CEO Sombong

CEO Sombong
kebaikan


__ADS_3

KANTOR HENRY


"aku mengantar nya dulu" ucap jeno mengantar hanna ,


"kamu baik baik saja " tanya henry sambil membantu linzi duduk dan mengambil tentengan yang berada di tangan linzi


"hemm " ucap linzi mengangguk sambil tersenyum


"ah itu aku bawa makan siang untukmu" ucap linzi tersenyum


henry tau sebenarnya linzi masih memikirkan tentang hanna ,wajah linzi benar benar tidak bisa berbohong


" terima kasih" kata henry sambil tersenyum


" ,kamu sudah makan?" tanya henry


*linzi benar benar tidak mendengarkan henry ,linzi malah melamun memikirkan hal lain


"hey" kata henry karna linzi melamun*


"ah maaf ,apa? " ucap linzi tersadar


"kamu masih memikirkannya?" tanya henry fokus kepada linzi


"emm " sambil berfikir


",hanna satu satu nya teman yang dekat denganku ,jadi aku..." ucapan linzi terpotong


"aku tau ,tapi dia sudah keterlaluan linzi ,aku tidak bisa membiarkan orang lain bisa mencelakaimu seperti itu lagi" ucap henry


"iya aku tau , aku hanya tidak percaya kenapa dia bisa melakukan itu" ucap linzi ,wajah linzi benar benar sedih karna ini


"dia hanya memanfaatkan mu saja " ucap henry


linzi terdiam mencerna semua kata kata henry dan kejadian hari ini ,linzi harus lebih berhati hati untuk berteman.


"mulai sekarang lebih berhati hati jangan membuat aku mengkhawatirkan mu ,ok?" ucap henry


"emmm" ucap linzi mengangguk dan tersenyum.,henry pun lalu memeluk linzi dalam posisi duduk


"gadis cantik" ucap henry sambil mengusap kepada linzi

__ADS_1


henry pun melepas pelukan nya dan mulai membuka bekal makan yang di bawakkan oleh linzi


"kamu yang membuat ini semua?" tanya henry sambil membuka bekal makan


"hemm " uca linzi tersenyum


"ooh enakk " ucap henry memuji linzi


"berbohong " ucap linzi


"serius ini enak " ucap henry sambil menikmati makanan nya


*linzi pun tersenyum melihat henry makan makanan yang di bawakan nya *


"kamu tidak akan menemaniku makan?" ucap henry


"aku sudah makan di rumah" ucap linzi tersenyum


"apakah seenak itu?" ucap linzi heran karna melihat henry makan dengan lahap


"emmm" ucap henry sambil mengangguk linzi yang melihat tingkah henry pun sontak membuat linzi tertawa kecil


"hati hati,seperti anak kecil saja " ucap linzi membersihkan sudut bibir henry karna henry makan dengan cepat sampai berantakan


"ah aku mau mengajakmu ..." ucapan henry terpotong karna tiba tiba ada masuk ke dalam ruangan henry


Ceklekkkk pintu terbuka


henry dan linzi pun sontak langsung melihat ke arah pintu


"ketuk dulu sebelum masuk" ucap henry dingin


"ah maaf hen ,aku mau menyerahkan berkas untuk meeting besok" ucap yumi


"letakkan di meja " ucap henry ,lalu henry pun fokus kembali kepada linzi


"aku akan mengajakmu keluar " ucap henry kepada linzi


"ok" ucap linzi tersenyum dan henrypun sebaliknya


"ada hubungan apa sebenarnya mereka" batin yumi sambil melihat mereka berdua ,

__ADS_1


"bahkan henry tidak pernah tersenyum seperti itu di depanku ,dasar jalang" batin yumi ,yumi benar benar kesal kepada linzi


karna selama yumi kenal henry ,henry tidak pernah tersenyum setulus itu padanya ,tapi dengan linzi henry begitu nyaman dan bisa seasik itu


"ada perlu apa lagi" ucap henry kepada yumi


"oh itu besok jam 10 jangan lupa " ucap yumi sadar karna terlalu lama di dalam ruangan henry


"ok " ucap henry lalu yumi pun melangkah keluar


"dasar jalang ,bagaimana dia bisa merayu henry sampai henry menurut seperti itu padanya " gerutu yumi


saat berjalan menuju meja kerja nya yumi melihat jeno yang baru saja keluar dari lift


"ah itu jeno " ucap yumi


"jen ,jenoo"panggil yumi


"apa yumikuu " ucap jeno berjalan mendekati yumi


"sini ikut aku" ucap yumi membawa jeno ke tangga darurat


"mau kemana yumiku ,jangan jangan kamu mau berbuat yang enggak enggak" ucap jeno bercanda kepada yumi


"ih dasarr " kesal yumi


"aku mau tanya ,jawab jujur ok?" ucap yumi dengan mata tajam dan serius ,jeno pun mengangguk


"ada hubungan apa antara henry dan linzi si jalang itu" ucap yumi serius


jenopun benar benar bingung harus menjawab apa


"kamu kan tau dia asisten pribadi henry" ucap jeno mencari alasan


"hemm berbohong" ucap yumi sambil menatap mata jeno dengan tajam


"aku selalu jujur padamu yumi ku" ucap jeno dengan gaya khas nya yang suka bercanda


"awas saja jika kamu berbohong , abisss" ucap yumi dengan mata seram nya lalu melangkah pergi


"auhhh ,menyeramkan " ucap jenoo geleng geleng

__ADS_1


**Jangan lupa like komen dan klik tombol love ya


ig : mitaalvianadevi**


__ADS_2