
Ngurah Rai International Airport
Henry dan Linzi telah sampai di Bali,Indonesia
"wahhh kita sampai di Bali" kata Linzi begitu excited
"pakai jaket mu" kata Henry
" tidak mau ,kamu tau kan Bali itu panas ,jadi aku sengaja memakai baju seperti ini" ucap Linzi
Linzi memang memakai crop top pendek dengan tali kecil ala Korea ,
"kamu sudah pesan hotel kan ?" tanya Linzi
tapi Henry malah menggelengkan kepalanya
" Hen seriusss " rengek Linzi
" mana mungkin aku keluar negeri tanpa persiapan" ucap Henry sambil membawa koper
" emm bagus bagus " ucap Linzi
" wahhh benar benar sangat berbeda dengan negara kita " ucap Linzi saat keluar dari dalam bandara
" kita naik taxi?" Tanya Linzi
"tidak " jawab Henry tenang
"lalu?"
"tuhh " menunjukan mobil sport putih yang sudah menunggu di depan bandara
"Haah , mobil siapa?" bingung Linzi
Henry pun berjalan mendekati mobil putih yang sangat mewah itu diikuti oleh Linzi yang masih bingung ,bagaimana mungkin Henry membawa mobil sampai ke Bali ,
Lalu ada seorang laki laki memberi kunci kepada Henry
" thank you" ucap Henry kepada seorang laki laki itu ,lalu pergi meninggalkan Henry dan juga Linzi
" itu siapa ?" tanya Linzi
" manusia " jawab Henry terus bercanda
" ahh aku seriusss " kata Linzi
Tapi Henry malah sibuk memasukan koper nya ke dalam mobil
" cepat masuk ,kita akan pergi ke pantai " bisik Henry di telinga Linzi
" benarkah?" dengan matanya yang berbinar
" baiklahh ,cepatttt " ucap Linzi sangat gembira
" dasarr ,sangat mudah membuatnya tersenyum seperti itu" gumam Henry saat menutup pintu Linzi
" Ayoo cepatttt hennn" kata Linzi menjadi tidak sabaran
" iya sayangg " ucap Henry tersneyumm
Henry pun melajukan diikuti oleh suara teriakan Linzi yang begitu excited karena bisa datang ke Bali.
__ADS_1
" Ini hotel atau villa ?" tanya Linzi saat sampai di depan Lobby sebuah Hotel dengan nuansa khas Bali tapi lebih seperti villa
" ayoo turun " kata Henry
lalu Henry dan Linzi turun dari mobil ,dan seorang petugas membawa koper mereka
" Welcome to viceroy villa pak Henry "ucap seorang laki laki dengan baju seperti batik dan juga ikat kepala
dan Henry membalas dengan senyum nya
Linzi pun menunduk kan badan nya untuk menghormati
Henry dan juga Linzi dipersilakan masuk dan di antar oleh petugas menuju kamar mereka
" silakan mari saya antar" ucap petugas itu dengan senyum
" ini kunci nya ,Jika ada apa apa langsung hubungi petugas ya pak ,saya permisi" kata nya
" terima kasih " ucap Henry dan juga Linzi
" waahh ini Sangattt baguss ada kolam renang pribadinya ,dan ada pemandangan hutan nya , wahhh indah sekaliii " ucap Linzi yang langsung berlari menuju kolam renang dan balkon yang langsung menghadap ke hutan tropis yang sangat indah
Henry tersenyum melihat Linzi begitu bahagia ,
" apa kamu senang?"
" ahhh" Linzi terkejut karena tiba tiba Henry memeluknya dari belakang
" iya aku sangat senang " membalikan badan nya lalu " cup " memberi kecupan kepada Henry
" gitu doang" ucap Henry
"apanya ?" tanya Linzi
" ishhhh"
dan Henry malah tertawa melihat ekspresi wajah Linzi
" Mau berenang atau jalan jalan " kata Henry
" jalan jalannn " ucap Linzi kembali excited
" bagaimana kamu tersenyum seperti itu " tanya Henry karena senyum Linzi begitu menggoda dengan matanya yang berbinar karena senang
" ahh ayo ayo " kata nya malah memaksa
" apa kamu tidak lelah ,kita perjalanan sangat lama " kata Henry
" tidakk ,aku ingin jalan jalan" ucap Linzi senang
" baiklah ,aku ganti pakaian dulu " kata Henry
" jangan memakai pakaian formal ,kamu kira kita sedang bekerja " ucap Linzi kesal
" iya sayang " ucap Henry sambil mengacak ngacak rambut Linzi
" iiiiii " kesal Linzi
10 Menit kemudian
" yuukkk " kata Henry
__ADS_1
" wahh kamu lebih tampan memakai baju ini " ucap Linzi begitu menikmati suaminya yang tampan itu
"terima kasih " " cupp" mencium kening Linzi
Henry dan Linzi pun keluar dari hotel untuk berjalan jalan
suasana malam di Bali sangat terasa dan juga menyegarkan
" aku ingin tinggal disini " ucap Linzi
" apa kita perlu pindah kesini " kata Henry
" bisa kah?" kata Linzi
" aku mencintai negeriku " bisik Henry dan membuat kedua nya tertawa
"aku lelahhh " rengek Linzi
" kita ke hotel " kata Henry
" tapi aku "
" aku apa ?, ada yang ingin kamu beli lagi ?" tanya Henry
" ti tidakk " gugup Linzi mengingat kembali ke hotel pasti Henry meminta sesuatu
Henry pun mengajak Linzi menuju mobil untuk pulang ke hotel karena ini sudah jam 11 malam
10 Menit kemudiannn
"ahhh lelah nya "ucap Linzi menjatuhkan tubuhnya ke atas tempat tidur
"bee ganti baju dulu " kata Henry
" iya sebentar " kata Linzi beranjak dari tempat tidur nya dengan sisa sisa tenaga
Rasa canggung sangat terasa saat Linzi keluar dari toilet untuk berganti baju
Henry terlihat sudah duluan berada di dalam selimut membelakangi nya
Dengan sangat hati hati Linzi ikut tidur di samping Henry
"huffff" Linzi terlihat bingung harus apa ,dan dia ikut membelakangi Henry
" apa dia benar benar sudah tidur " batin Linzi
" syukur lah " batin Linzi
Tapi tiba tiba tangan Henry melingkar di Perut Linzi dan memeluk Linzi dari belakang dalam posisi tidur
" kamu belum tidur?" tanya Linzi
" aku tidak bisa tidur" jawab Henry
" gelii hen " kata Linzi ,karena Henry malah mengelus perut Linzi
"sekarang boleh?"tanya Henry
" emm" jawab Linzi
" emm apa , boleh ?" tanya Henry sekali lagi
__ADS_1
hayyyy guyssss jangan lupa Like ,Komen ,dan Klik tombol love ya ,jangan lupa vote juga guyssssss