Dave namun karena dave sedang berada dijalan jadi sekalian Dave saja yang menghampiri julian.


Kini dia sudah berada di depan pintu apartemen julian.


Ia menekan bel pintu dan tak lama julian membuka pintunya.


Julian mempersilahkan dave untuk masuk, ia menuju kulkas dan mengambil dua kaleng soda untuk Dave dan satu untuknya.


" Ada apa sampai kau ingin bertemu denganku." tanya Dave sambil membuka kaleng soda dan meminumnya karena dia sudah begitu haus.


" aku ketemu bella di singapore." jawab julian hati hati.


" Lalu?" tanya dave, kini wajahnya berubah sangat datar dari biasanya.

__ADS_1


" Dia menghampiriku dan meminta nomor telponmu." ucap julian..


" Apa kau tau aku dan keysa sudah pacaran?" tanya dave, ia mengabaikan ucapan julian.


" Benarkah? waahh kau sungguh tega, padahal aku duluan yang menyukainya." ucap julian pura pura kecewa.


" Jangan menggodaku, aku tau kau hanya menggertakku waktu itu." ucap dave lalu meminum minumannya hingga tandas.


" Kau tau aku rupanya." ucap julian terkekeh.


" Aku sudah tidak ingin berurusan dengannya lagi, aku sudah nyaman dengan keberadaan keysa disampingku, jangan sampai dia merusaknya." ucap dave menyandarkan punggungnya di sofa.


" Jika dia tiba tiba menemuimu?" tanya julian.


" Jangan sampai di menemuiku, kalaupun ingin menemuiku harus ada keysa disampingku." jawab dave santai.


" Sudah bucin rupanya." cibir julian.


" Hanya tidak ingin terjadi salah paham, karena ini yang dikhawatirkan keysa sebelum menerimaku menjadi pacarnya." jelas dave.


" Dua bulan lagi dia akan kembali ke indonesia, jadi kau bersiap siap saja jika dia menggnggumu." ucap julian memperingati.


" Kenapa harus kembali sih?" kesal dave menjambak rambutnya.


" Dan kenapa kau bisa bertemu dengannya?"


" Dia ada pemotretan di singapore, gak sengaja ketemu di restouran." jawab julian.


" Dia mendesakku agar memberikan nomor ponselmu padanya." imbuhnya.


" Tidak kau kasih kan?" tanya dave memincingkan matanya.


" aku tidak sebodoh itu, kau sudah menderita selama ini karena dia mana mungkin aku bisa segampang itu memberikan nomor ponselmu." jawab julian.


" Baguslah... kalau begitu aku pulang dulu, badanku sudah remuk ingin beristirahat." ucap dave yang sudah berdiri.


" Tidak menginap saja?" tawar julian dan dibalas gelengan oleh dave


" Ya sudah hati hati dijalan." ucap julian diangguki dave.


Dave akhirnya pulang karena sudah merasa sangat lelah di tambah lagi besok sudah mulai bekerja.


.


.


.


.


Makasih like dan komennya..


komen dan like kalian sungguh berarti, jdi semangat tersendiri buat aku untuk up terus.


Kiss jauh buat kalian.


💜💜💜💜

__ADS_1


__ADS_2