CEO Sombong

CEO Sombong
masalah


__ADS_3

Henry sontak langsung bangun karena terkejut oleh perkataan linzi


"yaa ,apa barusan kamu melamarku?" kata henry


Linzi pun ikut bangun dari posisi tidur nya


"tidak ,aku hanyaa ..." linzi gugup dan malu karena mengucapkan kata kata yang seharusnya henry yang mengatakan nya


"ahkkk sudah lah lupakan saja" kata linzi berusaha turun dari kasur henry


"hey ,mau kemana" henry malah menahan tangan linzi


"aku mau ,ke toilet sebentar" kata linzi ,padahal linzi sengaja ingin menghindari henry


"sini dulu" henry pun menarik linzi agar lebih dekat dengan nya


"ahkk" linzi terkejut karna henry menarik nya dan tepat berhenti di depan wajah henry ,hampir saja linzi mencium wajah henry


"aku sudah melamarmu saat ulang tahunmu ,dan sekarang kamu melamarku kembali ,hemm " kata henry dengan wajah heran dan meledek linzi


"aku hanya ,hanyaaa berkata saja" bantah linzi


"kita menikah bulan depan" ucap henry


"haah" linzi terkejut


"cepat sekali " tanya linzi


"aku sudah tidak tahan" jawab henry asal


"maksudmu?" tanya linzi,


Henrypun mendekatkan wajah nya pada linzi dan membisikan sesuatu di telinga linzi


iiih dasar mesum mesum mesum" kata linzi sambil memukul henry


"iya iya stop aku hanya bercanda" kata henry


"sakit bee" dengan wajah so kesakitan


"lagian kamu ngeselin" kata linzi


"aku hanya bercanda ya walaupun ada benarnya juga"kata henry


"ihhhh" linzi mencubit perut henry


"awwww sakitttt" rintih henry

__ADS_1


Linzi pun melepaskan henry ,dan henrypun memegang perutnya karna linzi mencubit nya cukup keras


Henry pun menarik linzi kepelukannya tanpa penolakan linzi pun berada di pelukan henry


"kamu benar benar mencintaiku kan" kata linzi di pelukan henry


"pertanyaan yang sangat konyol" kata henry


"hemm?" mendongakan kepala nya ke atas


"aku mencintaimu linzi ,cup" kata henry mencium sekilas bibir linzi


Linzi pun membalas dengan senyuman dengan wajah yang memerah karna malu oleh sikap henry yang begitu manis padanya


suara dering telpon henry


"angkat dulu telponnya" kata linzi


"tidak mau" ucap henry


Henry dan linzi sedang menonton tv di kamar henry ,henry pikir untuk apa mengangkat telpon ,hanya menganggu waktu mereka berdua


"angkat dulu siapa tau penting" kata linzi


Henry pun meraih handphone nya


"iya " dengan suara dingin nya


"bee aku harus ke kantor sebentar " kata henry turun dari kasur nya


"ada masalah ?" tanya linzi


"masalah kecil " kata henry berjalan menuju ruang pakaian yang ada di sudut kamar ny ,tempat menyimpan baju sepatu tad jam tangan dan sangat tertata rapi di kamarnya


"aku ikut?" tanya linzi


"tidak usah ,aku akan segera pulang" kata henry


"hemm baiklah" ucap linzi


"di rumah ya ,jangan pergi kemana mana tanpa memberiku tahuku ,ok?" ucap henry menghapiri linzi sambil mengusap rambut linzi


"hemm" sambil mengangguk dan tersenyum


"gadis cantik ,aku berangkat dulu,cup" kata henry mencium kening linzi


"hati hati" kata linzi

__ADS_1


Henry pun berangkat menuju kantor nya karna ada urusan mendadak


"ahkkk aku harus meneruskan menulis ku" kata linzi menuju kamar nya untuk menulis yang tertunda karna henry selalu mengganggunya


****


****KANTOR BRIS****


Henry berhenti di depan lobby bris dan jeno sudah menunggu disana


"gimana" tanya henry kepada jeno


"gawat hen ,kita harus ke singapore besok"kata jeno sambil menunjukan sesuatu di dalam tablet apple yang di pegangnya kepada henry


"ok kita berangkat besok" kata henry setelah melihat nya


Mereka berdua berjalan sedikit terburu buru untuk menuju ruangan henry


"Hen , bagaimana ini" sapa yumi saat melihat henry dan jeno berjalan di hadapan nya


"ke ruanganku" kata henry


"ok " ucap yumi


Ruangan henry


Henry ,jeno ,dan yumi sedang duduk di sofa yang ada di dalam ruangan henry dengan sangat serius ,seperti nya mereka membahas hal yang sangat genting sampai harus meeting mendadak di hari libur .


"ok kita ke singapore besok" kata henry


"siap pak " kata yumi ,yumi kadang bersikap formal dan informal kepada henry ,walaupun henry teman nya sejak dulu ,tapi dia tetap atasan nya dalam hal kerja


Henry pun beranjak dari duduknya


"mau kemana?" tanya yumi


"pulang "ucap henry tanpa menengok ke arah yumi dan langsung berjalan menuju pintu lalu keluar


"sabar ya yumiku" kata jeno tapi lebih ke arah meledek yumi


"diem lo" kata yumi lalu mengikuti henry keluar


"kenapa semua orang selalu ninggalin gue sendiri ,emang nya gue makanan basi apa" kata jeno ,


"ok gue akan pergi mencari pasangan hidup dulu" kata jeno


Jeno memang selalu menjadi penengah di antara henry dan yumi sejak dulu ,jeno tidak pernah memihak kedua sahabatnya itu ,dia selalu menjaga sahabatnya agar tidak bertengkar karna masalah perasaan yang bertepuk sebelah tangan seperti yang dialami yumi.

__ADS_1


**Jangan lupa like,komen ,dan klik tombol love ya guyssss


Love youuu semua nya**


__ADS_2