
"semuanya $ 213 " ucap kasir
Henry pun mengeluarkan kartu atm nya ,
kartu atm Henry berbeda dengan kebanyakan orang
Kartu atm berwarna Hitam yang sangat langka ,dan hanya di miliki oleh miliader miliader .
"Wahhh ternyata belanja ku hari banyak juga" gumam Linzi saat berjalan menuju parkiran mobil
Henry hanya tersenyum menatap Linzi yang terus mengoceh karna belanjanya Sangat banyak
dengan mendorong troli menuju parkiran mobil ,
Henry sempat menjadi pusat perhatian , karena begitu manis memperlakukan istrinya
Henry tidak membiarkan Linzi mendorong troli,sangat perhatian sekali
Hari ini pasti banyak media yang merilis artikel tentang mereka yang pergi berbelanja ,
memang sangat terkenal Seorang Ceo BRIS.
"Yukk" ajak Henry yangs telah selesai menaruh barang di bagasi mobil
Linzi pun mengangguk dan masuk ke dalam mobil
"langsung pulang ?" Tanya Henry
"emm" Linzi berfikir
" langsung pulang saja ,aku lelah " ucap Linzi
"siap sayang" sambil mengusap rambut Linzi
"Oh iya besok kan hari minggu ,apa kamu libur?" tanya Linzi
"emm " Henry mengangguk dan menoleh sebentar karena sedang fokus menyetir
"why?" tanya Henry
"nanti malam kita minum soju sampai puas okay?" ajak Linzi
" memang nya kanu sudah pernah meminum soju?" tanya Henry
" belum " dengan polos nya Linzi menjawab
" dasar" Henry menahan tawanya
#
"ahhh lelah nya " menjatuhkan dirinya di atas sofa
Henry pun mengikuti Linzi dan duduk di samping Linzi
"apa yang kamu pikirkan?" tanya Henry ,karena Linzi melamun dan menatap langit langit
" tidak "
"hanya ..... ternyata dunia tidak sekejam itu" ucap Linzi sambil menatap langit langit
Henry hanya tersenyum tipis mendengar ucapan Linzi
#
MALAM HARI
"bagaimana apa kamu siapa " tantang Linzi
2 gelas kecil sudah berada di depan Henry dan juga Linzi dengan 10 botol soju yang sudah tertata rapi di meja sofa depan ruang tv
Mereka memilih duduk di karpet agar lebih menikmati minum soju
" one shoot " ucap Linzi lalu meminum satu gelas kecil soju
" wahhhhh " menggidik " lumayan " kata Linzi dengan ekspresi lucunya
__ADS_1
Henry yany terlihat biasa saja saat meminum soju membuat Linzi semakin tertantang.
"walaupun lebih enak wine ,tapi ini bisa menyegarkan hihi" ucap Linzi
"sekali lagi " "one shoot" ucap Linzi
Lagi lagi ekspresi Linzi yang lucu , karena belum terbiasa meminum soju
satu botol telah habis , tapi Henry dan Linzi masih terlihat biasa saja,
belum panas ini hanya permulaan ,
3 botol sudah mereka meminum nya ,henry masih terlihat biasa saja tapi Linzi pipi mya sudah memerah dan terlihat lucu saat berbicara.
"segitu saja kemampuan mu" ucap Henry
" yaaaa " teriak Linzi yangs udah mulai mabuk
"aku masih sadar hehe " ucap Linzi dengan tawa nya
"dasarr " senyum Henry saat melihat istrinya yang begitu menggemaskan
5 Botol sudah
Linzi semakin tidak sadar ,tapi Henry masih terlihat biasa saja
Dia benar benar kuat .
Linzi tertawa sendiri dengan mata tertutup ,dan membuat Henry tersenyum saat melihat nya
" masih kuat?" tanya Henry
" hehe " Linzi malah tertawa mendengar pertanyaan Henry
"oooh kamu " menunjuk Henry
" ka raka hehe " sambil tertawa, Linzi mendekati Henry
" Kamu " sambil meraba wajah dan tubuh Henry
" oooh ABS nya " senang Linzi saat meraba bagian perut Henry yang begitu sixpack
" apa kamu sesenang itu melihat nya ?" kata Henry
"oooh " jawab Linzi mengangguk dan tersenyum
"ayo tidur ,kamu sudah mabuk" kata Henry sambil mengangkat Linzi dan menggendong nya ala bridal style
" ahhh aku belum mabuk " berontak Linzi saat Henry menggendongnya
" iya iya ,sekarang kita istirahat dulu" ucap Henry
" Ahh aku mau soju lagi " ucap Linzi tanpa sadar
Henry membawa Linzi ke tempat tidur ,dan menidurkannya
" ahh soju" gumam Linzi saat mata nya terpejam
Linzi sebenarnya sudah tidur tapi tanpa sadar dia mengoceh terus menerus
"soju " ucap Linzi
"menggemaskan" ucap Henry Lirih sambil menatap Linzi
" tidurlah " ucap Henry lalu menarik selimutnya
" ahh sojuuuuu"
"iya besok kita minum soju lagi ya sayang"
Linzi kembali tertidur saat mendapatkan usapan lembut dari Henry
" biasa nya dia bertingkah aneh saat mabuk ,apa karna ini soju ?" gumam Henry bertanya tanya
Biasanya sata meminum wine ,Linzi akan bertingkah aneh dan membuat Henry takut , karena Linzi membuat 2 kepribadian saat mabuk
__ADS_1
Tapi kali ini Linzi diam saja dan tidak bersikap aneh
#
"ahh kepalaku "
" ahh pasti gara gara minum soju tadi malam" ucap Linzi yang mencoba bangun
Linzi pun berjalan dan melihat Henry sedang berada di dapur
"duduk lah " ucap Henry yang meminta Linzi duduk di meja makan
" aku sudah membuatkan soup pereda mabuk" kata Henry
" oooh " jawab Linzi malu
" ternyata segitu saja " ledek Henry
" ishhh " sengit Linzi
." aku ,aku hanya baru pertama meminum soju" bantah Linzi
" baiklah , cepat makan soup mu " pinta Henry sambil menahan tawanya karena melihat Linzi malu dan wajah nya memerah
"oh ,terima kasih" sambil menunduk dan mencoba memakan soupnya
" a ... a.. apa aku bertingkah aneh lagi saat mabuk?" tanya Linzi ragu
" Emmmmm" Henry pura pura berfikir
" jujur saja " kata Linzi
" emmmmm " pura pura berfikir
" tidak ,kamu baik tadi malam" kata Henry tersenyum
" ahh syukurlah " ucap Linzi lega
" tapi ingat "
" apa ?" kata Linzi
" jangan pernah minum dengan laki laki lain" tegas Henry
"bagaimana mungkin aku minum dengan lak......." Linzi tidak melanjutkan bicaranya karena Henry sedang menatap nya dengan tajam
" baiklah aku tidak akan minum dengan laki laki lain" kata Linzi merubah jawaban nya karena Henry menatap nya tajam
Linzi tau Henry hanya ingin mendengar ucapan yang bisa membuat nya lega saat mendengar alasan Linzi.
Henry pun langsung tersenyum saat Linzi menjawabnya.
"gadis baik" kata Henry sambil tersenyum ,membuat Linzi menoleh dan ikut tersenyum
**HAY GUYSSSSSSS JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
DAN KLIK TOMBOL LOVE YA ❤️❤️❤️❤️
*OH IYA GUYSSS AKU MAU CURHAT
AKU ABIS PUTUS SAMA PACAR AKU
PLEASE KASIH PENCERAHAN DONG
AKU HARUS GIMANA
SEDIH BANGET DEHH
SUMPAH
KOMEN DI BAWAH YA GUYSSSS
__ADS_1
AKU HARUS GIMANA*** :(