CEO Sombong

CEO Sombong
menulis


__ADS_3

***Tidak apa jika dia ingin pergi


Jangan pernah menahan nya


Dia pasti sudah berfikir berkali kali


Saat ingin melepaskanmu


Mungkin lebih baik mengikhlaskan


Dari pada bertahan tapi malah membuatmu sakit


Cinta bukan tentang memiliki saja tapi bagaimana menghargai lebih dalam


*mita*


aku kasih puisi lagi buat ucapan maaf karna terlalu lama ga update hehe


**********


Pagi


"enghhhh" lenguh linzi dengan mata terpejam


"good morning" ucap henry yang sedari tadi menatap wajah linzi tanpa linzi sadari


"emmhhh" linzi malah menarik selimut untuk menutupi wajah nya


"ayoo bangun " ucap henry sambil membuka selimut linzi


"sebentar lagi aku masih ngantuk" ucap linzi memejamkan matanya kembali


"bangun atau kitaaaaa ...."


"iya iya aku bangun" ucap linzi ,karna dia tau henry pasti akan berbuat yang aneh aneh


"ok cepetan mandi kita ke kantor " kata henry turun dari tempat tidur


"untuk apa ,aku kan sudah tidak bekerja disana" kata linzi


"memang nya ada yang memecatmu?" tanya henry


Linzi malah memasang wajah polos sambil menggelengkan kepalanya


"kamu ke kantor sebagai calon istriku ,bukan sebagai karyawan " ucap henry


"haah" linzi masih tidak mengerti maksud henry


"sudahlah cepat mandi , aku tunggu di bawah" ucap henry keluar lalu menutup pintu

__ADS_1


sedangkan linzi malah berfikir keras tentang maksud henry tadi ,dia masih tidak mengerti kenapa dia harus pergi ke kantor


"ahhhhh" nafas berat linzi saat mencoba memasuki kamar mandi dengan terpaksa


1 jam kemudian


Henry sudah di meja malan untuk menunggu linzi ,tapi dari tadi tidak ada tanda tanda linzi keluar dari kamar nya


tok tok tok


"linzi "


"bee"


tok tok


"kemana dia" batin henry


"aku masuk" ucap henry


Karna tidak ada jawaban henry pun membuka pintu pelan pelan


"lin......" ucapan henry terhenti seketika


"astaga linzi ,tertidur sehabis mandi " ucap henry saat melihat linzi tertidur di masih memakai handuk kimono nya ,dengan kaki sedikit ke lantai


Henry mengangkat tubuh linzi untuk membenarkan posisi tidur nya


"i love you" ucap henry " cupp" lalu mencium kening linzi


Henry pun melangkah keluar untuk berangkat kerja


Henry tidak akan membuat linzi kesulitan ,dia tidak mungkin membangunkan linzi hanya untuk menemaninya bekerja


11.25


"enghh huah" linzi meregangkan tubuhnya fan menguap


"jam berapa ini" ucap linzi lalu melihat jam kecil di meja samping tempat tidur nya


"jam setengah 12 " ucap linzi terkejut


"ahhhh ketiduran " ucap linzi saat sadar dan melihat dia masih memakai handuk


Linzi pun berganti pakaian dan turun ke bawah untuk makan siang


"henry?" tanya linzi kepada pelayan


"tuan henry sudah berangkat tadi pagi non" ucap pelayan

__ADS_1


"kenapa dia tidak membangun kanku " ucap linzi bingung


"tadi tuan henry berpesan untuk tidak membangunkan nona linzi " ujar pelayan


"ooh terima kasih" ucap linzi sambil tersenyum


Linzi selesai makan siang ,seperti biasa linzi akan membersihkan sisa bekas makan nya ,dia akan mencuci piring sendiri walaupun pembantu selalu melarangnya


*********


Linzi sedang duduk di taman belakang dengan laptop di pangkuan nya


Linzi terlihat begitu sibuk dengan ketikan ketikan pada laptop yang ia pegang


"arghhh benar benar susah ,aku kira nenulis itu gampang" gerutu linzi


"ayoo linzi fokus fokus " ucap linzi menyemangati dirinya sendiri


Linzi kembali melanjutkan menulis walaupun kadang dia merasa frustasi memikirkan setiap kata demi kata yang ingin dia tulis


Linzi meletakkan laptop di meja samping yang ada di dekat nya


Linzi terdiam sejenak menikmati sore yang benar benar membuat nya merasa tenang dan nyaman


"indah nya" ucap linzi


Rumah henry memang benar benar membuat linzi nyaman dan merasa aman,


"ahh iya hadiah yang aku beli" ucap linzi menepuk dahi nya


"aku akan berikan malam ini" ucap linzi


Linzi meraih handphone di meja samping nya


"hallo" ucap linzi


"kamu pulang jam berapa " tanya linzi ,jangan tanya dia telpon siapa , sudah jelas linzi menelpon henry


"ok semangat " ucap linzi


"bye" lalu mematikan telpon nya


"ahhh lembur lagi" ucap linzi sedikit kecewa ,saat mendengar henry akan lembur malam ini


"aku akan ke kantor nya untuk memberi kejutan" ucap linzi mendapat kan ide


Linzi beranjak ke kamarnya untukn bersiap bersiap ke kantor henry


jangan lupa like komen dan klik tombol love ya guysss

__ADS_1


__ADS_2