CEO Sombong

CEO Sombong
persiapan


__ADS_3

"good morning " sapa henry saat melihat linzi mulai terbangun


"kamu sudah bangun" ucap linzi sambil mengusap matanya ,lalu berusaha terbangun


Henry tidak membalas pertanyaan linzi dan sibuk memakai bajunya


"kamu berangkat sekarang?" tanya linzi


"iya sayang" kata henry sambil memakai dasi nya


"bagus" ucap linzi


"aku memang selalu bagus" kata henry percaya diri


"dasinya" kata linzi


Henry memang sengaja memakai dasi yang diberikan linzi waktu itu


"aku berangkat dulu ya" kata henry berjalan mendekati linzi yang masih duduk di atas tempat tidur


"engga sarapan dulu" kata linzi


"supir sudah ada di depan ,nanti aku telat bee" henry duduk di depan linzi sambil meraih tangan linzi


"aku berangkat dulu ya,jangan nakal ,kalo ada apa apa langsung telpon aku ,kalo mau pergi kemana mana aku sudah siapkan supir untuk mu,ok?" kata henry serius


"iya henry ,cepat berangkat nanti kamu telat " ucap linzi


"love you ,cup" mencium kening linzi


"tunggu aku pulang ,aku akan menghabisimu" bisik henry


"yaaaa dasar mesum" teriak linzi dan henrypun langsung berlari menjauh karna linzi pasti akan memukul nya


"aku berangkat ya bee ,kalo ada apa apa kabari aku langsung" tegas henry sekali lagi sebelum menutup pintu kamarnya


"rumah menjadi sepi" ucap linzi lirik


"ahhhh" linzi kembali memosisikan diri untuk tidur kembali ,dia menarik selimut untuk melanjutkan mimpinya


****


Singapore airlines

__ADS_1


Henry sedang berada di dalam pesawat dan sibuk dengan laptop di depannya


dia sedang melihat linzi yang masih tertidur di kasur nya ,


tanpa linzi tau sebenarnya nya henry memasang cctv di sebagian tempat di rumah nya dan tersambung di laptop dan tablet henry


"menggemaskan sekali, kenapa aku sudah merindukan mu" batin henry sambil menatap layar laptopnya


"jen ,ga lupa kan soal keamanan linzi" kata henry kepada jeno


"gue udah nyuruh semua nya buat awasi rumah lu ko,tenang aja"jawab jeno ,dan jeno kembali menutup matanya untuk tertidur selagi masih ada waktu istirahat


Henry memang pergi ke singapora bersama jeno,sedangkan yumi sebenarnya yumi juga akan ikut ,tapi perusahaan tidak ada yang menghandle jadi yumi harus tinggal .


****


Rumah Henry


"arhhhh " meraih handphone di sampingnya


"ya ampun aku ketiduran lagi" ucap linzi saat melihat jam menunjukan pukul 11 siang


"ke singapore sekitar 6 jam ,ah dia pasti belum sampai" ucap linzi yang masih berbaring karna malas untuk bangun


henry sudah berpesan ,untuk mengundang sedikit orang yang benar henar penting saja


dan Henry berpesan kepada linzi untuk menyiap kan acara pernikahan nya ,henry sudah mengutus seseorang yang akan mewujudkan rencana nya dengan linzi


"pertemuan nya jam 12 "ucap linzi lalu beranjak terbangun


Linzi sudah membuat janji dengan seseorang yang akan mengurus segala keperluan pernikahan nya dengan henry .


Linzi sedang bersiap bersiap menuju tempat pertemuan


"selamat siang ,silakan." ucap seorang bodyguard dengan berbadan besar memakai jass hitam rapi


"siang" kata linzi


"bisa antar saya ke boutique valas" ucap linzi dengan senyum indahnya


"siap nona" ucap dua bodyguard itu


"henry henry memang nya aku anak kecil " batin linzi mengingat semua ini adalah keinginan henry

__ADS_1


suara dering hp linzi


"iya hallo" jawab linzi


"aku sedang di jalan hen " kata linzi ,dan yang menelpon adalab henry si cctv yang harus tau kemana saja linzi pergi


"kamu kan yang membuatkan aku janji di valas boutique" kata linzi


"iya hen ,jangan khawatirkan aku ,kamu sudah menyuruh banyak penjaga dirumah ,bagaimana mungkin orang menculiku" ucap linzi


"iya iya maaf aku hanya bercanda" kata linzi


"semangat kerjanya ,jangan lupa makan"


"emm bye bye" lalu linzi menutup telponnya


"henry henry "heran linzi sambil menatap layar ponselnya


******


valas boutique


"selamat siang ada yang bisa saya bantu" ucap wanita muda di depan meja resepsionis


"saya sudah membuat janji dengan valas boutique" ucap linzi


"atas nama siapa" tanya nya


"linzi audira"ucap linzi


"maaf disini tidak ada janji atas nama linzi" kata nya


Linzi pun sedikit terkejut mendengarnya ,tapi henry bilang dia sudah membuat janji dengan valas boutique


"coba cek atas nama henry aditama" kata linzi


"henry aditama" resepsionis itu sedikit terkejut saat melihat nama henry yang mungkin sudah tidak asing lagi


"silakan mari saya antar ,anda suda ditunggu di dalam" ucap wanita itu


Linzi jadi sedikit bingung ,setelah mendengar nama henry dia menjadi berubah sangat sangat sopan padanya ,henry benar benar berpengaruh di mana mana ,batin linzi


Jangan lupa like komen dan klik tombol love ya guysssss

__ADS_1


__ADS_2