
" Gue harus gimana?" ucap Vita menatap layar ponselnya.
Ia sendiri bingung harus bagaimana, dia belum bisa memastikan perasaanya sendiri pada kenan.
Vita mencoba menghubungi kenan, namun sudah 2x panggilannya tidak diangkat oleh kenan.
Vita tidak menyerah, ia terus menghubungi kenan dan berharap laki laki itu mengangkat panggilannya.
Tak lama akhirnya kenan mengangkat panggilannya.
" Hallo kenan.." ucap Vita saat panggilannya terhubung.
" Ada apa?" tanya kenan dengan nada datar.
" B-bisa kita ketemu besok?" tanya vita dengan gugup.
" Gue sekolah dan akan pulang sore.
Bicarakan sekarang kalau ada yang mau lu bicarain." jawab kenan.
" Gue gak bisa bilang disini ken, kita harus ketemu." ucap vita.
" Yaudah gue tunggu di caffe deket kantor lu besok setelah lu pulang kantor." jawab kenan.
" Oke thanks ya.."
" Hmmm." jawab kenan lalu mematikan sambungan teleponnya.
" Kok main matiin aja sih? gue belum selesei bicara juga." gerutu keysa kesal.
Namun ada sedikit kelegaan saat kenan mau diajak untuk bertemu.
Vita memilih masuk kedalam kamarnya, ia membaringkan tubuhnya diatas kasur.
Ia menatap langit langit kamarnya sambil memikirkan jawaban apa yang akan dia berikan pada kenan besok.
" Semoga jawaban gue nanti adalah yang terbaik buat gue." gumam Vita lalu ia memejamkan matanya dan akhirnya terlelap.
____
Sementara itu Kenan sekarang sedang menikmati malamnya berdua dengan keysa di balkon kamar keysa.
Ia mendengar semua yang di ucapkan keysa pada vita saat mereka berbicara di telepon tadi.
Keysa juga yang menyuruh kenan untuk mengangkat panggilan dari vita, karena pada awalnya kenan ingin memilih menghindari vita.
" Besok dia mau ngomong apa ya kak?" tanya kenan menyandarkan kepalanya di bahu keysa.
" Mungkin dia mau ngasih jawaban atas perasaan lu." jawab keysa.
" Kalau gue ditolak gimana? kalau dia nyuruh gue menjauh dari dia gimana? gue terlanjur sayang sama dia." lirih kenan.
" kalau dia nolak lu, berarti dia bukan untuk lu." jawab keysa realistis.
" Dan kalau dia nyuruh elu ngejauhin dia, ya lu jauhin aja, tunjukin sama dia kalau lu bisa ngedapetin cewek yang lebih baik dari dia." sambungnya menatap wajah kenan.
" Gak semudah itu kak, lu tau sendiri kalau gue orangnya susah banget buat jatuh cinta." jawab kenan.
" Gue tau sih, tapi perlahan lu pasti bisa." ucap keysa.
" Lihat besok ajalah jawaban dia gimana, sekarang gue mau kumpulin mental dulu buat jawaban penolakan dia." ucap kenan menegakkan tubuhnya.
" Tapi gue rasa dia nerima elu deh dek." ucap keysa.
" Gue juga gak tau, tapi saat denger jawaban dia tadi pas gue tanya masih sayang mantannya atau gak, gue rasa dia masih sayang sama mantanya, jadi kemungkinan besar gue bakalan di tolak." jawab kenan.
" Yaudahlah gak usah terlalu dipikirin, apapun jawaban dia besok lu harus menerimanya.
Pesen gue kalau lu di tolak jangan sedih, lu cowo lu harus bisa lebih kuat." ucap keysa.
__ADS_1
" Gue tau, gue bukan cowok lemah.
Dahlah gue kembali ke kamar gue dulu, gue dah ngantuk pengen tidur.
Lu juga tidur sono." ucap kenan yang sudah berdiri.
" Iya iya.. dah lu keluar sana." usir keysa mendorong tubuh kenan.
Kenan mwncium pipi keysa lalu berlari keluar kamar keysa.
Keysa geleng geleng kepala melihat kelakuan kenan.
Tanpa mencuri pun keysa akan dengan senang hati jika dicium oleh kenan.
" Dasar, punya adek satu kelakuannya bikin geleng geleng kepala aja." gumam keysa.
Ia langsung berjalan menuju ranjang dan membaringkan tubuhnya dan tak lama ia terlelap.
____
Keesokan harinya keysa sudah bangun lebih awal.
Ia sudah siap dengan pakaian kerjanya.
Semalam saat ia terbangun dave mengiriminya pesan jika pagi ini dave akan menjemput keysa untuk berangkat kerja bersama.
Jadilah keysa bangun lebih awal agar dave tidak menunggunya.
Keysa turun dengan menenteng tas kerjanya, ia menghampiri ayahnya yang sedang membaca koran dengan secangkir kopi di atas meja.
Sedangkan bundanya sedang menyiapkan sarapan pagi untuk mereka.
" Tumben kamu pagi sekali udah siap key?" tanya Dewi.
" Dave akan menjemput keysa bunda, makanya keysa bangun lebih awal." jawab keysa.
" Ayah ngomong apa sih? key bahkan belum menyiapkan apa apa." jawab keysa.
" Pernikahan kalian itu tinggal 4 bulan lagi, bagaimana bisa kamu sesantai ini key?" ucap Aris geleng geleng kepala, ia mengira jika persiapan keysa dan dave sudah mencapai 30-50 persen.
" Ayah tenang aja, dave akan mengatur semuanya." ucap keysa menenangkan ayahnya.
" Terserah kalian saja, pesan ayah jangan terlalu santai karena pernikahan kalian nanti akan diadakan secara besar besaran." ucap Aris, keysa manggut manggut.
Tak lama kenan turun dengan seragam yang audah melekat di tubuhnya dan juga tas yang sudah bertengger di pundaknya.
" Pagi ayah, bunda, kak key." sapa kenan dan menarik kursi disamping keysa.
" Pagi juga sayang."
" tumben lu udah nangkring disini kak?." tanya kenan.
" Dave sebentar lagi menjemputku." jawab keysa.
Dan benar saja bersama itu dave datang mengetuk pintu rumah keysa.
" Nah itu dia udah datang." jawab keysa, ia berdiri dan berlari membukakan pintu untuk dave.
" Selamat pagi sayang." sapa dave mengecup singkat kening keysa.
" Pagi juga mas, ayo masuk kita sarapan bareng." ucap keysa menarik lengam dave.
" Pagi ayah, bunda." sapa dave menyalimi tangan calon mertuanya.
" Pagi nak. ayo duduk kita sarapan bersama." ucap Aris diangguki dave.
" Pagi ken." sapa dave menepuk pelan bahu kenan.
" Pagi juga kak, tumben jemput kak key pagi banget?" tanya kenan.
__ADS_1
" Kita mau ke bandung untuk acara peresmian hotel baru." jawab dave membuat keysa tersedak.
uhuukk... uhukkk .
Dengan cepat dave memberikan segelas air putih untuk keysa.
" pelan pelan kalau makan." tegur dave.
" Kenapa kamu gak bilang kalau kita akan ke bandung?" tanya keysa.
" Aku udah bilng jauh jauh hari kalau kita kan ke bandung untuk acara peresmian hotel, jangan bilang kalau kamu lupa." ucap dave.
Keysa mengingat kapan dave mengatakannya.
" Astaga mas, kamu bilangnya dua minggu kemarin, ya sekarang aku lupa lah, mana kamu gak ngingetin aku lagi." ucap keysa cemberut.
" Emang kenapa sih? kan kita tinggal berangkat aja." tanya dave.
" ya gapapa sih." jawab keysa polos, ia lalu melanjutkan sarapan paginya.
Dave dan yang lain geleng geleng kepala melihat kelakuan keysa.
" Nanti dave dan keysa akan menginap yah, bun, kita berdua akan pulang besok pagi." ucap dave lagi lagi membuat keysa tersedak.
uhuukkk...uhuukk...
Keysa langsung meminum air yang ada disampingnya,
ia meminumnya hingga tandas.
" Kalau yang ini kamu belum bilang mas." ucap keysa menatap dave.
" Iyaa emang, ini aku baru bilang.
Bukankah jadwalku sangat padat disana nanti?" ucap dave.
Keysa langsung mengecek jadwal dave di ipadnya, dan benar saja setelah acara peresmian dave ada bertemu dengan beberapa klien disana hingga malam hari.
" Aku lupa." jawab keysa nyengir.
" Baiklah ayah sama bunda ngizinin kalian nginep, tapi jaga batasan kalian.
ingat kalian belum sah jadi jangan coba coba pesan satu kamar. Mengerti?" ucap Aris diangguki keysa dan dave.
Acara sarapan pagi pun sudah selesei dave dan keysa berpamitan untuk pergi kebandung.
Namun sebelum itu keysa menyiapkan dua pasang baju untuk dia berganti disana.
Sementara itu kenan juga sudah berangkat sekolah sebelum key dan dave berangkat.
" Kalian hati hati, inget pesan ayah tadi." ucap Dewi.
" Siap bunda." jawab keysa sambil memberi hormat.
Dewi dan Aris benar benar geleng geleng kepala melihat kelakuan keysa.
Mereka pun berangkat ke bandung tanpa menggunakan sopir.
.
.
.
.
.
Sepi? biasalah ,😁
__ADS_1