CEO Sombong

CEO Sombong
ketujuh


__ADS_3

*kamar linzi*



"huaahh sangat membosankan ,cuma makan tidur ngikutin si mesum ,apa kerja sebagai asisten seenak ini " kata linzi



linzi hanya memainkan handphone nya ,bermain game dan menonton film,



memang seenak itu ya menjadi linzi



linzi tertidur di sofa dekat kamar nya ,dengan tangan yang masih memegang handphone



tok tok waktunya makan malam " ucap henry dari luar



tok tok linzi



kenapa tidak ada jawaban "batin henry



"kalau kamu tidak jawab ,aku akan masuk "(ucap henry sambil membuka pintu)




henry melihat linzi tertidur di sofa sambil memegang handphone nya



"dasar ceroboh bukan tidur di kasur ny" (sambil berjalan ke arah linzi)



henry berniat untuk memindah kan linzi ke kasur nya ,tapi dia terdiam sejenak di depan linzi



"linzi aku rindu kamu " (ucap henry sambil mengusap rambut linzi)



henry terus mengusap rambut linzi dan memegang bibir linzi ,



"bibir ini aku ingin sekali mencium nya"(ucap henry lirih)



linzi sedikit mengubah posisi tidur nya ,dan membuat henry terkejut



"jangan bangun ,aku ingin terus memandang mu seperti ini" ucap henry




linzi gadis cantik dengan rambut panjang nya ,hidung nya mancung dengan bibir yang penuh ,membuat siapa saja yang melihatnya ingin mencium ny



tapi jelas henry akan menghalangin siapapun yang akan mendekati linzi




henry melepaskan handphone yang di genggam linzi dan mulai menggendong linzi untuk di pindahkan ke kasur linzi


henry menarik selimut untuk menutupi tubuh linzi



"good night" ucap henry sambil mencium kening linzi



henry sangat mencintai linzi ,lebih dari apa pun


lalu henry beranjak keluar untuk makan malam,


walaupun makan makan tanpa linzi tapi dia senang bisa melihat gadis nya tertidur dengan pulas






Pagi hari *



"huahhhh nyenyak nya tidur ku "linzi mulai terbangun tanpa sadar dia sudah pindah tempat tidur



"hmmm lah ko gua ada kasur sih ,bukan di sofa " ucap linzi



"ahh mungkin gua lupa bangun tengah malem terus pindah ke kasur " ucap linzi sambil menggaruk garuk rambut nya


__ADS_1



"ahhh waktunya masak buat sarapan"'(linzi berjalan sambil mengikat rambut nya )



*Di dapur*



"ahh masak apa ya " (ucap linzi sambil membuka kulkas)



"hmmm" sambil berfikir



"masak nasi goreng aja deh simple hehe" ucap linzi




tiba tiba pelayan datang menghampiri linzi



"non jangan masak lagi non nanti kalo tua tau dia ....... ( belum selesai ngomong)



"gpp ko ,nanti saya yang bilang ke pak henry hehe ".ucap linzi




pelayan tidak bisa menahan linzi karna dia bersikeras untuk memasak




"ah udah selesai ,oh iya saya akan siap siap ,boleh saya minta tolong untuk menatanya di meja makan " ucap linzi



"oh iya non ,non linzi boleh ke atas " ucap pelayan itu



" terima kasih" ucap linzi sambil tersenyum





Dikamar henry





Dikamar linzi



linzi selesai siap siap dan sudah rapi untuk berangkat kerja ,


dia memai rok selutut warna hitam ,dengam kemeja motif bungan warna pink


sangat cocok dengan tubuh kecil linzi



linzi beranjak keluar menuju tempat makan ,biasa nya henry sudah disana tanpa di panggil




"loh pak henry belum turun ya " tanya linzi kepada pelayan



"belum non ,biasa nya tuan sudah kebawah ,tapi seperti nya dia sedikit telat" ucap pelayan



"baiklah kita tunggu pak henry sebentar"ucap linzi



sudah hampir setengah jam linzi memunggu


tidak seperti biasa nya ,dia tidak mungkin telat ,dia orang yang sangat disiplin"batin linzi




"aku akan memanggil dia " ucap linzi




tok tok tok hen waktunya sarapan" ucap linzi



tok tok



"kenapa tidak ada jawaban" batin linzi

__ADS_1



linzi memberanikan diri untuk membuka pintu kamar henry


dan apa yang linzi liat


henry masih tertidur



"wahh ternyata dia masih tidur ,enak sekali bukannya berangkat kerja malah tidur "begitu linzi



linzi memberanikan diri untuk masuk kedalam



"hen bangun sudah pagi,apa kamu tidak bekerja " ucap linzi sambil membangunkan henry



"kenapa badan nya sepanas ini " ucap linzi terkejut karna saat memegang tangan henry sangat panas



linzi lalu memegang dahi henry



"auh sangat panas ,bagaimana dia bisa sepanas ini" linzi sangat panik dan dia langsung ke bawah untuk meminta kompres untuk henry



"ah permisi badan pak henry sangat panas ,tolong buat kan kompres ya".ucap linzi terburu buru



linzi lalu menelpon jeno ,



tut tut tut .......



"oh halo pak jeno ,ini saya linzi asisten pak henry" uca linzi



"hari ini pak henry seperti nya tidak bisa bekerja ,badan nya sangat panas " ucap linzi



"apa perlu ke dokter ,tapi saya tidak bisa mengantar karnaa ada meeting penting "ucap jeno



"ah tidak apa apa ,saya akan merawat pak henry "ucap linzi




"oh iya di laci kerja nya henry ada obat ,itu obat yang biasa dia minum ,ambil saja disana" ucap jeno



"baiklah terima kasih pak" ucap linzi



"oke aku serahkan henry padamu "ucap jeno



"hmm iya " ucap linzi malu ,




"non ini kompresnya untuk tuan" ucap pelayan



"terima kasih ,saya akan ke ata sebentar " ucap linzi



linzi langsung menuju kamar henry,linzi sangat takut jika terjadi sesuatu pada henry dia harus bagaimana





jangan lupa vote ya



IG : mitaalvianadevi










__ADS_1




__ADS_2