
Disebuah mall terlihat dua orang laki laki dan perempuan berjalan dengan bergandengan tangan.
Mereka memasuki tiap toko berharap mendapatkan apa yang mereka cari.
Dari kejauhan nampak seorang wanita dengan wajah tertutup masker mengikuti dua orang tersebut.
ia juga mengambil beberapa potret dua orng itu.
Keysa dan kenan.. kakak beradik itu sedang mencari kado untuk bundanya yang sedang berulang tahun.
Keysa sengaja mengajak kenan karena dave sedang ada urusan.
Dave berjanji setelah urusannya selesei dia akan datang kerumah keysa.
" Jadi cari apa kak? gue capek tau gak?" keluh kenan lelah karena belum mendapatkan kado apapun.
" Gue juga bingung ken.. Lu bantu gue mikir dong, ngomel mulu lo dari tadi." jawab keysa kesal.
" Gamis aja gimana? kan bunda ada niatan berhijab tuh?" usul kenan.
Keysa mendongakkan kepalanya menatap kenan.
" Naaahh bener juga apa kata lu. kita beli beberapa stel gamis buat bunda." ucap keysa lalu menarik tangan kenan menuju toko yang menjual baju gamis.
Mereka membeli beberapa stel gamis dengan corak dan model yang berbeda.
Setelah melakukan pembayaran kini giliran kenan yang ingin membeli kado untuk bundanya.
" Sekarng giliran gue kak, gue mau beliin bunda sesuatu." ucap kenan membuat keysa mengernyitkan dahinya.
" Lu punya uang?" tanya keysa diangguki kenan.
" Punya sedikit, gue nabung buat beliin bunda kado." ucap kenan membuat keysa tersenyum bangga pada adiknya.
" Lu simpen uang lo, biar kado untuk bunda biar kakak aja yang bayar." ucap keysa dijawab gelengan cepat oleh kenan.
" Gak usah kak, gue mau beli kado bunda pakek uang gue sendiri aja." jawab kenan.
" Jangan salah sangka dulu ken, anggap aja lu hutang sama gue, nanti kalau lu udah kerja lu boleh ganti, kalaupun gak lu ganti gue juga gak bakal nagih." ucap keysa memberi pengertian pada kenan.
keysa tahu uang jajan perbulan kenan berapa, jadi pasti selama ini dia menahan diri agar tidak boros.
" Beneran gpp kak? gue gak enak sama lu." jawab kenan menunduk.
Keysa menangkup wajah kenan, ia tahu adeknya ini orangnya tidak enakan, karena selama keysa kerja, belum pernah kenan minta sesuatu padanya.
" Lo selama ini gak pernah minta aneh aneh sama gue ken, selama gue kerja juga lo gak pernah minta untuk dibeliin ini itu, jadi gak usah gak enak sama gue oke." ucap keysa dan kenan mengangguk pasrah.
Kenan memeluk tubuh keysa, dia bersyukur punya kakak sebaik keysa, meski sering berantem tapi mereka menyayangi satu sama lain.
Dikejauhan seorang cewek terus saja memotret kedekatan keysa dan kenan.
Ia tersenyum puas saat melihat adegan pelukan itu.
ia menyimpan ponselnya lalu pergi meninggalkan mall.
Kenan sudah mencari kado untuk bundanya dengan memakai uang keysa.
Keysa berjalan dan menenteng sebuah paper bag cukup besar dan memberikannya pada kenan.
Kenan menerima paper bag itu dengan mengernyit heran.
" Ini apa kak? kok berat?" tanya kenan penasaran.
__ADS_1
" Udah ayo kita pulang dulu, nanti aja lu buka sendiri." ucap keysa menyeret tangan kenan.
karena jujur saja dia juga sudah merasa lelah karena terus berkeliling mall.
Kenan hanya pasrah saja tangannya ditarik oleh keysa, namun berkali kali ia melirik apa yang ada dalam paperbag ini.
" Kita ke caffe dulu yuk ken, gue laper banget." ajak keysa saat mereka sudah dalam mobil.
" ok lah, gue juga laper banget." jawab kenan lalu melajukan mobilnya meninggalkan kawasan mall.
Tak butuh waktu lama mobil mereka sudah sampi di caffe langganan mereka.
Mereka turun, masuk lalu mencari meja yang kosong.
Setelah menemukan meja yang kosong mereka memesan makan dan minuman.
Tanpa sengaja manik mata kenan melihat wanita yang ia kenal masuk kedalam caffe.
" KAK VITA." panggil kenan sedikit berteriak dan melambaikan tangan.
Keysa ikut menoleh saat kenan memanggil nama vita.
Vita yang merasa namanya terpanggil pun menoleh keasal suara.
Ia berjalan mendekat ke meja keysa dan kenan.
" Kalian? berdua aja?" tanya Vita lalu mendudukkan bokongnya disamping keysa.
" Iya dari mall cari kado buat bunda." jawab Keysa.
" Tante dewi ulang tahun?" tanya Vita diangguki keysa.
" Lu sendiri kesininya kak?" tanya kenan.
Vita mengernyit heran karena tumben sekali kenan memanggilnya kak.
" Dimarahin kak key gue kalau manggil lu mbak tante."
" Terserah lu aja, senyaman lu aja manggil gue." jawab Vita.
" Rindi dan Fanya kemana? tumben sendiri?" tanya keysa.
" Lagi ada urusan mereka, lagian gue kesini juga mau ketemu seseorang." jawab Vita.
" Siapa?" tanya kenan penasaran.
Raut wajah kenan yang berubah tak lepas dari pandangan keysa.
Keysa tersenyum tipis melihat adiknya tengah di landa cemburu.
Padahal dirinya saja belum tau dengan siapa vita akan bertemu.
Belum sempat vita menjawab, dia melihat orang yang akan ditemuinya sudah masuk kedalam caffe.
" VEREL SINI." teriak keysa melambaikan tangannya.
Raut wajah kenan berubah jadi sangat masam saat tau ternyata vita ketemuan dengan seorang cowok.
Verel mendekat ke arah meja Vita, dengan gaya cool nya.
" Sorry gue telat ya?" tanya verel pada vita.
" enggak juga sih, gue juga baru sampe." jawab vita.
__ADS_1
" Bohong, dia udah dari tadi nungguin lo, makanya jadi cowo jangan lelet, harusnya lo yang nunggu bukan vita." sahut kenan ketus.
Verel mengernyit heran menatap cowok didepannya ini.
" Gue ada urusan bro, lagian vita juga gpp kok." jawab verel santai.
" Lu apaan sih ken, udah diem." peringat keysa membuat kenan malas.
" Kenalin ini keysa dan ini kenan, mereka adik kakak." ucap Vita memperkenalkan kenan dan keysa.
" Dan key, ken.. ini Verel sepupu gue." sambung vita membuat kenan sedikit kaget.
Kenan pikir setelah putus dengan pacarnya dulu vita sudah mempunyai pacar baru.
Kenan bernapas lega saat tau kalau cowok ini hanya sepupu vita.
Mereka makan bareng dengan sesekali bercanda karena Verel orangnya mudah sekali akrab.
" Ya udah vit kita pulang dulu yaa, mau nyiapin kejutan buat bunda." pamit keysa diangguki vita.
" Buru buru banget key?" tanya verel.
Ada rasa tertarik pada verel saat mengenal keysa.
" Iyaa,, mau ada acara kecil kecilan dirumah." jawab keysa berdiri dan mencangklong tasnya.
" Ok deh hati hati dijalan, kapan kapan kita kumpul bareng lagi." jawab verel.
Keysa hanya tersenyum menanggapi ucapan verel karena ia yakin dave akan melarangnya berkumpul jika ada laki laki di sana.
" Ya udah byee.." ucap keysa lalu ia dan kenan meninggalkan caffe dn pulang.
Sesampainya dirumah keysa membawa barang belanjaannya dan membawanya kedalam kamar dibantu oleh kenan.
" Taruh disitu aja ken, tapi yang paperbag berat itu lu taruh pelan pelan." ucap keysa.
" Emang ini apa sih kak?" tanya kenan penasaran.
" Untuk lo, buka aja." suruh keysa.
ia mendudukkan bokongnya di sofa karena tubuhnya sangat lelah.
Kenan membuka isi paper bag itu dan betapa terkejutnya saat melihat barang yang ia inginkan selama ini ada di hadapannya.
" Kaakk.." panggil kenan menatap keysa.
Keysa menoleh pada kenan yang menatapnya dengan berbinar.
" hadiah dari gue buat lo, meskipun lo gak ulang tahun, gue kasih karena lo udah jadi adek terbaik buat gue." ucap keyaa tersenyum manis.
" makasih kak, lu tau darimana gue pengen ini?" tanya kenan sambil memeluk keysa.
" Gue gak sengaja lihat galeri hp lu, terus ada foto ini, makanya gue beliin, sebenernya gue pengen beliin dari lama, tapi gue gak ada waktu buat beli." jawab keysa.
Kenan mendapat hadiah PS 5 dari sang kakak, ia sudah sangat lama menginginkan benda ini, karena dia sering memainkannya bersama teman temannya di rumah Kevin.
" Sekali lagi makasih ya kaak." ucap kenan mencium pipi keysa.
" Sama sama.. sekarang lu bawa ke kamar, lu mandi terus kita kasih hadiah ini buat bunda." ucap keysa diangguki kenan.
.
.
__ADS_1
.
🌼🌼🌼🌼🌼🌼