
Linzi tertawa lepas melihat siaran tv ,sampai dia mengeluh sakit perut karna tertawa berlebihan
Henry hanya ikut tertawa kadang kadang ,dia tertawa bukan karna siaran tv yang lucu tapi henry tertawa karna melihat linzi yang begitu bersemangat .
"lihat lah dia bodoh sepertimu" ucap linzi sambil menunjuk tv dengan tawa nya
"hemmm" henry tidak mau merespon lebih linzi ,dia lebih suka menikmati tawa linzi yang membuat dia nyaman
"ahahahaaa, aduh aku lelah" keluh linzi dengan sisa sisa tawa nya
"kita tidur " ucap henry
"yaaaaa" linzi terkejut karna ucapan henry dan menatap henry dengan tatapan tidak suka
"apa yang ada di otakmu? aku hanya ingin tidur siang " jawab henry tanpa rasa malu ,lalu berdiri dan beranjak
"wahh dasar mesum ,menakutkan" ucap linzi lirih
Henry pun menghetikan langkahnya karena linzi masih tetap duduk di sofa depan tv
"bee " panggil henry dan linzi sontak langsung menengok
"aku tidak suka mengulang pembicaraan" kata henry lalu melanjutkan langkahnya
"wahh wahh kenapa dia jadi dingin seperti itu" heran linzi sampai tanpa sadar dia sedikit tidak percaya
Linzi pun beranjak dari tempat duduk nya ,dan menyusul henry
lebih baik mencari aman dari pada mencari masalah pada singa wkwk
Linzi berjalan menuju kamarnya ,tapi saat membuka pintu henry tidak ada di kamarnya
__ADS_1
"di kamarnya?" batin henry ,lalu menutup kembali pintu kamarnya
tok tok " linzi mengetuk pintu sengan hati hati
tok " saat linzi akan mengetuk lagi tiba tiba pintu terbuka dari dalam dan menampakan henry
"masuk" kata henry lalu linzi pun melangkah masuk ke kamar henry
"tidur lah" kata henry menunjuk kenapa tempat tidur nya
"ada apa dengan nya" batin linzi bertanya tanya
Dari pada dia marah karna tidak menurut linzi pun langsung menuju ke tempat tidur henry ,dan dengan hati hati duduk di kasurnya
"kamu tidak tidur" tanya linzi mencairkan keadaan
"ada yang harus aku kerjaan sebentar" ucap henry lalu melangkah ke ruang kerjanya .
"baiklah aku akan tidur seperti maumu" ucap linzi pada dirinya sendiri
****
" enghhhhh " lenguh linzi
"apa ini " batin linzi saat dia merasakan ada yanga aneh di area perut nya
Dan ternyata itu adalah tangan henry yang sedang memelukny sambil tertidur
"hah sejak kapan dia tertidur disini" batin linzi terkejut
Linzi pun dengan hati hati berbalik ke arah henry
__ADS_1
"tampan sekali " ucap linzi lirih sambil meraba wajah henry dengan hati hati karna takut henry terbangun
"entah sejak kapan aku mulai mencintaimu" ucap linzi dan tiba tiba senyum mengembang di bibir manis linzi
"aku tidak akan pernah mau kehilangan kamu untuk yang ke dua kalinya" kata linzi
Tiba tiba mata henry terbuka dan membuat linzi terkejut
"ah ya, kamu..." linzi sedikit meninggikan nada nya karena terkejut
"apa kamu begitu mengagumiku" kata henry
"hah ti tidak kata siapa" bantah linzi
"kamu bilang aku tampan lalu kamu bilang mencintaiku ,lalu .."
"stop " linzi menutup mulut henry dengan tangan nya karena henry malah mendengar semua nya dan membuat linzi malu
"hey" henry menyingkirkan tangan linzi yang menutupi mulutnya
"jujur saja jika kamu sudah jatuh cinta padaku" kata henry , wajah linzi memerah seketika karna malu
"linzi berjanji padaku , jangan pernah tinggalkan aku ataupun berusaha menjauhi dariku ,mengerti" ucap henry
"hemm" kata linzi sambil mengangguk
"i love you" ucap henry lalu menarik tubuh linzi ke dalam pelukannya
"mari menikah" ucap linzi
**JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN KLIK TOMBOL LOVE YA GUYS
__ADS_1
Komen sebanyak banyak nya a ,kalian pengen mereka segera nikah atau jangan dulu**