CEO Sombong

CEO Sombong
penculikan


__ADS_3

CAFE CROWN


"hanna maaf ,aku harus pulang" ucap linzi menyesal


"hmm, kita harus ketemu lagi nanti ok" ucap hanna sambil tersenyum agar linzi tidak merasa bersalah


"ok ,aku pulang dulu ya,oh iya hari ini aku yang traktir " ucap linzi sambil tersenyum


"tapi.." ucapan hanna terpotong


"tidak menolak ,kamu bisa membelikan ku makanan saat kita bertemu lagi nanti" ucap linzi tersenyum


"ok baiklah " ucap hanna


"bye hanna" ucap linzi


"bye bye" ucap hanna


saat linzi melangkah keluar hanna masih duduk di cafe itu ,hanna terlihat menelpon seseorang


dering telpon linzi berbunyi


"iya hallo" ucap linzi


"aku sedang berjalan menuju stasiun kereta"ucap linzi


"iya siap ,bye" juga linzi tersenyum lembut


saat linzi sedang berjalan menuju stasiun kereta tiba tiba ada mobil hitam berhenti di dekat linzi dan seseorang turun dari mobil.


"hallo gadis cantik" ucap seseorang


"kalian ,mau apa kalian kesini" ucap linzi ketakutan


"ayo masuk sayang " ucap salah satu orang menyuruh linzi masuk kedalam mobil


" tidak " ucap linzi segera berlari


Mereka adalah anak buah Atada yaitu bara dan antek antek nya

__ADS_1


"mau lari kemana manis" ucap seseorang menahan linzi


"saya mohon lepaskan saya ,saya mohon" ucap linzi sambil berusaha melepas orang yang menahan nya


"bawa masuk " perintah bara


Bara adalah atasan para pesuruh atada .


"saya mohon lepasin " ucap linzi menangis


di seberang jalan ada seseorang memakai mobil hitam yang memantau linzi sedari tadi


"boss benar mereka membawa nona linzi boss" ucap seseorang di dalam mobil menelpon henry


"ikuti terus ,saya segera kesana" ucap henry


Kantor henry


"arghhh brengsek" ucap henry keluar dari ruangan nya terlihat terburu buru


"hen kamu mau kemana" ucap yumi yang melihat henry pergi terburu buru ,henry tidak menjawab pertanyaan yumi bahkan henry pun tidak menengok sedikit pun kepada yumi


"yahh hen " ucap yumi sedikit teriak tapi percuma karna henry sudah di dalam lift


HENRY


"cepat ikuti tedi sekarang " ucap henry sangat tegas di balik telpon lalu langsung mematikan telpon nya


"awas saja jika berani menyentuh wanita ku sedikit saja "ucap henry sambil mengepalkan tangan nya ,benar benar menyeramkan ,mata nya benar benar menyiratkan kebencian


henry berjalan keluar gedung BRIS banyak mata memandang henry ,


berjalan gagah dengan wajah marah begitu menyeramkan ,tapi bagi orang orang ,henry sangat keren.


"saya antar pak"ucap petugas atau penjaga di depan lobby gedung henry


"kunci " pinta henry sangat dingin


dan setelah henry menerima kunci dia bergegas pergi mengendarai mobil nya sendiri

__ADS_1


saat mobil nya keluar BRIS jeno tiba tiba keluar dari lift untuk mengejar henry dan keluar menuju lobby BRIS


"kemana pak henry" tanya jeno kepada penjaga


"pak henry langsung pergi pak " ucap penjaga nya


*telpon jeno berdering*


"suruh anak buat tedi ke alamat yang udah gue kirim" ucap henry di telpon


"ada apaan hen" ucap jeno penasaran


"linzi dibawa sama anak buat atada ,cepat jangan banyak tanya" ucap henry lalu mematikan telpon


"siapkan mobil" ucap jeno kepada penjaga


"siap pak" ucap penjaga


jeno masuk kembali ke dalam untuk mengambil perintah dari henry


"hallo yan kumpulin semua anak buah ,alamat udah saya kirim" ucap jeno di telpon


"siap boss" ucap ayan di balik telpon


jeno pun menutup telpon dan menuju ke atas,


"yumi ,urus kantor dulu hari ini" ucap jeno terlihat buru buru


"ada apa sih sebenarnya,tadi henry keluar tanpa bilang sekarang lu sama nya" ucap yumi kesal


"gue pergi dulu" ucap jeno tanpa berkata panjang lebar


"eh jeno tunggu dulu, jeno" panggil yumi tapi jeno pergi saja dengan terburu buru


"arghh pada aneh orang orang" kesal yumi


**jangan lupa LIKE KOMEN DAN KLIK TOMBOL LOVE


IG : mitaalvianadevi**

__ADS_1


__ADS_2