CEO Sombong

CEO Sombong
kamar hotel


__ADS_3

"auuh pusing sekali" ucap linzi berusaha bangun dan memegang kepalanya


"ngapain dia tidur di sofa" ucap linzi karna melihat henry tertidur di sofa masih dengan baju yang lengkap yang ia pakai kemarin


linzi belum sadar kalau dia tidak memakai pakaian


"hahh" linzi terkejut saat dia mengingat sedikit kejadian tadi malam dan langsung melihat ke dalam selimut


"ahhh linzi dasar bodoh " linzi menyesali kesalahan nya sendiri


"awas saja jika kamu berani minum dengan laki laki lain "ucap henry membuat linzi terkejut dan langsung memegang selimut nya dengan erat


"aku tidak akan menyerangmu,jika mau aku sudah lakukan tadi malam" ucap henry lalu berjalan menuju kamar mandi


"huhhh linzi linzi tetap saja bodoh ,untung tidak terjadi apa apa " ucap linzi


"sadar linzi ayo sadar, hufhh" ucap nya menepuk nepuk pipi nya sendiri


*linzi memungut pakaian nya dan merapihkan nya ,


linzi hanya menutupi tubuh nya dengan selimut tebal .


linzi berjalan menuju balkon kamar nya dan membuka tirai jendela*


"wahh ternyata pemandangan disini sangat indah"ucap linzi di balik tirai jendela


*linzi memandang pagi cerah yang indah hari ini ,ini adalah terakhir dia di LA *,


linzi tanpa sadar duduk di lantai sambil melihat ke arah luar balkon kamar nya.


terdiam melamun tanpa menyadari bahwa henry sudah keluar dari kamar mandi


henry keluar dari kamar mandi dan melihat linzi terduduk di lantai dengan selimut tebal untuk menutupi tubuhnya ,linzi hanya terdiam melamun melihat keluar jendela balkon


"apa yang sedang kamu pikirkan" ucap henry tiba tiba memeluk linzi dari belakang

__ADS_1


"emm aku baru tau ternyata pemandangan dari sini sangat indah" ucap linzi


henry dan linzi terdiam sesaat sambil menikmati pagi yang cerah dan menikmati pagi terakhir di LA


"cepatlah mandi kita harus ke bandara , cup" ucap henry mencium kepala linzi


linzi pun berusaha bendiri tapi dia kesulitan karna selimut tebal yang membuat dia tidak bisa berdiri


"hei lepaskan dulu selimut mu itu"ucap henry heran karena melihat linzi


"hahhhh"ucap linzi langsung mempererat selimut nya


"apa yang kamu pikirkan ,aku sudah melihat dengan puas tadi malam" ucap henry membuat linzi takut dan kedal


"dasarrr mesummmmmm" teriak linzi sambil berlari menuju kamar mandi dengan lucu sambil memakai selimut tebal


henry tertawa melihat tingkah linzi yang sangat menggemaskan


1 jam kemudian ,perempuan memang seperti itu mandi saja sangat lama


"ahh linzi bodoh,kenapa harus lupa lagi membawa bajumu" ucap linzi menyadari lalu dia lupa membawa baju nya


"iya" jawab henry


" itu tolong ambilkan bajuku ,ah tidak koperku saja bawa di depan pintu " ucap linzi karna percuma saja kalau dia menyuruh henry mengambil pakaiannya ,henry tidak akan mengerti tentang pakaian perempuan


"emm " ucap henry


"sudah belum" tanya linzi


"iya" ucap henry


*linzi membuka pintu kamar mandi pelan pelan dengan memakai handuk putih yang hanya menutupi tubuhnya


linzi mengintip sedikit untuk memastikan koper nya sudah ada di depan pintu ,dia takut jika henry akan menjahilinya

__ADS_1


saat linzi akan meraih koper nya tiba tiba henry menerobos masuk ke dalam kamar mandi dan membuat linzi sangat terkejut*


"apa yang kamu lakukan,keluar" ucap linzi sambil memegang handuk nya agar tidak merosot kebawah


*henry menutup pintu kamar mandi dan berjalan perlahan mendekati linzi dan membuat linzi takut ,


linzi berjalan mundur karna henry terus berjalan ke arah nya*


"apa yang mau kamu lakukan" ucap linzi gugup sambil berjalan mundur ,tapi dia tertahan oleh tembok di belakang nya


henry terus mendekati linzi ,jantung linzi sangat sangat tidak beraturan


"henry sadar" ucap linzi gugup


henry langsung memeluk linzi dan mencium leher linzi dengan lembut


"oh maafkan aku ,aku tidak bermaksud....." ucapan menyesal henry terpotong


"cuppp" linzi mengecup bibir henry dan membuat henry terdiam terpaku


*linzi berjalan keluar kamar mandi dan meninggalkan henry di kamar mandi sendirian


walaupun linzi tidak mau henry kelewat batas tapi linzi sedikit menikmati permainan henry ,linzi tidak mau membuat henry kecewa jadi dia berusaha membuat henry tidak merasa bersalah karna apa yang henry lakukan tadi ,linzi mencium henry agar henry merasa linzi juga sangat mencintai henry*


"ahh linzi kenapa kamu lakukan itu" ucap linzi sambil tersenyum malu saat keluar dari kamar mandi


linzi sudah memakai pakaian nya dan henry pun keluar dari kamar mandi


sebenarnya henry di kamar mandi hanya terduduk memikirkan linzi.,dia menunggu di kamar mandi karna pasti linzi sedang memakai baju nya di luar ,jadi henry tidak keluar terlebih dahulu agar linzi merasa lebih nyaman


"sudah selesai " ucap henry saat keluar dari kamar mandi


"sebentar lagi" ucap linzi yang sedang memakai maka up nya


"tidak perlu memakai make up pun kamu sudah cantik" ucap henry melihat linzi dari belakang ,dan bayangan henry terpantul di depan cermin yang sedang linzi pakai

__ADS_1


**jangan lupa LIKE KOMEN dan KLIK TOMBOL LOVE ya


ig : mitaalvianadevi**


__ADS_2