
HARI MAKAN MALAM
"bee sudah siap ?" tanya Henry di
" sebentar lagi " jawab Linzi yang masih berada di dalam walk in closet
" yuukkk " ajak Linzi
Tapi Henry malah termangu dan terdiam melihat Linzi
" berangkat sekarang ?" tanya Linzi
" by "
" haahh " Henry masih terkejut melihat Linzi yang begitu cantik dengan gaun malam panjang dengan warna merah yang terlihat sangat cantik dan indah di tubuh Linzi
" wahh cantik" ucap lirih Henry
"haah? " tanya Linzi yang tidak mendengar ucapan Henry dengan Jelas
"aku beruntung punya seorang bidadari " batin Henry yang masih tidak berkedip melihat Linzi
Linzi yang sedang sibuk memakai hils nya di atas sofa tidak tau jika Henry memandanginya sedari tadi
"heyy " suara Linzi membuat Henry tersadar
" emm " Henry sedikit bingung
" berangkat sekarang?" tanya Linzi
"oooh ,iya sekarang" gugup Henry
" kamu sakit?" tanya Linzi yang mendekati Henry untuk mengecek suhu badan Henry tapi Henry malah menepis tangan Linzi dengan lembut
" tidak ,aku tidak sakit bee ,yu berangkat" lalu meraih tangan Linzi
Linzi sedikit aneh dengan sikap Henry dari sejah keluar Henry selalu melihat nya dengan tatapan yang tajam
" kenapa kamu menatapku seperti itu,apa ada yang salah denagn riasanku hari ini "
Linzi mengambil cermin di tas kecilnya
"harusnya aku sewa MUA ,ah tapi riasanku bagus "sambil melihat wajahnya sendiri di cermin
" yaaaa "
"apa aku jelek "
Henry malah tersenyum membuat Linzi kebingungan
" kenapa ketawa ,apa aku jelek " rengek Linzi
Henry pun mendekatkan wajah nya
" kamu cantik seperti bidadari" bisik Henry
membuat Iinzi tersipu malu
"iishhh ,menyebalkan" kata Linzi
Henry malah tertawa karna berhasil membuat istrinya kesal
mobil yang membawa mereka berdua telah sampai di depan lobby sebuah hotel yang sangat besar
" yuu "
"disini?" tanya Linzi
" iya sayang"
" huhhh " Linzi menarik nafas panjang
" why ?" tanya Henry
" aku degdegan ,aku takut ..."
"jangan takut ,aku disini ,Henry Aditama ada di sampingmu " sambil memegang tangan Linzi
" huhh oke" Linzi pun turun dari mobil dengan Henry
Linzi terdiam sambil mengepalkan tangan nya menahan rasa takut nya
Henry pun dengan sigapnya langsung meraih tangan Linzi dan melingkarkan nya ke tangan henry
" begini akan membuatmu sedikit lebih nyaman" ucap Henry
Linzi pun menatap Henry dan tersenyum karena Henry sudah sedikit mengurangi rasa gugup nya
Linzi benar benar gugup karena ini adalah pertama kali dia bertemu orang orang penting dan pertama kali untuk Linzi tampil di depan umur dengan Henry
__ADS_1
Henry si orang terkenal di seluruh dunia,
Linzi takut mengacaukan bisnis Henry jika dia melakukan kesalahan nanti saat di dalam
Karena kata Henry ini adalah acara makan malam penting dengan para pembisnis di seluruh dunia
Lebih tepat nya ini adalah pesta para bos yang sangat penting
" Jangan takut , percaya diri lah ,kamu adalah wanita paling cantik disini , percaya padaku" bisik Henry saat berjalan menuju tempat acara
"ishhh jangan mengajakku bercanda " ucap Linzi
" siapp ?" tanya Henry saat berada di depan pintu
" huhhh " Linzi kembali menarik nafas nya dan menggenggam lengan Henry dengan kuat
" kamu tidak perlu khawatir ,aku paling tampan disini" bisik Henry
" yaaa " bentak Linzi
Henry malah tertawa melihat ekspresi Linzi
" huuh " " okey siap"
"tunggu "
Henry menghentikan langkahnya
" di dalam tidak banyak kamera kan " tanya Linzi
"kamu pikir kita sedang jumpa pers" ucap Henry bercanda
" baiklah ,ayoo "
Henry pun membuka pintu dan benar di dalam sangat banyak sekali orang
dan seketika mata langsung tertuju pada mereka berdua
Semua orang menyapa Henry dan Linzi ,
Hampir semua menyapa Henry dengan berbagai bahasa yang tidak semua Linzi mengerti
seperti biasa Henry hanya tersenyum tipis
memang benar benar CEO SOMBONG dan DINGIN
Henry sangat berkharisma begitupun Linzi yang begitu cantik dan elegan
Hampir satu persatu orang menghampiri Henry dan membicarakan bisnis
"kamu mengusirnya ?" tanya Linzi
karena salah satu orang yang menghampiri Henry pergi setelah membicarakan sesuatu
" tidak " jawab Linzi
" kenapa dia seperti orang marah " bisik Linzi
" aku bilang dia tidak cocok di dunia bisnis " dengan santai Henry berbicara seperti itu
" yaaa ,apa kamu gila "
" whyy ?" Henry sedikit kesal karena disebut gila
" dia seorang penipu ,kamu tau dia hampir menipuku 500 juta dollar"
" hahhh " teriak Linzi ,terikan Linzi membuat orang orang di sekitarnya menoleh
"pelankan suaramu " bisik Henry sambil menahan tawa nya ,karena ekspresi Linzi
" 500 juta dollar ,wahhh ,kamu hebat master" kata Linzi dengan ekspresi bangga nya
"kamu tau sekarang aku ingin apa" tanya Henry lirih karena suasana sedang ramai
" apa ?"
" menghabisimu " bisik Henry
" yaaa " sambil mencubit lengan Henry
" aww sakit " sambil menahan sakit karena cubitan Linzi
Linzi tidak begitu mengerti selain bahasa inggris, dia hanya diam dan meminum sampanye sedikit demi sedikit untuk mengurangi sedikit rasa canggung nya
" wahhh benar benar master ,dia bisa berbicara bahasa apapun " kagum Linzi
" Henry " sapa seseorang ,
" anastasya " batin Linzi
__ADS_1
" kamu juga datang " tanyanya pada Henry
"ooh "jawab Henry sambil meneguk sampanye nya
" hayy , Anastasya " mengulurkan tangan nya kepada Linzi
" Linzi Aditama " ucap Linzi
Membuat Henry tersenyum tipis
" Oh iya Hen,sampai kapan kamu disini " tanya nya
" besok " jawab Henry
"ahh ,tadinya aku ingin mengajakmu pergi ke ..." terpotong
"sayang kamu ingin pulang ?" tanya Henry untuk mengalihkan pembicaraan Anastasya
" apa masih lama ?" tanya Linzi
"sebentar lagi " jawab Henry
" aku ingin ke toilet " kata Linzi
Henry pun melihat di sekitar dan menemukan toilet
" ah itu disana , perlu aku antar"
"aku sendiri saja " jawab Linzi
" sebentar ya " kata Linzi
" emm " angguk Henry
" hallo mr.Henry " seorang CEO dari Amerika
" ooh Hallo mr.harley" ucap Henry
Seketika tatapan mata Anastasya begitu kesal dan murka ,dia ada didepannya tapi Henry sama sekali tidak menganggapnya
Merasa di abaikan Anastasya pun pergi
" terimakasih mr.harley " batin Henry karena dia sudah membantunya menghindari Anastasya
15 Menit Kemudian
Henry mengecek jam nya ,sudah lebih dari 10 menit Linzi berada di toilet
" sebentar " ucap Henry kepada rekan bicaranya
Henry pun mengambil ponsel nya dan mencoba menelpon Linzi di depan toilet ,
karena tidak bisa masuk begitu saja ke toilet perempuan ,Henry dengan sedikit khawatir mencoba menelpon Linzi
"ahhh " kesal Henry karena Linzi tidak kunjung mengangkat telpon nya
Henry sudah 3 kali bahkan lebih menelpon Linzi tapi tidak ada jawaban
Dengan cepat Henry masuk ke dalam toilet wanita
" Linzi "
"zii "
" Linzi"
Teriak Henry sambil membuka satu persatu pintu toilet ,beruntung karena sedang tidak ada satupun orang di dalam toilet
jika ada Henry pasti sudah di teriaki karena menerobos masuk begitu saja ke toilet wanita
" arhggggg " geram Henry
" Linzi kamu dimanaa " teriak Henry
*HAY GUYS
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
DAN KLIK TOMBOL LOVE YA
TETAP #STAYHOME YA GUYSSS
SAMA SAMA KITA LAWAN COVID-19
LEBIH BAIK MENCEGAH .
__ADS_1
JANGAN SAMPAI KITA GA BISA PERGI HANGOUT LAGI GARA GARA CORONA YANG GA ILANG ILANG:'(
LOVE YOU GUYSSSSS**