CEO Sombong

CEO Sombong
kenyang


__ADS_3

bunyi telepon Linzi berdering


"emm hallo" ucap Linzi


"aku di masih kamar hotel" kata Linzi


" iya aku tidak pergi kemana mana ,jangan khawatir " ucap Linzi


" emm fighting , cepat pulang" lalu menutup telponnya


"sedang sibuk pun masih saja khawatir " gumam Linzi


Linzi pun melanjutkan menonton tv ,karena tidak ada kegiatan lain yang harus ia lakukan


liburan nya harus menunggu Henry pulang karena selain Linzi tidak bisa bahasa Jepang sebenarnya Linzi bisa saja memakai bahasa Inggris , tapi karena alasan lain dia tidak bisa pergi kemana mana


Melirik ke boneka besar pemberian Henry


"huu lihat lah tuanmu ,dia begitu khawatir " ucap Linzi sambil menatap boneka nya


13.00


"Bee " suara Henry


"Bee"


Henrypun melihat Linzi yang sedang tertidur di sofa depan tv


perlahan langkah nya mendekati Linzi dengan senyum manis Henry


Henry pun menunduk dan pelan pelan membelai wajah Linzi


" maaf membuatmu menunggu " ucap Henry Lirih


Linzi yang merasa ada yang menganggunya pun seketika terbangun


" ahh kamu sudah pulang " dengan senyuman nya


"emm ,mau pergi jalan jalan?" kata Henry


" mauuuu " dengan semangat nya Linzi menjawab dan langsung terbangun


" dasarr " dengan mengusap kepala Linzi


"ganti baju kita pergi makan siang " ucap Henry


"siapp sayang "Linzi pun dengan cepat berlari untuk berganti baju


10 menit kemudian


" ayoooo berangkat " kata Linzi


"semangat sekaliii " ledek Henry


"ahhh ayo pergi jalan jalan" dengan wajah imut nya


" sekali lagiii " ucap Henry


" aku ingin jalan jalan " dengan ekspresi yang membuat Henry menahan tawa nya


"tidak perlu pakai ini " kata Henry sambil menahan tangan Linzi saat akan memakai masker wajahnya


"nanti ada berita yang aneh aneh gimana " ucap Linzi


"Aku tidak peduli ,aku ingin semua orang tau kamu milikku :)" kata Henry


Linzi yang mendengar nya pun tanpa sadar terus menatap Henry dengan penuh cinta


" apa kamu tidak masalah dengan berita berita di luar sana " tanya Linzi


" emm aku sudah biasa menjadi terkenal " sombong Henry dengan wajah nya yang so ganteng


" ishhh dasar " mencubit perut Henry


" awww sakit bee" dengan wajah lucu menahan sakit


" udah ah ayo berangkat " kata Linzi


****


"wahhhhh akhirnya bisa keluar kamar hotel " ujar Linzi


"sesenang itu kamu pergi dengan ku" sombong Henry


"ishhh ,kalo kamu tidak selalu khawatir aku sudah pergi jalan jalan sendiri " gerutu Linzi

__ADS_1


" iya iya maaf maaf " sambil mengusap rambut Linzi


"wahhhh aku mau beli itu " tunjuk Linzi ke arah pedagang pinggir jalan


Linzi pun langsung berlari dan memakan makanan semua yang dia mau


Henry yang melihat nya pun hanya tersenyum dan heran


"sini sini , pelan pelan makannya " membersihkan sisa makanan di sudut bibir Linzi


" aaaaa ini enak aaaaa" Linzi berusaha menyuapi Henry


Henry yang tadinya tidak mau mencoba karena di paksa oleh Linzi dia jadi memakannya


"mmm enak bee " kata Henry terkejut


"aku bilang juga apa ,tidak semua makanan enak dari restoran mahal huh " ujar Linzi


Henry pun ikut memakan semua makanan yanga da di jalanan bersama Linzi


" ahkkkk aku kenyang sekali " ucap Linzi yang kelelahan dan duduk di sebuah bangku bersama Henry


" kamu makan semua yang ada disini " ucap Henry


" emmm " Linzi mengangguk ngangguk sambil memegang perut nya


" kita pulang istirahat" ucap Henry


" kamu pikir aku sanggup berjalan sampai Hotel " gerutu Linzi


" siapa yang menyuruh mu makan begitu banyak" kata Henry


"kar ... karena enak semuaaaaa " dengan nada kesal


" dasarrr menggemaskan " tawa Henry melihat Linzi kesal


" sini " Henry berjongkok di depan Linzi ,untuk menggendong Linzi


" haah " terkejut Linzi


" kamu bilang tidak sanggup berjalan kan ,sini naikk " kata Henry


"cepat naik " kata Henry


Linzi pun dengan ragu ragu naik ke punggung Henry dan Henry pun menggendong Linzi


" yaaaa " teriak Linzi


" bercanda sayang " tawa Henry


" bagaimana nanti kalau aku sudah melahirkan anak dan menjadi gendut lalu jelek " ucap Linzi


" kamu tetap cantik bee " ucap Henry


" emm bohong "


" kamu pikir aku menikahimu karna kamu cantik saja "


" aku menikahimu karna kamu Linzi ,seperti apa kamu nanti ,aku tetap mencintaimu " kata Henry yang seketika menghentikan langkahnya


" emm " Linzi tersenyum malu di balik punggung Henry


" mengerti ?" tanya Henry


" iya " sambil terus tersenyum Linzi semakin jatuh cinta oleh Henry


" sudah turunkan aku " saat sampai di depan Hotel


"ahh " Henry meregangkan tangannya ,karena sedikit lelah menggendong Linzi


walaupun tidak berat tapi tetap saja menggendongnya sampai ke hotel membuat tangan Henry kram


" ahhh lelah nya " Linzi menjatuhkan Tubuhnya di atas tempat tidurnya


" mandi dulu sayang " kata Henry


" kamu duluan saja ,aku lelah " ucap Linzi


" padahal aku yang berjalan menggendong nya " batin Henry


"sayang mandi " saat Henry selesai mandi


"bee "


" dasar , habis makan tidur " ucap Henry dengan senyum nya

__ADS_1


" i love you " mencium kening Linzi


Henry pun mengangkat tubuh Linzi untuk membenarkan posisi tidur nya dan menarik selimut nya


Henry pun kembali membuka Laptop nya dan bekerja selagi Linzi tidur.


tiba tiba sebuah email masuk di pesan nya


"Anastasya"


nama yang tertera di sudut atas laptop nya


Dengan Ragu Henry membuka nya


ternyata sebuah file foto saat dia kuliah dulu


Untuk apa Anastasya mengirim foto seperti ini"batin Henry yang mengabaikan semua pesan Anastasya


13.20 Malam


Linzi terbangun dari tidur nya dan mencari Henry yang ternyata tidak ada di samping nya


" kamu masih bekerja" suara lembut Linzi membuat Henry langsung menengok


"iya bee ,kamu kebangun?" tanya Henry


" emm " Linzi bangun dan mendekat kepada Henry


"sini " Henry meminta Linzi duduk di samping nya


" kenapa belum tidur?" tanya Linzi


" aku masih mengerjakan ini " menunjuk pada laptopnya


"kamu tidur lagi gih"suruh Henry


"eemmm " menggeleng kan kepalanya


"aku mau disini nemenin kamu " ucap Linzi


Henry tersenyum sambil mengusap kepala Linzi dan meletakannya di pelukan nya


"ini apa" tanya Linzi sambil fokus pada laptop Henry


"apa ada masalah dengan meeting hari ini " tanya Linzi


" tidak ,ini hanya proposal untuk izin produk baru di Singapore " ucap Henry


" oooh " Linzi mengerti


"besok lusa kita pulang " ucap Henry


" emm " Linzi mengangguk


" maaf tidak bisa liburan lebih lama" Henry sedikit menyesal


" tidak apa apa ,aku mengerti suamiku adalah orang paling sibuk " kata Linzi tersenyum


" terima kasihh " "cup" mencium kening Linzi


tanda terima kasih karena sudah mengerti dan tidak menuntut banyak hal .


"Besok malamada acara makan malam ,dandan yang cantik okey" ucap Henry sedikit bercanda


" memangnya aku jelek " cemberut Linzi


" kamu cantik ,tidak dandan pun ,semua orang akan merasa iri melihat mu" puji Henry membuat Linzi tersenyum malu dan membuat Pipi nya memerah


" ishh dasarr "


**HAY GUYS


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


DAN KLIK TOMBOL LOVE YA


TETAP #STAYHOME YA GUYSSS


SAMA SAMA KITA LAWAN COVID-19


LEBIH BAIK MENCEGAH .

__ADS_1


JANGAN SAMPAI KITA GA BISA PERGI HANGOUT LAGI GARA GARA CORONA YANG GA ILANG ILANG:'(


LOVE YOU GUYSSSSS**


__ADS_2