CEO Sombong

CEO Sombong
Malu


__ADS_3

kantor Henry


"blacklist semua jalan Anastasya ,jangan sampai dia bisa bergerak " ucap Henry dengan tatapan tajam


" siap boss" jawab Jeno


Jeno pun melangkah keluar.


Jam menunjukan pukul 12.00


waktunya makan siang dan istirahat untuk semua karyawan kantor Henry , Begitu pun Henry sang pemiliknya,


"Halloo bee" ucap Henry yang menelpon istrinya


" emm hallo" suara ceria Linzi membuat Henry seketika tersenyum mendengarnya


" lagi apa?" tanya Henry


" menonton tv, aku bosan " ucap Linzi


"emm maaf" ucap Henry menyesal


" kenapa meminta maaf?"


"Kalau kamu ingin pergi jalan jalan pergi lah aku tidak melarang mu" ucap Henry


"benarkah ?" ceria Linzi


"tapi dengan keamanan dan penjagaan" ucap Henry mematahkan semangat Linzi


" aku tidak suka jadi pusat perhatian:(" ucap linzi


"di rumah saja ,kamu bisa menonton drama korea sepuasmu " kata Henry memenangkan


" tapi tetap saja aku ingin pergi menikmati udara segar" kata Linzi


" pergi denganku nanti malam "


"janjiii?" senang Linzi


" iya sayang "


" baiklahh , semangat bekerja nya sayang"ceria Linzi


" emmm i love you bee" ucap Henry


" love you too sayang" jawab Linzi


Henry pun menutup sambungan telponnya


tok tok


"masuk " ucap Henry


"Anastasya baru saja sampai " kata Jeno


" awasi terus " kata Henry dengan sorot mata tajam nya


Jeno pun mengerti dan berlalu pergi


#


"oh sudah pulang? " sapa Linzi ceria


" emmm " " cup" mencium kening Linzi yang sedang memasak di dapur


" bagaimana kerja hari ini?" tanya Linzi


"its fine ,not bad" dengan sedikit lesu Henry menjawab ,Linzi yang melihat nya mengerti , Henry tidak dengan suasana hati yang baik


"Mandi dan ganti bajumu ,kita makan malam" kata Linzi


Henry pun melangkah ke kamar nya untuk mandi dan berganti baju


30 menit kemudian,


Henry keluar dari kamarnya dengan rambut basah yang membuatnya semakin mempesona


"Woahhh" Linzi yang melihat nya pun ikut terpesona ,walaupun Linzi sering melihatnya tetap saja dia masih memuji ketampanan Henry


"sadar Linzi" memukul pipinya sendiri


" apa aku akan terus merasa deg deg an setiap melihat dia selesai mandi" batin Linzi

__ADS_1


"heyy " " kenapa melamun" ucap Henry


" sempurna" tanpa sadar Linzi mengucap


"Hahh" bingung Henry


"tidak tidak ,duduklah kita makan" ucap Linzi


Henry pun menuruti perintah Linzi dan duduk di depannya


"Enak bee " puji Henry


" aku pintar memasak" sombong Linzi dan memuat Henry tertawa


" aku percaya " kata Henry dengan tawa nya


"kamu ketawa " kata Linzi


"haah?"


"cerita sama aku ,ada apa?" kata Linzi


" tidak ada apa apa ,aku hanya merindukan senyummu" kata Henry berbohong


" kamu tidak akan bisa membohongi aku " kata Linzi dengan percaya diri


" iya iya aku percaya " dengan tawa kecil nya


" ada apa?" tanya Linzi lagi


" Anastasya disini" kata Henry


"oooh " jawab Linzi santai


" oooh?" bingung Henry


" lalu?" ucap Linzi


"dia bisa menyakiti mu lagi bee?" tegas Henry


" kamu lupa ? aku adalah istri Henry Aditama ,dia tidak akan berani menyentuhku lagi" dengan wajah yang lucu membuat Henry kembali tersenyum


"kenapa ketawa?" tanya Linzi


"menggemaskan" kata Henry tersenyum manis


#


"cup" Henry mencium kening Linzi


"tidur yuu" ajak Henry


" emm nanti " Linzi masih asik menonton televisi


"Tidur atau ......"


" ahh Henry gelii " dengan tawa nya Linzi berusaha menahan tangan Henry


"Hen stop ahh geli" tawa Linzi semakin menjadi akibat ulah Henry


" bee stop iya iya kita tidur" ucap Linzi yang berusaha lepas dari gelitikan Henry


" ahh aduh aku sakit perut " ucap Linzi sambil menahan tawa nya


" makanya ayo tidur" ucap Henry tersenyum puas


" dasar jahatt " kata Linzi lalu berlari menuju kamarnya


" awas yaaa " kata Henry sambil tertawa melihat tingkah Linzi yang sangat menggemaskan


#


Kamar


"bee"


"hemm" jawab Henry


"bee"


" apa sayang" jawab Henry


" emm, aku ingin bekerja" kata Linzi membalikkan badan nya agar menatap Henry

__ADS_1


Henry pun membuka matanya dan menatap Linzi


Henry terdiam sejenak sambil menatap Linzi


"kamu ingin bekerja apa, kamu bisa menulis dan lanjutkan menulismu ,aku akan mendukungmu " kata Henry


"aku ingin menulis lagi ,tapi tidak ada inspirasi karna aku selalu di rumah" kata Linzi dengan wajah sedihnya


"pergi dengan reksa agar aku tidak khawatir" kaya Henry


" emmm" wajah Linzi sedikit kecewa mendengar jawaban Henry


"bee kamu berbakat menulis ,aku sudah membaca nya ,aku bisa membantumu menjadi penulis terkenal" kata Henry agar Linzi kembali bersemangat


" emm" menggeleng kan kepalanya


"aku ingin berusaha dengan kemampuan ku sendiri" kata Linzi


"Baiklahh mulai besok aku akan mulai menulis lagi " kata Linzi


" good ,ini Linzi yang aku kenal" sambil mengusap kepala Linzi


Linzi pun tersenyum melihat Henry yang begitu menyayangi nya,


" tidurlah" menarik kepala Linzi agar berada di pelukannya


"Ooh iya ,aku boleh kan datang ke kantor mu kapan saja ?" tanya Linzi


" Tidak ada yang bisa melarang nyonya Henry " ucap Henry , membuat Linzi tersenyum bangga mendengarnya


"cup" mencium Kening Linzi


" bee?" panggil Linzi


" emmm"


"kamu tau kenapa perempuan sangat suka dicium kening?"


"why?"


"karena itu sangat romantis " kata Linzi


" tapi ini lebih romantis"


"cup " tiba tiba Henry mencium bibir Linzi


" yaaa" Linzi terkejut


" whyyy"


Linzi malah tersenyum malu dan tidak menjawab


Henry kembali memeluk Linzi, dan Linzi menenggelamkan wajah nya di pelukan Henry karna malu ,dan pipinya kembali memerah


"apa kamu akan terus malu setiap aku mencium mu?" ledek Henry


" yaa" teriak Linzi sambil mencubit Henry


" aww ,iya iya maaf maaf " kata Henry


" aku suka melihat wajah mu memerah seperti itu" lagi lagi Henry meledek Linzi


" aawwwww sakit bee" rengek Henry karena Linzi kembali menyubitnya


"love you sayang" kata Henry


Linzi tidak menjawab tapi dia tersenyum senang di balik pelukan Henry


HAY GUYS


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


DAN KLIK TOMBOL LOVE YA


TETAP #STAYHOME YA GUYSSS


SAMA SAMA KITA LAWAN COVID-19


LEBIH BAIK MENCEGAH .

__ADS_1


JANGAN SAMPAI KITA GA BISA PERGI HANGOUT LAGI GARA GARA CORONA YANG GA ILANG ILANG:'(


LOVE YOU GUYSSSSS**


__ADS_2