
Pagi itu tidak perlu di jelaskan karena Henry hanya ingin membuat Linzi sedikit malu
akhirnya Henry memutuskan untuk pergi ke kamar mandi dan menenangkan pikiran nya
dia tidak mau membuat Linzi merasa terpaksa karena keinginan nya
Linzi yang merasa bersalah karena tidak bisa memenuhi kewajibannya masih termenung menunggumu Herny keluar dari kamar mandi
saat Henry keluar dari kamar mandi
"bee mandi ,aku akan membawamu keluar " kata Henry
"kemana ?" Linzi menoleh
Henry tidak menjawab dan mendekati Linzi
"siapkan barang barangmu ,kita pergi ke Bali" ucap Henry lembut
"seriusss ?" kata Linzi sangat bahagia
"emm " Henry mengangguk dengan senyum
"ok aku akan siap siap ". kata Linzi lalu beranjak menuju kamar mandi
"Yeyyyy baliii"ucap nya senang sambil sedikit berlari menuju kamar mandi
Henry hanya menatap heran Linzi sambil tersenyum
******
"Apa tidak akan ada wartawan di bandara " resah Linzi di perjalanan
"Kamu lupa siapa suamimu?" kata Henry dengan kesombongannya
"ishh ,aku serius" kata Linzi
"tenang lah aku tidak akan membuatmu menjadi mangsa para wartawan dan reporter" ucap Henry sambil tersenyum jahat
"tidak lucu" rengek Linzi
"aku serius sayang" kata Henry sedikit bercanda
"hemm " jawab Linzi cuek
*****
Sampai di bandara
"tenang kita lewat jalur VIP " kata Henry karena Linzi sangat gelisah saat akan turun mobil
"maksud nya?" bingung Linzi
"tidak akan ada yang memangsamu bee" canda Henry
" iiii tidak lucu" kesal Linzi
dan Henry malah tertawa
" kita lewat jalur VIP jadi tidak ada yang akan mengambil foto wajah cantik istriku ini" goda Henry di dalam mobil
"aishhhh" kesal Linzi
Linzi dan Henry pun keluar dari mobil
Linzi memasang kaca mata begitupun Henry
benar benar dua orang yang sangat serasi cantik dan juga tampan.
tidak bisa diragukan lagi ,cara mereka berjalan saling berdampingan membuat siapapun iri melihat nya.
saat berjalan tiba tiba Henry menggenggam tangan Linzi
seketika Linzi langsung menoleh ke atas untuk menatap Henry
__ADS_1
Tapi Henry tetap meluruskan pandangan.
tangan kanan Henry membawa koper dan tangan kirinya menggenggam tangan Linzi
"kenapa jantung ku berdetak secepat ini ,ini kan cuma gandengan tangan " batin Linzi
" bee paspor mu" kata Henry tapi tidak ada jawaban dari Linzi karena dia sibuk dengan pikiran nya sendiri
" bee "
" hah ,, apa ?" sadar Linzi
" paspor mu ?" kata Henry
" ooh " mengambil paspor di tas nya
" ini " memberikan nya pada Henry
Henry dan Linzi pun diantar ke ruang tunggu VIP oleh seorang pegawai wanita
"thank you" ucap Henry kepada pegawai itu
"kenapa kamu melamun?" tanya Henry saat di ruang tunggu
" hemm , tidak aku tidak melamun" jawab Linzi
"kenapa wajahmu memerah?" tanya Henry
" apa kamu sakit" kata Henry lalu menyentuh dahi Linzi
" tidak panas" ucap Henry
" iii aku tidak sakit" kata Linzi menyingkirkan tangan Henry
" sakit apanya yang ada jantungku mau copot" batin Linzi
"ooh iya kapan kita berangkat ?" tanya Linzi mengalihkan
" 30 Menit lagi"jawab Henry lalu duduk di samping Linzi
****
ada yang aneh batin Linzi
" kenapa sepi ,memang nya tidak ada yang pergi jalan jalan" batin Linzi tapi dia bengabaikan nya
saat masuk ke dalam pesawat
" Wahh wahhhhhhh" tertegun karena terkejut dan Linzi tidak bisa berkata apa apa
"bagus sekali" ucap Linzi
" ini pesawat pribadi?" tanya Linzi kepada Henry
" ini punyamu" bisik Henry
" Wahhhhh benar benar master" ucap Linzi begitu terkejut
" apa aku bisa memakai ini setiap pergi keluar negeri" kata Linzi berjalan sambil meneliti setiap tempat di dalam jet pribadi yang dimiliki oleh Henry
"pakai lah ini menjadi milikmu sekarang" kata Henry
" Wahhhh ada kamar tidur nya , ada dapur ny ,ada bar nya " heran Linzi sampai tidak bisa berhenti
"duduk lah kita akan bersiap untuk take-off" kata Henry
" ahh iya iya " Lalu Linzi duduk di samping Henry
"pakai seat belt nya" kata Henry sambil memasang seat belt Linzi
"ah aku tidak tau hehe" tanya lucu Linzi membuat Henry gemas
" menggemaskan,cupp" ciuman mendarat di bibir Linzi tapi kali ini dia tidak peduli karena sibuk melihat area jet pribadi Henry
__ADS_1
"berapa jam perjalanan kita ?" tanya Linzi
"7 jam kalo ga macet" jawab Henry bercanda
" memang nya pesawat bisa macet" bingung Linzi
" dasarrr " mengacak ngacak rambut Linzi sambil tertawa
"ishhhh, kamu kira aku bodoh" kesal Linzi
" lalu kamu hampir percaya " goda Henry
" aku hanya bingung bukan percaya" jelas Linzi
"baiklah baiklah " jawab Henry
" tidur lah perjalanan kita masih lama" kata Henry mengusap kepala Linzi
"aku boleh tidur di sana" menunjuk kamar tidur
" boleh ,asal berdua denganku" goda Henry
"ishh dasar mesummmm" ucap Linzi
pada akhirnya Henry dan Linzi terlelap di kamar tidur kecil dalam pesawat
tapi hanya Linzi yang tidur,Henry hanya ikut menemani istri kesayangan nya itu
"secepat itukah kamu tidur bee" ucap Henry lirih sambil merapihkan rambut Linzi yang menutupi wajah nya
" i love you ,cup " mencium kening Linzi
2 Jam kemudiannnnn
" enghhhh" lenguh Linziii lalu membuka matanya pelan pelan
Linzi melengkungkan senyumnya saat melihat Henry terlelap sambil memeluknya
Linzi tidur di atas tangan Henry yang menjadi bantalnya .
"kenapa wajah ini sangat sempurna" ucap Linzi Lirih sambil meraba setiap inci wajah Henry dengan pelan karena takut membuatnya terbangun
"hidup yang mancung bulu mata yang panjang ,bahkan aku yang perempuan tidak memiliki bulu mata yang seindah ini" ujar Linzi
" dan bibir yang " sambil meraba bibir Henry dan tidak melanjutkan kata katanya
"Bibir yang apa ?" ucap Henry membuat Linzi terkejut
"Ahkk " terkejut Linzi
"sejak kapan kamu bangun " tanya Linzi
"sejak kamu menyentuh wajahku" kata Henry dengan mata tertutup
" emm. aku hanya , hanya ..." jawab Linzi bingung
" apa aku sangat tampan" mendekatkan wajahnya pada wajah Linzi dan itu hanya berjarak sekitar 5 cm
sikap Henry semakin membuat jantung Linzi berdetak sangat cepat.
deg deg deg ,itu yang di rasakan Linzi sekarang
"aku tidak akan melakukan apa apa disini jadi Tidak usah takut" bisik Henry,tapi itu semakin membuat Linzi merasa malu dan canggung
"tidurlah ,aku akan keluar, cup"mencium kening Lizni
Henry tau Linzi butuh waktu sendiri untuk menenangkan pikiran nya ,jadi dia memilih keluar agar Linzi tidak merasa canggung
Haloooo guysssss
Gimana nunggu malam pertama yaa hehe
ditunggu ya jangan sampe ketinggalan
__ADS_1
love you guysssss
terus like komen dan klik tombol love yaaaaa