CEO Dingin Kesayangan

CEO Dingin Kesayangan
26.


__ADS_3

" Gimana hubungan lo sama pak dave?" tanya vita.


Keysa, Fanya dan Rindi kini sedang berada disebuah caffe setelah puas jalan jalan dan belanja di sebuah mall.


Mereka menghabiskan waktu libur hari minggunya dengan berkumpul setelah keysa melakukan negosiasi panjang dengan dave.


yaa laki laki itu ingin keysa menemaninya, bahkan tadi pagi dave hampir menjemput keysa untuk menemaninya jalan jalan atau berkencan namun keysa sudah terlanjur janji dengan teman temannya.


Setelah melakukan negosiasi panjang akhirnya dave mengalah dan membiarkan keysa pergi dengan teman temannya dengan syarat setelah pulang dari caffe dia harus menemui dave di apartemen.


" Sejauh ini baik baik saja tidak ada masalah apapun." jawab keysa sambil meminum jus alpukat yang dipesannya.


" Syukurlah.. gue seneng dengernya, tapi lo harus hati hati karena denger denger mantan pak dave akan kembali ke indonesia." sahut Fanya menatap intens keysa.


ia ingin melihat ekspresi keysa mendengar kabar itu, namun yang di tatap hanya acuh.


" Biarin aja dia balik, kan emang ini negara dia." jawab keysa masih santai, namun tidak dipungkiri dalam hati dia ada kekhawatiran jika dia akan kembali menemui dave.


" Lo gak khawatir gitu?" tanya Rindi memancing keysa, Vita, Fanya, Rindi meletakkan kedua tangan mereka di atas meja dan menatap fokus pada keysa.


" Kalian ngapain natap gue kek gitu?" ucap keysa memutar bola matanya malas. " Lagian apa yang harus di khawatirin? dave gak akan dengan mudah menerima wanita itu kembali, dan gue percaya sama dave." sambungnya menatap malas ketiga teman temannya.


" Ya mana kita tau, di depan lo dia bisa bilang kayak gitu, nanti kalau sudah berhadapan dengan mantannya siapa tau dia oleng?" ucap Rindi sedikit memanasi keysa, bukan apa apa, mereka ingin keysa lebih berhati hati dengan bella karena bagaimanapun bella adalah cinta pertama dave yang sangat susah dilupakan oleh dave, apalagi dengan jabatan dave yang menyandang orang terkaya seAsia.


" Kalian jangan khawatir, jodoh gak akan kemana, sesulit apapun rintangan yang kita hadapi nanti kalau allah udah mentakdirkan kita berdua berjodoh pasti suatu saat akan bersatu." jawab keysa dengan bijak, mereka pun akhirnya mengalah mendengar jawaban keysa, mereka yakin baik keysa maupun dave pasti bisa mengatasi segala masalah yang akan mereka hadapi.


Saat sedang asyik mengobrol dan bercanda seorang cowok datang menghampiri meja keysa.


Keysa mendongakkan kepalanya melihat siapa yang berdiri disampingnya.


" Haiii..." sapa cowo itu dengan senyum pepsodentnya.


keysa mendengus sebal melihat tampang polos cowok itu.


" Ada apa?" tanya keysa dengan malas.


" Hanya ingin menyapa, aku tidak sengaja melihat kamu ada disini jadi ya sudah aku samperin." jawab cowo itu lalu menarik kursi kosong dan mendudukkan bokongnya disamping keysa.


" Kamu tidak bersama dave?" tanya cowo itu dibalas gelengan oleh keysa.


Teman teman keysa hanya mengernyit heran menatap keysa dan cowo gak jelas didepannya.


" Kenapa? bukannya ini hari minggu waktunya kalian berkencan?" tanya cowo itu menaik turunkan alisnya.


" Apa kak justin tidak ada kegiatan lain selain mengangguku?" jengah keysa karena setiap keysa bertemu justin, pasti justin akan menggodanya entah itu didepan dave langsung atau tidak.


Ya cowok itu adalah justin, dia sedang berkencan dengan seorang yang selama ini susah sekali dia dapatkan.


" Hahahaha,, kamu sangat lucu, aku hanya menunggu pacarku, dia lagi ke toilet." jawab justin tertawa karena melihat wajah kesal keysa, ia sangat suka menggoda keysa hingga membuat wanita itu kesal.


" wanita mana lagi yang menjadi korban kak justin?" tanya keysa meledek.


Belum sempat menjawab, seorang wanita menghampiri justin dengan senyum mengembang.


keysa membulatkan matanya saat melihat wanita yang dimaksud justin adalah clara.


Teman dave saat reuni waktu itu.


" Kak clara..!! seru keysa memeluk clara.

__ADS_1


" Haiii.. kamu apa kabar?" tanya clara menyambut pelukan keysa.


" Baik kak, kakak sendiri?" tanya balik keysa.


" Seperti yang kamu lihat." jawab clara tersenyum.


" Jadi kalian pacaran?" tanya keysa dengan mata membulat lucu.


Justin dan clara mengangguk kompak.


" Daebak." ucap keysa sambil bertepuk tangan.


" Kamu gak ngenalin temen temen kamu sama kita?" tanya justin mengalihkan perhatian.


" Oh iyaa hampir lupa." ucap keysa menepuk jidatnya sendiri.


" Kenalin ini Fanya, yang ini Vita dan satunya lagi Rindi." sambung keysa mengenalkan satu persatu temannya.


Mereka berjabat tangan dengan justin dan clara serta memperkenalkan nama masing masing.


" Ya sudah kalau gitu kita mau cari tempat duduk lain saja." ucap justin yang sudah berdiri.


" Gak gabung sama kita aja kak?" tanya keysa di jawab gelengan kepala oleh clara.


" Nggak, kita mau kencan, kalau kita gabung sama kamu yang ada aku dicuekin." jawab justin melirik sinis keysa.


" Diihhh.. ya udah sono.. husss husss." usir keysa dengan menggerakkan tangannya seolah mengusir.


" Awas kamu yaa." geram justin memlototi keysa.


" Sudahlah,, kamu demen banget gangguin keysa, inget kalau sampe dave tau bisa habis kamu." peringat clara, keysa menjulurkan lidahnya mengejek justin.


Akhirnya justin dan clara memilih tempat duduk ynag sedikit jauh dengan keysa.


" Mereka temen temen dave, kapan hari gue diajak reunian sama temen temennya." jawab keysa.


Mereka manggut manggut mendengar jawaban keysa.


Keysa melihat jam dipergelangan tangannya sudah menunjukkan pukul 15.00 wib.


Ia menatap teman trmannya yang masih asyik bercnda.


" Kita balik yukk..!!" ucap keysa.


" Buru buru banget masih jam 3 sore." balas Vita yang juga melihat jam dipergelangan tangannya.


" Gue ada janji sama dave." ucap keysa lalu memasukkan ponsel dan dompetnya kedalam tas.


" Ya udah ayo,, Fan lo bareng kita gak?" tanya Vita karena hanya Fanya yang tidak membawa mobil, sedangkan vita semobil dengan Rindi.


" Gak deh kalian duluan aja, gue mau naik taxi, mau mampir dulu kerumah tante gue." jawab Fanya.


" oohh ya udah, kita balik dulu yaa, lo hati hati." ucap Vita lalu mereka keluar caffe bersama.


Namun sebelum itu keysa mampir dulu ke meja justin dan clara sekedar berpamitan.


Mobil Vita sudah meninggalkan caffe, begitupun mobil keysa yang sudah melesat menuju apartemen dave.


Ia yakin jika dave sudah menunggunya sedari tadi.

__ADS_1


Fanya menunggu taxi namun tak ada satupun taxi yang lewat, ia ingin memesan ojek online namun baru sadar jika ponselnya mati kehabisan baterai.


Fanya menggerutu kesal karena tidak ada satupun ojek ataupun angkot yang ia jumpai.


Fanya sedikit berjalan kaki berharap segera ada taxi atau angkutan umum yang lewat.


Hampir 500m ia berjalan tak ada satupun angkutan atau taxi yang lewat hingga ada sebuah mobil sport hitam berhenti di sampingnya.


Fanya menghentikan kakinya lalu mengernyit heran.


ia tidak mengenali pemilik mobil sport itu namun kenapa tiba tiba berhenti di sampingnya?


Hingga sang pemilik mobil menurunkan kaca mobilnya barulah fanya mengenali si pemilik mobil sport itu.


" Pak julian!! pekik fanya kaget.


" Masuk.!!" titah julian dengan datar.


" Haaaa?" ucap fanya dengan wajah cengo.


" Masuk atau saya tinggal." ucap julian menatap fanya datar.


Fanya segera membuka pintu mobil dan duduk disebelah julian.


Rasa gugup menyelimuti diri Fanya, bahkan detak jantungnya saja sudah tidak beraturan.


" Katakan alamat rumahmu." ucap julian datar tanpa menoleh ke arah fanya.


" Jalan xxxxx no 77." jawab fanya gugup.


ia bahkan mengurungkan niatnya untuk pergi kerumah tantenya.


Tidak ada percakapan didalam mobil itu, suasananya sangat hening sampai membuat fanya bingung sendiri.


" Dari mana kamu?" tanya julian memecah keheningan.


" haa? ahh saya dari caffe pak, kumpul sama keysa, Vita dan Rindi." jawab Fanya kikuk.


Tak ada kelanjutan lagi, suasana kembali hening membuat fanya mendengus pelan.


Tak lama mobil yang di tumpngi mereka sudah sampai di depan pagar rumah fanya.


Fanya turun setelah mengucapkan terimakasih pada julian.


Setelah menjawab dengan deheman julian melesatkan mobilnya kembali pulang.


Tadi julian baru saja pulang dari apartemen dave, lalu ia tidak sengaja melihat wanita yang dikenalnya sedang berjalan kaki.


Jadilah julian memberikan tumpangan dan mengantarkan Fanya pulang.


.


.


.


.


Baru sempet up..

__ADS_1


Biasalah 😁😁


Selamat membaca...


__ADS_2