CEO Sombong

CEO Sombong
linzi malu


__ADS_3

07.30 kamar linzi


"huahhh " linzi menguap dan masih memejamkan matanya ,sepertinya linzi masih pusing bekas mabuk tadi malam


"ahh jam berapa ini" ucap linzi meraih handphone nya di atas laci sebelah tempat tidur nya


"masih pagi ,auh kepala aku ,pasti gara gara minum ,arghh linzi linzi" ucap linzi yang masih di balik selimut ,tidak menyadari apa yang dia lakukan tadi malam


"sudah bangun" kata henry yang sedang berdiri dan menyender di dindin depan tempat tidur linzi


Linzi sangat terkejut saat mendengar suara henry ,dan langsung melihat ke arah henry


"sejak kapan kamu disitu" tanya linzi terkejut ,lebih terkejut lagi saat linzi menyadari bahwa dia tidak memakai baju ,


"a apa yang kamu lihat" kata linzi saat dia menarik selimut untuk menutupi tubuhnya


"apa kamu mengumpat dengan tatapanmu " ucap henry karna tatapan mata linzi benar benar tajam


"ti tidakk" ucap linzi gugup


"cepat mandi kita sarapan" pinta henry ,dan dia mulai melangkah keluar,


linzi masih bingung dan terdiam di atas tempat tidur nya ,linzi berusaha mengingat kejadian tadi malam


" satu lagi. jangan pernah minum dengan orang lain" tegas henry


"mengerti " tegas henry sekali lagi


"emm" kata linzi sambil mengangguk


linzi semakin bingung dengan ucapan henry,tapi dia mengangguk karna bingung harus jawab apa


"auuhh" sambil memegang kepala.


" apa tadi malem gue bikin masalah" kata linzi

__ADS_1


Linzi pun beranjak ke kamar mandi ,karna pasti henry sudah menunggu di bawah


"selamat pagi nona linzi " sapa para pelayan saat linzi turun dari tangga


"selamat pagi" sapa linzi sambil tersenyum


Linzi terlihat sedikit canggung karna tatapan henry,pasti linzi melakukan hal yang salah tadi malam ,sehingga henry menatap nya dengan tajam


"pagii " sapa linzi canggung kepada henry


linzi sangat menjaga sikap nya pagi ini ,linzi lebih berhati hati dari pada biasanya


"redakan dulu mabukmu" ucap henry menunjukan soup agar linzi meredakan bekas mabuknya


"terima kasih" ucap linzi ,lalu mencoba soup nya ,linzi benar benar berhati hati karna henry sedari tadi hanya menatap nya


"kamu ingat tadi malam " tanya henry tiba tiba


"uhuk uhuk" linzi batuk karna henry bertanya tiba tiba saat linzi makan


"minum " ucap henry menyodorkan minum


"aku ingat tadi malam ,karna aku tidak begitu mabuk" ucap linzi percaya diri ,dan membuat henry terkejut


"kamu ingat?? coba jelaskan apa yang kamu ingat" tanya henry serius


"emm" linzi berfikir sejenak


"aku makan steak dan minum wine "ucap linzi


"lalu" tanya henry


"aku minum wine ,lalu kita pulang ,dan aku masuka ke kamarku :) " ucap linzi dan henry menatap nya heran


"itu yang ada di ingatan mu" kata henry heran

__ADS_1


"heemm" jawab linzi percaya diri


"aku ..." ucap linzi tiba tiba terdiam dan tidak meneruskan ucapan nya ,karna tiba tiba ada bayangan di ingatan nya


"aku apa?" tanya henry


"ahhh ingatan apa itu" batin linzi dan matanya terbelalak karna terkejut dengan ingatan nya


"arghhhhh bodoh" ucap linzi dan langsung menunduk malu


"kamu sudah mengingat nya" ucap henry santai


"maaf" kata linzi sambil menunduk malu dan canggung


"awas saja kamu berani minum dengan pria lain " ucap henry menekankan lagi kepada linzi, linzi hanya menunduk mengingat kejadian tadi malam


"iya" ucap linzi


"iya apa?" tanya henry


"tidak akan minum dengan pria lain" ucap linz menunduk


"aku bahkan terkejut dengan kepribadian ganda wanita di depanku ini " ucap henry


"aku tidak..." ucapan linzi terpotong


"kamu benar benar berani tadi malam" ucap henry berdiri dan berbicara mendekat ke wajah linzi ,


henry pun lalu pergi meninggalkan linzi


"arghhh dasar linzi bodoh" sesal linzi memukul kepala nya sendiri


linzi yang membuat henry heran karna linzi begitu berani tadi malam ,


"kenapa selalu bodoh setiap mabuk" gerutu linzi

__ADS_1


**jangan lupa lile komen dan klik tombol love ya


ig : mitaalvianadevi**


__ADS_2