
Sore hari cahaya mentari mulai menenggelamkan sinarnya, perlahan diikuti awan yang berubah menjadi gelap.
Seorang gadis masih setia duduk di tempat kerjanya dengan jari tangannya bergerak naik turun menggeser kursor dan bola mata yang fokus menatap layar komputer.
Keysa, gadis cantik yang sudah beberapa hari menjadi kekasih atasannya itu kini dengan teliti mengerjakan laporan yang diberikan dave.
ia menggerutu saat dave memberikannya pekerjaan di jam pulang kerja padahal dirinya sudah sangat lelah dan ingin segera pulang dan merebahkan tubuhnya.
Namun walaupun begitu keysa mengerjakannya dengan sangat teliti, bahkan saking fokusnya ia tidak menyadari bahwa sedari tadi dave tengah memperhatikannya dengan senyum yang menghiasi wajah tampannya.
" Sudah selesei?" tanya dave dengan senyum manisnya, namun justru terlihat menyebalkan bagi keysa.
Keysa mendengus sebal saat melihat senyum dave, dia hanya menatap sekilas lalu kembali menatap layar komputernya.
" Belum." jawab keysa singkat.
Dave paham jika keysa sedang mode ngambek padanya, pasalnya sejak tadi siang dia izin ingin makan siang bersama teman temannya namun dave melarangnya, karena dave sudah memesan makanan untuk mereka berdua ditambah lagi dave memberikan pekerjaan di jam pulang kerja.
Sebenarnya bukan itu tujuan dave, dave ingin mengajak keysa ke suatu tempat yang mungkin saja keysa bakalan suka.
" Ikut aku.!! ucap dave mematikan layar komputer keysa, namun sebelum itu dia sudah menyimpan data data yang sudah dikerjakan keysa.
Keysa menyambar tasnya kala tangan dave sudah menariknya.
" kemana sih? itu pekerjaanku belum selesei." kesal keysa karena dave terus saja menariknya.
Dave hanya menatap keysa lalu berjalan menaiki lift menuju lantai paling atas.
Keysa makin dibuat kesal saat dave tidak menjawab pertanyaannya.
Dave membuka pintu rooftop lalu mengajak keysa menuju meja dan kursi yang sudah dihias sedemikian rupa.
Keysa mengedarkan pandangannya, mulutnya yang menganga ia tutup dengan kedua tangannya.
Ia menoleh kearah dave dengan mata berbinar.
Tanpa sepatah kata ia langsung memeluk tubuh tegap dave, dave tersenyum akhirnya rencananya berhasil meskipun dia harus rela di diami seharian oleh keysa.
" Kamu suka?" tanya dave membelai lembut kepala keysa.
Keysa mendongakkan kepalanya yang berada didada bidang dave.
ia menggangguk dengan lucu membuat dave semakin gemas dibuatnya.
" Suka banget, makasih mas." ucap keysa menenggelamkan kembali wajahnya di dada dave.
Dave tersenyum akhirnya keysa menyukai kejutannya.
Dave melepaskan pelukannya lalu merangkul keysa dan berjalan ke arah meja yang sudah menunggu kedatangannya.
Ia menarik kursi untuk keysa duduki ia tersenyum lalu mencium pucuk kepala keysa, lalu dave menarik kursi untuk dirinya sendiri.
" Kamu kapan nyiapin ini semua mas?" tanya Keysa yang sedari tadi tidak melepas senyum manisnya.
" Aku menyuruh julian untuk mengaturnya, kamu suka kan?" jawab dave memegang tangan keysa diatas meja.
__ADS_1
" Suka banget mas, gak nyangka aja bisa dinner romantis kek gini sama kamu." jawab keysa.
" Berarti Udah gak ngambek lagi kan?" goda dave tersenyum jahil.
" iihh apaan sih? mana ada aku ngambek sama kamu."
" Ya udah ayo kita makan." seru dave, ia tidak ingin menggoda keysa lagi karena ia tidak mau membuat mood keysa berubah.
Keysa mengangguk lalu memasukkan makanannya kedalam mulut.
Setelah dinner romantis itu selesei, dave menggandeng keysa duduk di sebuah sofa yang sudah disediakan.
Dave mendudukka keysa di sofa pojok lalu ia merebahkan dirinya yang berbantalkan paha keysa.
" Kamu suka banget ya posisi kayak gini?" tanya keysa yang tangannya sudah mengelus lembut rambut dave.
Dave menggenggam tangan keysa, diciumnya punggung tangan itu lalu ia letakkan diatas dadanya.
" Aku suka kayak gini, aku suka melihat wajah kamu dari bawah, kamu begitu menggemaskan kalau dilihat dari bawah." jawab dave, keysa hanya mencebikkan bibirnya mendengar jawaban dave.
" Belajar gombal dari mana tuh?"
" Gak dari mana mana, orang aku gak pernah bisa ngegombal, aku bicara apa adanya." Jawab dave membuat kedua pipi keysa bersemu.
" Kamu mau gak aku ajak bertemu sama mama papa aku?" tanya dave, keysa menundukkan wajahnya menatap dave, sejenak keysa berpikir sebelum menjawab pertanyaan dave.
Dave bisa melihat guratan khawatir di wajah keysa.
Ia bangun lalu duduk menghadap keysa, dave memegang kedua tangan keysa untuk menenangkan dan meyakinkan keysa.
" Tapi aku takut jika mereka nggak suka sama aku terus mereka ngasih uang aku untuk ngejauhin kamu." jawab keysa konyol karena korban novel dan drakor.
Dave yang mendengar alasan keysa tertawa, ia tidak menyangka keysa mempunyai pemikiran seperti itu.
" Jangan kebanyakan nonton drama sama baca novel deh, kita gak lagi menjadi tokoh dalam novel ataupun lagi ngedrama, mana ada kayak gitu." ucap dave disela tawanya.
" Ya siapa tau kan?" jawab keysa cemberut karena dave menertawakannya
" Kamu percaya aku kan? Mereka ingin sekali bertemu sama kamu, mereka penasaran secantik apa sih wanita yang bisa nakhlukin hati aku." ucap dave menoel hidung mancung keysa.
Keysa mendelik menatap dave lalu menganggukkan kepalanya.
" Ya udah aku mau, kapan kita kesana?" tnya keysa.
" Besok pulang kerja aku ajak kamu kerumah." jawab dave membut keysa membulatkan matanya.
" Besok? cepet banget mas?" tanya keysa.
" Semakin cepat semakin baik buat mereka, biar mereka gak penasaran dan nagih aku terus.
Masa setiap pulang kerja yang ditanyain kamu terus." jawab dave, karena semenjak tau putranya memiliki kekasih, Rangga dan Lia selalu mendesak dave untuk membawa kekasihnya pulang.
" Ya udah deh terserah kamu mas, aku ikut aja." ucap keysa pasrah, meski tidak bisa dipungkiri jika kekhawatiran itu masih ada pada dirinya namun semua ia percayakan pada dave kekasihnya.
" Yaudah kalau gitu aku antar kamu pulang oke." ucap dave diangguki keysa.
Kini mereka berjalan keluar menaiki lift menuju lantai paling bawah.
__ADS_1
Dave membukakan pintu untuk keysa setelah itu ia berlari kecil memutari mobil dan duduk dibelakang kemudi.
Tak ada percakapan selama didalam mobil karena keysa sudah tertidur pulas.
Mobil yang dikendarai dave akhirnya sampai didepan rumah keysa, dave membuka pintu mobil dan menggendong keysa masuk kedalam rumah.
Orang tua keysa yang mendengar suara mobil lantas langsung membukakan pintu rumah.
Dilihatnya dave yang sedang menggendong keysa.
" Ketiduran lagi nak dave?" tanya Aris.
" iya om, dave izin membawa keysa kekamar ya om?" ucap dave diangguki Aris dan dewi.
Dave menaiki tangga menuju kamar keysa, ia berpapasan dengan kenan yang keluar kamar.
" Kak key ketiduran kak?" tanya kenan diangguki dave.
" Kamu yolong bukain pintunya dong." Pint dave lalu kenan membuka pintu kamar keysa.
Dave masuk lalu membaringkan keysa diranjangnya.
ia melepas sepatu keysa, menaruh tasnya datas meja lalu menyelimuti keysa.
Dave mencium sekilas kening keysa lalu beranjak kelur kamar.
ia menuruni tangga dan melihat kedua orang tua keysa dan kenan berada diruang tengah.
" om.. tante dave pamit pulang dulu ya?" ucap dave
" Kenapa buru buru sekali?" tanya Aris
" Iya om sudah malam, tidak enak jika dilihat tetangga." jawab dave tersenyum ramah.
" Ya sudah kalau begitu, kamu hati hati dijalan." ucap Aris diangguki dave.
ia mencium tangan kedua orang tua keysa lalu melangkahkan kakinya menuju mobil.
Dave melajukan mobilnya menuju apartemen, karena kali ini dia akan tidur diapartemen.
.
.
.
.
.
Kadang untuk memulai menulis itu bingung ngawalinya gimana? tapi waktu udah sampe tengah tengah otak langsung lancar gitu.
😂😂😂
Btw makasih buat kalian yang sudah mampir, jangan lupa like dan comentnya.
karena 2 hal itu yang membuat makin semangat up. 😚
__ADS_1