CEO Sombong

CEO Sombong
hari special


__ADS_3

Mata Henry saling bertatap dengan Linzi yang sedari tadi jantung nya terus terpacu seperti ada pompa di dalamnya


Sentuhan tangan Henry membuat pipi Linzi semakin memerah


Dan sekarang tatapan Henry membuat Linzi tidak bisa berbuat apa apa


Tatapan mata yang membuat Linzi jatuh hati dan juga luluh seketika


Perlahan Henry mendekati wajah Linzi


Dan semakin mendekat hingga suara tarikan nafas Linzi pun terasa oleh Henry


"Cuppp " ciuman mendarat di bibir Linzi berbuat nya terkejut seketika


Semakin lama Linzi semakin menikmati ciuman yang di berikan oleh Henry


Ciuman hangat dan juga manis yang membuat Linzi semakin merasa panas karena udara yang sesak


"Ahh ,a a aku mau mandi dulu " tiba-tiba Linzi melepas ciuman nya dan mendorong tubuh Henry sedikit menjauh


" Oh. ah iya maaf ,aku akan keluar " jawab Henry canggung


Dan Henry pun beranjak keluar


"Waahhhh jantung ku rasanya mau copottt " kaki Linzi terasa lemas dan dia terjatuh di lantai sambil memegangi gaun nya yang hampir terlepas karena resleting nya yang sudah lepas


Saat Henry keluar dari kamar mandi dia berhenti sejenak di depan pintu


"Ada apa dengan ku ,sabar Henry " ucap nya sedikit frustasi lalu berjalan keluar kamar


30 Menit kemudiannn


Linzi keluar dari kamar mandi perlahan ,dia tidak terbiasa berbagi kamar dan juga berganti pakaian di depan orang lain


Tapi saat Linzi keluar dia melihat ke sekeliling kamar terlihat kosong


"Kemana dia " batin Linzi

__ADS_1


Lalu Linzi dengan leluasa keluar dari kamar mandi tanpa ragu


Setelah berganti baju Linzi keluar dari kamar untuk mencari Henry


Karena tidak biasanya dia keluar tanpa pamit


"Henn" panggil Linzi saat menuruni tangga


"Henn " "kamu dimana " ucap Linzi


"Henn " Linzi mencari di depan ruang tengah dan ruang keluar ga sampai ke dapur pun Linzi tidak bisa menemukan keberadaan Henry


"Kemana sih ,henn " cari Linzi sambil berjalan menuju taman belakang dimana tempat pernikahan nya di laksanakan


Dan Linzi melihat Henry duduk di bangku taman belakang


"Ya ampun hen ,aku mencarimu dari tadi ,tapi kamu disini" kata Linzi berjalan mendekati Linzi


"Apa bee " senyum Henry


"Emm " Linzi menggelengkan kepalanya


lalu Linzi berjalan dan duduk di samping Henry


"apa " tanya Linzi


"tidak , aku hanya ingin kamu ada di sampingku seperti ini " kata Henry


"dasarrr " ucap Linzi


"ooh iya ,kamu ingin makan apa " tanya Linzi


" aku tau kamu tidak sempat makan saat acara tadi kan ?" kata Linzi


" bagaimana kamu tau ?" tanya Henry


" kamu sibuk dengan teman teman mu dan juga tamu penting mu " kata Linzi dengan nada yang lucu

__ADS_1


" istri yang pintar " ucap Henry mengusap rambut kepala Linzii


" mau makan apa ?" tanya Linzi


" apapun " kata Henry


" tidak bisa ,harus request ,aku bingung nanti " kata Linzi


" emmm aku mau makan " berfikir sejenak


"ini " menunjuk bibir Linzi


" yaaa " teriak Linzi dengan tatapan matanya yang tajam


" aku hanya bercanda " tawa Henry


" aku akan makan apapun yang kamu buat " kata Henry sambil memeluk Linzi dari samping


"baiklah " ucap Linzi dengan senyum manisnya


" aku akan buat nasi goreng " ucap Linzi


" emm ok " kata Henry


Linzi pun beranjak dari tempat duduk nya


tapi Henry tiba-tiba menarik tangan Linzi sehingga dia jatuh di pangkuan Henry


" ah , yaaaa " Linzi terkejut


" jangan lama ya ,aku benar benar sudah lapar ,cuppp " mencium bibir Linzi dengan sengaja


" ishhhh " Linzi terlihat malu dan langsung beranjak berdiri dan berlari kecil agar Henry tidak melihat wajah nya yang memerah karena malu


hayyyyy guysssss selamat malammmm hehe


jangan lupa vote terus ya

__ADS_1


jangan lupa like komen dan juga klik tombol love nya


love youuuuu


__ADS_2