CEO Sombong

CEO Sombong
menunggu linzi


__ADS_3

Linzi masih duduk terdiam dengan tatapan kosong ,pikiran nya tidak karuan ,dia tidak tau harus bagaimana ,


sedangkan linzi dari pagi belum sempat makan karna harus mengurus henry



linzi mulai berdiri dan berjalan ke sembarang arah ,dia berjalan dengan tidak seimbang ,kepala nya sangat pusing mungkin dia lelah karna menangis sejak tadi



linzi pun tidak sadar bahwa dia sedang di awasi oleh anak buah henry



tiba tiba linzi terdiam sambil memijat kepalanya ,



"ahhh kepalaku " ucap linzi lirih



linzi tidak dapat menahan rasa sakit nya tiba tiba dia terjatuh ke tanah dan pingsan



"woyy cepattt tolongin cepat cepat,bwa dia k mobil" ucap jeno sambil berlari




tutt tuttt tutttt jeno menelpon henry




"hallo hen linzi pingsan ,gua bwa k rumah sakit ya " ucap jeno



"bawa dia ke rumah gua ,gua telpon dokter pribadi gua" ucap henry



linzi berada di mobil bersama dengan jeno dan anak buah nya


tiba di tempat henry ,henry sudah memanggil dokter pribadi nya untuk segara ke rumah nya



"biar gua aja yang gendong dia " ucap henryyy



"baik boss" ucap anak buat nya



henry menggendong linzi untuk menuju kamar nya ,tapi bukanya masuk ke kamar linzi henry malah masuk ke kamarnya sendiri


dokter dani sudah sampai dan siap memeriksa linzi



linzi tertidur di tempat tidur henry ,henry tidak membiarkan linzi untuk tidur di kamar nya sendiri ,karna henry ingin terus bersama dengan linzi dan menjaganya



"gimana dan ,dia gpp kan" ucap henry



"tenang aja ,dia gpp ko ,cuma kecapean aja " ucap dokter dani



"tapi knpa dia ga bangun bangun" ucap henry sambil membelai rambut linzi



"dia besok bakal bangun ,gue pergi dulu ya ,lu telpon gua ngedadak bgt ,kerjaan gua masih numpuk ,besok gua kesini lagi" kata dokter dani


dokter dani adalah teman henry



"ok makasih dan" ucap henry



"sama sama ,cewe lu cantik " ucap dokter dani meledek henry sambil berjalan keluar



sekarang tinggal mereka berdua berada di kamar henry ,


henry menatap linzi dengan tatapan sendu ,henry sangat mencintai linzi



" ayoo linzi bangun ,aku rindu kamu" ucap henry sambil menggenggam tangan linzi


henry menunduk sambil menggenggam tangan linzi


laki laki itu menangis karna wanita ,seorang CEO yang terkenal sangat dingin menangis hanya gara gara wanita


secinta itu lah henry kepada linzi



henry mendongakkan kepalanya sambil menatap linzi dalam dalam



"aku janji ga akan pernah nyakitin kamu ,maaffin aku linzi maaffin aku ,aku mohon bukan matamu ,aku mohon " ucap henry sangat memohon



henry lalu berjalan menuju atas tempat tidur nya ,sekarang henry tidur dalam satu kamar dengan linzi ,bukan hanya satu kamar tapi satu ranjang dengan linzi


itu membuat henry senang tapi juga sedih

__ADS_1


sedih karna dia bisa tidur dengan linzi dalam keadaan seperti ini



"ayoo sayang bangun ,aku rindu kamu ,kamu boleh benci aku asalkan kamu bangun" ucap henry sambil mencium kening linzi



tanpa sadar henry tertidur di dekat linzi ,laki laki itu masih dalam keadaan sakit ,tapi dia harus melihat linzi membencinya seperti itu



hari terasa sudah pagi, henry terbangun dari tidur nya sambil memeluk linzi ,



"good morning linzi " sambil mencium kening linzi



henry lalu beranjak dari tempat tidur untuk keluar ,



"tuan apa nona linzi sudah bangun" ucap pelayan



"buatkan bubur untukny" ucap henry dingin sambil berjalan menuju kulkas di dapur



henry mengambil sebotol air mineral untuk di minum



walau pun di rumah itu banyak pelayan ,tapi henry tidak semanja itu ,sampai harus menyuruh mereka mengambilkan minuman



henry lalu berjalan menuju kamar nya kembali ,dan masih melihat linzi tertidur .



"kapan kamu bangun linzi,"ucap nya dalam hati



henry lalu berjalan menuju ruang kerja nya ,dia duduk di depan komputer nya seperti biasa



banyak sekali pekerja an yang menunggu ,walaupun hanya di tinggal satu hari ,ya begitu lah ,perusahaan terbesar seperti BRIS pasti memiliki banyak pekerjaan yang harus segera terselesaikan



tutt tutt tutttt" henry menelpon jeno



"halo hen "ucap jeno



"suruh sekretaris gua ke rumah"ucap henry




"lu pikir ,gua harus ninggalin linzi sendiri" ucap henry dingin



"ok ok selowww" uca jeno



tidak lama sekretaris henry datang ,dia berpenampilan sangat sexy dengan rambut di ikat rapi cukup cantik tapi masih lebih cantik linzi .



henry sangat paham sekretaris nya itu memang menyukai nya sejak lama ,sejak masa kuliah dulu


dia adalah yumi teman waktu kuliah henry dulu



yumi pernah menyatakan cinta kepada henry


tapi henry menolak karna dia memang ridak suka dan hanya menganggap yumi sebagai teman saja



yumi bekeja di perusahaan BRIS sejak awal berdiri nya perusahaan itu


henry juga sangat menghargai kerja keras yumi


tanpa dia mungkin BRIS tidak bisa setabil terus seperti ini


dia selalu meyakinkan para investor agar bisa berinvestasi pada BRIS



yumi memarkirkan mobil nya di gara rumah henry



dia memang pernah ke rumah henry ,tapi hanya sesekali saja



pelayan menyambut kedatangan yumi



"pak henry ada " tanya yumi



"dia di kamarnya non" ucap pelayan


__ADS_1


"oh ok makasih " tanya yumi sambil berjalan menuju kamar henry



tok tok hen "


tok tok



henry tidak menjawab karna dia berada di ruang kerja nya ,ruang kerja henry memang di dalam kamar ,tapi ada pintu yang terpisah di dalam


jadi kalau mengetuk pintu tidak akan terdengar sampai ke ruang kerja ny



"tok tok hen aku masuk ya "ucap yumi sambil membuka pintu karna henry tidak kunjung menjawab



yumi sangat terkejut saat melihat seorang wanita tertidur si kamar henry,dan ternyata wanita itu adalah asisten barunya henry



dan henry tiba tiba saja keluar dari ruang kerja nya



"yumi ,kamu udah nyampe" tanya henry



"ohh iya "yumi terkejut melihat henry dan dia masih sangat syok kenapa ada asisten pribadinya di kamar nya henry



"oh ini berkas yang kamu mau" ucap yumi yang mulai sadar



henry mengambil berkas itu dari tangan yumi



"kita ngomong di bawah" ucap henry sambil berjalan keluar



"hmm ok " ucap yumi



mereka berada di ruang tamu untuk membicarakan pekerjaan



"oh iya itu tadi linzi asisten baru kamu kan ,ko bisa ada di sini"tanya yumi penasaran



"bukan urusanmu " ucap henry dingin



henry memang sangat dingin kepada siapa pun ,walaupun yumi adalah teman kuliah nya ,itu tidak dibedakan ,tapi yumi masih saja menyukai henry



"ya udh aku balik ke kantor dulu " ucap yumi



yumi beranjak menuju garasi untuk mengambil mobil nya


mobil yumi berlalu meninggalkan rumah henry



"kenapa cewe itu bisa tidur di rumah henry " batin yumi bertanya tanya sambil menyetir mobil nya



"gua harus tanya ke jeno" ucap ny




Rumah Henry*



henry lalu beranjak menuju kamar nya kembali


dan dia masih melihat linzi tertidur



"linzi ayooo bangun ,kamu harus makan ,kamu belum makan apapun sejak kemarin" ucap henry memegang tangan linzi







jangan lupa like dan komen ya




IG : MITAALVIANADEVI




__ADS_1




__ADS_2