CEO Dingin Kesayangan

CEO Dingin Kesayangan
8.


__ADS_3

*Flashback on.....


Hari ini keysa merayakan hari kelulusannya..


Karena saat di wisuda kekasihnya Dion tidak bisa menemaninya alasannya ada urusan kantor dan keysa memakhluminya.


Sore hari keysa mengunjungi apartemen kekasihnya, sengaja dia tidak bilang karena ingin memeberi kejutan pada Dion.


Dia juga membawa sebuah bingkisan ditangannya.


Tak perlu mengetuk atau memencet bel karena Keysa sudah hapal password pintu kamar Dion.


Keysa melangkahkan kakinya kedalam apartemen Dion.


Samar samar Keysa mendengar Dion mendesah.


Sejenak keysa menghentikan langkahnya dan mengenyahkan pikiran yang tidak tidak.


Suara Dion dan wanita semakin jelas kala keysa sampai didepan pintu kamar Dion.


Dibukanya pintu itu pelan dan betapa terkejutnya saat melihat kekasihnya bermain gila dengan wanita lain.


Keysa menjatuhkan bingkisan yang dibawanya hingga menimbulkan suara, seketika Dion dan wanita itu menoleh ke arah keysa, mata Dion membelalak saat melihat keysa berdiri diambang pintu meneteskan air matanya.


Keysa membanting pintu kamar dion dengan keras.


Dion yang ingin menyudahi acara gilanya itu namun di cegah oleh sang wanita.


" Mau kemana?" tanya wanita itu adalah Liora.


" Aku mau ngejar Keysa." ucapnya yang hendak bangun namun tetap ditahan liora.


Posisi mereka adalah liora diatas dan Dion dibawah.


" Aku masih belum puas, lagian kamu juga belum kan?" rengek liora.


" Tapi aku harus ngejar keysa, aku harus jelasin sama keysa." jawab Dion frustasi.


Namun bukan liora yang akan melepskan Dion begitu saja, dia terus memberi rangsangan pada Dion, hingga akkhirnya Dion kembali mengerang nikmat dan melupkan sejenak keysa.


Keysa berlari keluar dari apartemen dion.


dia mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh, Penghianatan yang di berikan dion padanya membuat keysa sakit hati.


Keysa sampai dirumahnya dan langsung berlari kekamarnya, keysa juga mengabaikan panggilan bunda dan kenan.


" Kak key kenapa bun kok nangis?" tanya kenan


" Bunda gak tau ken, biar bund ke atas dulu." jawab Dewi.


tookk..tokk..


" Key.. ini bunda, bunda boleh masuk?"


" Key lagi pengen sendiri bund." jawab keysa dari dalam kamar tanpa membuka pintunya.


Tak lama Dion datang ingin menemui keysa.


" Kak dion." sapa kenan saat membukakan pintu untuk dion.

__ADS_1


" Keysanya ada?" tanya Dion Panik.


" Ada,, dia ada dikamar, Apa kalian ada masalah? kak key pulang dengan keadaan menangis." tanya kenan datar. Dia paling tidak suka melihat kakak perempuan satu satunya menangis.


" Aku gak bisa cerita sama kamu, tapi biarkan aku ketemu sama keysa." pinta dion.


" Duduklah, biar bunda panggilkan dulu." ucap dion.


" Bund... tolong panggil kak keysa, ada kak dion disini." teriak dion diujung tangga karena Dewi masih didepan kamar keysa.


Dewi yng mendengar kalau dion datang pun mengetuk pintu kamar keysa sekali lagi..


" Key... ada Dion di depan, apa kamu tidak menemuinya?" tanya dewi.


Seketika keysa membuka pintunya dan berlari menuruni anak tangga dengan wajah masih menangis.


melihat putrinya berlari dengan wajah seperti itu pun Dewi segera menyusulnya.


" Lo pergi dari rumh gue, gue udah gk sudi lihat muka lo, lo pergi sekarang." teriak keysa menangis.


" Key... dengerin aku dulu, akan aku jelaskan." ucap dion yang ingin memegang tangan keysa namun ditepis kasar.


Dewi dan kenan saat ini hanya menjadi penonton tanpa tau masalahnya.


" Lo pergi sekarang, gak ada yang perlu dijelasin lagi, mata gue udah cukup mengerti apa tadi gue lihat, sekarang lo pergi." bentak keysa.


" Key please dengerin aku dulu, aku masih cinta sama kamu." ucap dion frustasi.


" Gue udah muak lihat muka lo, sekarang lo pergi dari sini dan jangan menampakkan wajah lo di depan gue lagi." ucap keysa masih dengan nada tingginya.


" Keyy please maafin aku." ucap dion yang berhasil memegang tangan keysa.


" Jangan pernah sentuh gue dengan tangan kotor lo itu." ucap keysa menghempas kasar tangan dion.


" Tapi ken..."


" PERGI GUE BILANG." bentak Kenan dengan suara tinggi hingga membuat keysa dan Dewi terperanjak kaget begitupun Dion yang ucapannya langsung dipotong oleh bentakan kenan.


Belum pernah Dewi dan keysa melihat kenan semarah itu, dan ini pertama kalinya mereka melihat kemarahan kenan.


Akhirnya dion melangkah keluar dari rumah keysa.


Setelah melihat kepergian dion keysa memeluk tubuh tegap adiknya.


" Jangan nangis, gue gak tau masalah lo kak, tapi seenggaknya jangan biarkan air mata lo jatuh hanya karena cowo seperti dion." ucap kenan mengelus lembut kepala keysa.


" Kalian berdua bicaralah, bunda kedalam dulu." ucap dewi lalu pergi meninggalkan keysa dan kenan.


" Gue antar lo ke kamar ya?" ucap kenan diangguki keysa.


Sesampainya dikamar keysa, kenan mendudukkan kakaknya dan memberikan segelas air putih.


Kenan menggenggam lembut tangan keysa dan menatap wajah sembab keysa.


" Sekarang lo boleh cerita sama gue kak." ucap kenan.


Keysa yang sedari tadi menunduk pun mendongkkan kepalanya menatap kenan.


Airmatanya kembali jatuh saat menceritakan semuanya kepada kenan. Kenan kembali memeluk kakaknya dan menenangkannya.

__ADS_1


" B*ngsat, dasar cowok gila." umpat kenan setelah mendengar cerita dari keysa.


" Jangan kasih tau ayah bunda, gue gk ingin mereka tau." ucap keysa disela tangisnya.


" Jangan khawatir, gue gak akan kasih tau mereka. Sekarang lo jangan nangis lagi, lupain semua tentang cowo br*ngsek itu, dan gue gak mau lihat lo nangis kayak gini hanya karena dia." ucap kenan menghapus airmata dipipi keysa.


" Sekarang lo istirahat aja, kalau butuh sesuatu lo panggil gue." ucap kenan mencium kening kakaknya.


" Makasih ken udah mau nemenin gue, lo adik tapi berasa lo abang gue." jawab keysa tertawa kecil.


" Karena gue cowo, dan kodratnya cowo melindungi wanita, gak peduli gue adek lo atau abang lo karena tugas gue ngelindungin lo." ucap kenan tersenyum manis.


" Thanks."


" iyaa sama sama.. sekarang lo istirahat oke...!!" ucap kenan diangguki keysa.


Kenan menarik selimut dan menyelimutkannya pada tubuh keysa, dia mengecup kening keysa lama menyalurkan rasa sayang pada kakak satu satunya.


" Gue gak akan biarin lo nangis lagi." batin kenan menatap wajah keysa yang sudah tertidur.


Kenan melangkahkn kakiny keluar kamar keysa dan menutup kembali pintu kamar keysa.


Flash back off*....


" Brengsek sekali dia." ucap Dave setelah mendengar cerita keysa.


" Sangat... 2thun aku sama dia tapi dianya malah bermain gila seperti itu padahal dia berjanji akan melamarku setelah aku lulus kuliah." ucap keysa menahan air matanya.


" Beruntung kamu mengetahuinya sebelum kamu dilamar, itu berarti Allah menyayangimu, Allah menunjukkan kalau bukan dia jodohmu." ucap Dave menenangkan.


" Aku tahu.. aku berharap jodohku nanti tidak sebrengs*k Dion." ucap keysa menatap lurus kedepan.


" Semoga saja." balas Dave.


" Ayo makan malam,, kamu belum makan tadi." ajak Dave namun dibalas gelengan oleh keysa.


" Kenapa?" tanya dave.


" Aku sudah tidak berselera makan." tolak keysa.


" Kamu akan sakit jika tidak makan, kamu mau aku di marahi bundamu karena sakit sehabis dari sini." ucap dave datar.


Keysa menggeleng lemah, dia benar benar kehilangan nafsu makannya, tapi dia juga tidak ingin membuat dave marah jika tidak menurutinya.


" Baiklah.. ayo kita makan." ucap keysa lalu berdiri.


Akhirnya mereka memutuskan kembali kedalam restouran dan makan malam bersama.


.


.


.


.


.


Mau punya sodara kek kenan 😭😭

__ADS_1


aku ma sodaraku mah berantem mulu.


Ayaahhh..bundaaa kenapa sodaraku berbedaa 😭😭


__ADS_2