
RUMAH HENRY
"ahhh cape juga ternyata " linzi menjatuhkan tubuhnya pada kasur king size di kamarnya
"tabunganku benar benar habis seketika:(" ucap linzi menatap langit langit kamar nya
"tapi tidak apa ,aku bisa bekerja keras lagi hehe" ucap linzi menyemangati dirinya sendiri
dering telpon linzi tiba tiba berbunyi
"auh "linzi terkejut mendengar dering telpon
"ada apa dia menelpon " ucap linzi seraya mengangkat telpon nya
"emm halo" ucap linzi
"tidak ,aku hanya jalan jalan sebentar" kata linzi
"iya aku sudah di rumah" jawab linzi
"baiklah ,em bye " kata linzi mematikan telpon
"huu ,henry henry sekhawatir itu kah kamu padaku, aku bisa menjaga diriku sendiri" ucap linzi menatap pada layar handphone sehabis henry menelpon
KANTOR HENRY "Bris"
"masuk" ucap henry pada telepon kantor nya menyusuh seseorang masuk.
5 menit kemudian
"tok tok"
"masuk" kata henry ,dan seseorng membuka pintu dan ternyata adalah yumi
henry memang memanggil yumi karna ada sesuatu yang harus di kerjakan
"ada apa hen" tanya yumi
"ini file untuk meeting jeno ke rusia, teliti lagi " ucap henry menyerahkan pada yumi
__ADS_1
"oh ok, aku akan menyiap kan semua nya" jawab yumi lalu mengambil file dari tangan henry
"aku harus mulai membuat henry jatuh padaku" batin yumi
"hen" panggil yumi saat henry fokus pada layar komputernya
"ada apa" ucap henry dingin seperti biasanya
Henry hanya menatap layar komputernya ,dan yumi tiba tiba mendekati henry melewati meja kerjanya
"hen ada apa di bajumu" kata yumi sambil meraba dada henry
Henry dengan cepat menarik tangan yumi
"apa yang kamu lakukan" ucap henry sambil menahan tangan yumi
"aa aaku ,aku hanya ingin membenarkan dasimu saja" ucap yumi
"tidak perlu" kata henry sambil melepaskan tangan yumi dengan kasar
"auh" yumi pura pura kesakitan
"ta tapi hen ,aku ti..." ucapan yumi terpotong
"keluar " kata henry tegas
"baiklah" yumi pun melangkah keluar ,karna dia pun takut dengan tatapan tajam henry
"arghhhh gagal rencanaku " gerutu yumi saat keluar dari ruangan henry
MALAM HARI DI RUMAH HENRY
"selamat malam tuan henry" ucap pelayan
"linzi?" tanya henry
"nona linzi sedang menunggu tuan di ruang tengah" ucap pelayan ,dan henrypun langsung melanjutkan langkahnya
"linziii" panggil henry
__ADS_1
"linzii"
"kamu...." ucapan henry terhenti saat melihat linzi tertidur dengan tv yang sedang menyala
Henry pun tersenyum melihat linzi yang tertidur dengan cantik di depan nya
Hari ini henry memang sangat telat ,karna kerjaan yang begitu banyak mengharuskan henry untuk lembur hingga larut malam
"linzi ,heyyy bangun sayang " kata henry lembut
"enghhhh" lenguh linzi mulai membuka matanya
"kamu sudah pulang" kata linzi mulai terbangun saat sadar henry yang membangunkannua
"kenapa kamu tidur di sini?" tanya henry
"aku menunggu mu" kata linzi bangun dari posisi tidur nya
Henry menatap linzi dengan senyum yang mengembang sempurna,hati nya sangat senang ,karena ada seseorang istimewa yang rela menunggu nya hingga ketiduran di depan ruang tv
"kenapa kamu tersenyum " kata linzi karan henry tersenyum sambil menatap nya
"oh iya kanu sudah makan ,aku sudah menyiapkan makan malam untukmu,tapi mungkin sudah dingin ,aku panas kan dulu ya " ucap linzi sambil beranjak dari duduk nya
"tidak usah "ucap henry sambil menarik tangan linzi
"kamu sudah makan" tanya linzi
Henry menggelengkan kan kepalanya
"tidak usah dipanaskan ,aku makan seperti itu saja" kata henry karna tidak mau merepotkan linzi
"emm baiklah" kata linzi
"temani aku makan "pinta henry dengan manja dan membuat linzi terdiam sejenak untuk berfikir
"em baiklah baiklah" kata linzi sambil tersenyum
**Jangan lupa like komen dan klik TOMBOL LOVE ya
__ADS_1
ig : mitaalvianadevi**