CEO Sombong

CEO Sombong
usahaaaa


__ADS_3

*BLACK*


Henry sedang duduk di depan computer di temani dengan salah satu tim nya yaitu James .James adalah peretas handal yang direkrut oleh Henry sejak dulu.


Kumpulan computer-computer dan juga alat canggih lainya mengelilingi ruangan gelap yang hanya ada sinar dari layar layar itu.


“boss dapattt” ucap James


Henry pun langsung memutar tempat duduk nya mendekati James yang ada di dekat ny.


Ternyata Linzi dibawa paksa oleh anak buah Atada dan benar kata Jeno itu ulah Bara.


Video cctv yang memperlihatkan betapa Linzi berusaha sekuat tenaga kabur dari mereka,Henry melihat rekaman cctv dengan tangan yang tanpa sadar mengepal sempurna dan matanya yang menyiratkan kebencian yang mendalam.


“boss mereka berhenti di daerah timur “ kata James yang sedari tadi sibuk mencari arah mobil yang membawa linzi lewat kekuatan meretasnya yang hebat lebih hebat dari Henry ya walaupun Henry pun sudah sangat hebat.


“gimana James” datang Jeno mencari tau


“minta ayan dan lainnya pergi ke timur,mereka membawa Linzi ke daerah timur” ucap Henry dengan menatap rekaman itu tanpa berkedip.


“Hen setau gue disana emang ada villa si Atada “ ucap Jeno


Henry pun seketika langsung menengok kearah Jeno


Tatapan mata bertanya membuat Jeno langsung mengerti


“dulu dia pernah bilang mau liburan di villa yang ada di timur kan hen?” kata Jeno menjelaskan


“cari tau alamat villa Atada” pinta Henry kepada James yang langsung di tanggapi oleh James.


“Benar boss daerah timur” ucap James setelah 5 menit mencarinya ,sangat cepat bagi James hanya mencari sebauh alamat saja.


tanpa berlama lama Henry langsung bergegas meminta Ayan dan anak buah nya untuk berangkat menuju daerah timur


“aktifkan GPS pada hpku dan kirim ke handphone Ayan” kata Henry kepada James dan di iyakan oleh James


Henry pun lalu beranjak menuju markas besar dengan penuh senjata yang sangatt lengkap, menyeramkan bagi yang melihatnya ,tempat sangat rahasia dan juga penuh dengan senjata.


“Jeno ,Tedi ikut saya” ucap Henry


“siap boss” jawab Tedi dan Jeno srentak

__ADS_1


“Ayan ,siapkan anak buah mu,kalian pergi duluan “ kata Henry sambil mencoba senapan panjang yang sudah terpegang kuat di tangan Henry


“siap boss” ucap Ayan


“serius hen kita ga melibatkan polisi” kata Jeno


“gue engga mau Linzi kenapa kenapa” kata Henry


Henry tidak mau sampai Linzi terluka sedikitpun karena ancaman dari Bara yang melarang Henry mencari Linzi dengan polisi,karena jika mereka mendengar Henry bekerja sama dengan polisi Linzi bisa dalam bahaya.


Henry tidak mau mengambil resiko karena tim nya sendiri pun yakin bisa menghadapi anak buah atada.


“kita berangkat “ ucap Henry lalu melangkahkeluar membawa senjata yang sudah ia siapkan.


Begitupun Jeno dan Tedi yang sudah bersiap dengan senjata nya masing masing.


Walaupun ini sebenarnya illegal tapi ini demi kebaikan Linzi jadi Henry tidak bisa tinggal diam.


*LINZI ,VILLA ATADA*


Linzi masih terkurung di sebuah kamar mewah yang sebenarnya cukup nyaman jika ditinggali,tapi karna Linzi menjadi sandera mereka ini menjadi sangat menakutkan.


Ceklekkk……suara pintu terbuka


“makan” ucap seorang laki laki membawa nampan berisikan makan dan juga minum,lalu dia berlalu keluar dan kembali mengunci ruangan itu


Linzi hanya diam saja tanpa merespon sedikitpun ,bahkan menatappun tidak.


Linzi hanya duduk di sudut kamar dengan kaki di tekuk untuk bertumpu tangan nya.


Dia sangat sangat ketakutan ,menyedihkan melihatnya seperti itu ,Henry pasti akan menghajar siapapun yang membuat wanita merasa terancam seperti ini.


“Henry aku rindu kamu” ucap linzi lalu menenggelamkan kepalanya pada kedua tangan nya di atas kaki yang di lipatnya untuk menutupi tangisannya .


*******


“Linzi aku rindu kamu” batin Henry dengan matanya yang sayu mengingat senyum Linzi yang sekarang sulit ia temui


Henry sedang menuju daerah timur untuk menemukan keberadaan Linzi di ikuti oleh anak buah nya .


Henry menyiapkan banyak pasukannya untuk berjaga jaga jika sesuatu yang buruk terjadi disana.

__ADS_1


“Hen Ayan sama anak buah nya udah nyampe disana” ucap Jeno memberi informasi


Lalu tiba tiba Jeno mendapat telpon


“ hallo ,gimana yan” tanya Jeno ternyata yang menelpon adalah Ayan, Henry yang berada di belakang ikut mendengarkan percakapan Jeno dan Ayan


“Bang jen ,sepertinya nona Linzi benar disini” ucap ayan membuat semua orang yang di mobil Henry Jeno dan ,Juga Tedi yang sedang menyetir kebingungan


“maksudnya ,yang jelas” ucap Jeno


“banyak penjaga bang Jen” “semua sudut rumah ada penjaganya dan keliatannya juga banyak cctv pemantaunya bang” kata Ayan


“ kalian tunggu disitu jangan sampai ketauan kita sebentar lagi sampai” kata Jeno


“ ok bang” Jawab aayn lalu Jeno pun mematikan sambungan telpon nya


“Gimana hen sepertinya ,ada orang di ruangan cctv pemantau mereka” kata Jeno


Henry pun sedikit berdiam lalu meraih ponsel nya lalu menelpon seseorang yang kira kira bisa memecahkan semuanya.


“ halo” “ James Ayan sudah sampai di villa nya” “ sambungkan cctv nya dan matikan sementara saat anak buah ayan masuk “ kata Henry


“ok “ kata Henry lalu mematikan telponnya


Setidaknya sekarang mereka tidak begitu cemas karena James dapat


Mengubah arah cctv dan juga mematikan cctv dari jarak jauh,dengan kemampuannya yang sangat luar biasa.


“masuk sudah aman” ucap Jeno menelpon ayan untuk memberi instruksi


“hati hati” kata Jeno lalu mematikan telponnya.


“Berapa menit lagi kita sampai?” Tanya Henry


“30 menit lagi boss” ucap Tedi mengira-ngira


“Percepat” kata Henry


“siap boss” Tedi pun langsung menambah kecepatan nya agar bisa sampai dengan tepat waktu


JANGAN LUPA LIK,KOMEN,DAN KLIK TOMBOL LOVE YA GUYSSSS

__ADS_1


IG : MITAALVIANADEVI


HAY GUYSSS TETAP SETIA MENUNGGU NOVELKU YA JANGAN PERGI KEMANA MANA HEHEHEHE


__ADS_2