CEO Sombong

CEO Sombong
akhirnya terjadi


__ADS_3

"Iya boleh " ucap Linzi lirih


"i love you " ucap Henry


tangan Henry mulai bergerak liar di atas dada Linzi


"aku akan melakukan nya dengan sangat lembut " bisik Henry langsung mencium bibir Linzi


Malam itu adalah malam paling membahagiakan untuk Henry dan juga Linzi


bermainlah dengan imajinasi kaliannn hehehehe


PAGI


"Enghhhh" lenguh Linzi


" good morning sayang" sapa Henry


Dan Linzi membalas dengan senyuman


" nyenyak tidurnya ?" tanya Henry


" emm " ucap Linzi mengangguk


Tubuh Linzi dan Juga Henry terbungkus selimut tebal karena mereka berdua tidak memakai pakaian sehelai pun


" Mandi yukkk kita jalan jalan" kata Henry


" emm aku lelahhh" ucap Linzi


" sakit" ucap Linzi lirih


" maaf kan aku" sesal Henry


" tapi aku senang " kata Linzi


" kamu sudah menjadi milikku selamanya" ucap Henry lalu memeluk Linzi lalu mencium kening Linzi


Henry dan juga Linzi sudah rapi dan siap untuk keluar


Linzi tidak mau menyia nyiakan waktu liburan nya hanya di dalam kamar hotel


" aku ingin ke pantai " ucap Linzi


" ok " kata Henry dengan senyuman nya


Henry pun memasuki mobil diikuti dengan Linzi


" bee aku ingin punya baby" bisik Henry saat di dalam mobil sebelum berangkat


" yaaaa "Linzi sedikit terkejut


" kamu tidak mau punya anak dengan ku?" kata Henry


" Bu ... bukan begitu , aku hanya ..." belum selesai berbicara


" tenang saja aku akan melakukan nya setiap hari sampai kita mendapatkannya " canda Henry


" ishhhh dasar mesumm " kata Linzi


Dan Henry hanya tertawa karena berhasil menggoda gadis polos di sampingnya itu


********


" wahhh aku suka pantai " ucap Linzi saat sampai ditujuan nya

__ADS_1


" sekarang jam 4 " Linzi melirik jam nya


" ok sebentar lagi akan ada sunse " katanya


" Yuk turun" kata Henry


" kenapa kita tidak menginap disini ,aku suka melihat pemandangan pantai " ujar Linzi sambil memandangi indah nya pantai tidak jauh dari tempat ia parkir


Henry malah diam sambil memandangi Linzi


Senyum Linzi membuat Henry selalu luluh ,membuat Henry selalu jatuh cinta lagi lagi dan lagi


" kenapa kamu melihat ku seperti itu " bingung Linzi


" ada yang salah dengan wajahku " kata Linzi sambil meraba wajah nya


" cantik " kata Henry


" ishhhh " Linzi tersenyum


" aku ingin kesana " menunjuk ke air


" Yukkk "kata Henry


"tunggu " kata Linzi


" lepas sepatu mu " ucap Linzi


" why?" tanya Henry


" akan lebih menyenangkan tidak memakai sepatu " kata Linzi sambil melepas sepatu putih nya dan berlari melewati Henry


Henry malah tersenyum melihat tingkah menggemaskan Linzi


Henry sangat heran bagaimana bisa ia sesenang itu hanya dengan melihat pantai


" aku benar benar sangat jatuh cinta " batin Henry sambil menatap Linzi


"hati hati " kata Henry karena Linzi bermain air seperti anak kecil


" aku ingin tinggal di dekat pantai " ucap Linzi


" hemmm " respon Henry


" bee stop bee " Linzi terus memainkan air dan dengan sengaja membasahi tubuh Henry


" nakal ya " kata Henry


" rasain niih " Henry pun membalas Linzi


" ahhh Henry basah ,stop hen " rengek Linzi


" kamu yang duluan " kata Henry tertawa


tiba tiba Linzi pun kembali membalas Henry


" bee basah ,dasar curang" kata Henry


" ahahahahahaha " Linzi puas menertawakan Henry karena dia menjadi lebih basah


" aku akan balas di kamar" bisik Henry


" dasar mesum ,rasain iniiii " kata Linzi semakin semangat....


" bee bee stop iya iya ampun ampun " ucap Henry sudah pasrah

__ADS_1


Linziii tak henti henti nya tertawa ,


walaupun Henry menjadi basah kuyup tapi dia senang karena Linzi tertawa sangat lepas di depannya


Tanpa Linzi sadari waktu semakin sore dan yang di tunggu tunggu


" bee lihat kebelakang" kata Henry


" Halah " sontak Linzi langsung menengok


" wahhhh indahhh " kata Linzi sangat kagum saat melihat sunset yang begitu indah


" benar benar cantikkk " ucap Linzi


Henry pun tiba tiba memeluk Linzi dari belakang sambil menikmati sunset


" sangat cantik " ucap Henry


" emm " Linzi setuju dan mengangguk


" seperti kamu" kata Henry


Linzi tersenyum malu ,untung saja Henry sedang tidak melihat nya ,mungkin jika melihat wajah Linzi dia akan menggoda nya lagi .


" terima kasih sudah mau menjadi istriku" ucap Henry


" i love you " kata Linzi


" i love you too" jawab Henry


******


" bee ambilin baju ku" teriak Henry di dalam kamar mandi


" iya sebentar " jawab Henry


tok tok " Linzi mengetuk kamar mandi


" ini cepat buka " kata Linzi


" mana " membuka pintu dan menampakan kepalanya


Linzi pun menyerahkan baju Henry


" terima kasih sayang " kata Henry dengan senyum nakal nya lalu menutup pintu kembali


"Hen cepatttt aku ingin mandi juga " kata Henry


" iya iya " kata Henry


" sana mandi " ucap Henry saat keluar dari kamar mandi


" ooh iya besok kita harus kembali" kata Henry


" haah?" Linzi pun menghentikan langkah nya saat Henry memberitahu nya


" ada pekerjaan yang harus aku selesaikan " jelas Henry


" hemm baiklah " pasrah Linzi lalu memasuki kamar mandi untuk berganti pakaian


HAY GUYSSSSS JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN KLIK TOMBOL LOVE YA


JANGAN SAMPAI KETINGGALAN UPDATE AN CEO SOMBONG HEHEHEHEHE


MAAF BIKIN KALIAN NUNGGU TERUS:'(

__ADS_1


__ADS_2