CEO Sombong

CEO Sombong
perjalanan


__ADS_3

BANDARA


henry dan linzi sudah bersiap di bandara untuk berangkat menuju LA .


*henry memakai setelan jass seperti biasa nya dengan nuansa biru yang melekat ditubuhnya , sekali lagi dia sangat sempurna ,memakai kaca mata hitam yang makin makin dan makin membuatnya terlihat tampan


Linzi tetap anggun dengan pembawaan nya


rambut yang di biarkan terurai ,dengan mengenakan dress putih di balut dengan coat coklat ,sangat cocok dengan tubuh linzi.


henry berjalan sambil menggandeng tangan linzi. seolah bandara ini adalah panggung couple untuk mereka berdua


mereka memasuki kabin setelah cek in dan bersiap untuk take off*


"i love you " bisik henry di telinga linzi


linzi membalas dengan senyuman cantik nya.


"nanti kalau kita sudah menikah ,kamu mau honeymoon dimana?" tanya henry iseng


"hmmm di mana ya , aku bingung , di bali indonesia " ucap linzi


"ok aku akan mengajakmu kesana" ucap henry


"beneran ?" ucap linzi senang


"apa aku pernah berbohong" ucap henry dengan karismanya


"emmm tidak ?" ucap linzi polos sambil menggelengkan kepala nya


"menggemaskan sekali" ucap henry sambil tersenyum dan mengusap kepala linzi


linzi memangdang henry dengan tatapan yang dalam


"apa dia memang takdirku" batin linzi


"apa yang kamu pikirkan"tanya henry karna melihat linzi sangat dalam menatapnya


"emm tidak " ucap linzi sambil tertawa canggung


"tidur lah ,perjalanan kita masih lama" ucap henry


"emmm" jawab henry


Henry dan linzi sudah sampai di bandara LA ,


" wahhhhhhh ini yang nama luar negeri " ucap linzi kagum dan sangat gembira


Henry memandang linzi dengan senang ,henry sangat bahagia jika melihat linzi bahagia


"ayoo kita ke hotel dulu" ucap henry sambil meraih tangan linzi

__ADS_1


"kita naik apa?" tanya linzi polos dan membuat henry heran dengan pertanyaan linzi


"kamu tidak ingat aku siapa" ucap henry


"kamu henry" ucap linzi sangat polos dan membuat henry tertawa


"sudah lah ayo ,kita sudah di tunggu" ucap henry dan linzi mengikuti henry


CEO dari perusahaan terkenal siapapun pasti akan melindungi henry ,siapa yang tidak kenal henry dalam dunia bisnis ,henry sangat sangat terkenal dan di hormati


"wellcome to LA mr.henry" ucap seseorang menbukakan pintu mobil di depan bandara


linzi tersenyum kepada laki laki yang membukakan pintu itu


" wahh benar benar master" batin linzi bangga kepada henry


"ya "ucap henry dingin seperti biasa nya memang hanya linzi yang membuat henry berubah menjadi lembut


"ayo linzi " ucap henry menyuruh linzi masuk ke dalam mobil


linzi dan henry memasuki mobil menuju penginapan mereka


"kita makan dulu ya" ucap henry


"langsung ke hotel saja ,aku cape" ucap linzi dengan nada lelah ,henry pun tidak tega melihat linzi


"yaudah kita makan di hotel aja ok" ucap henry ,di balas dengan senyum dan anggukan oleh linzi


henry dan linzi turun dari mobil


"thank you" ucap henry kepada supir itu


"wahh ini hotel nya?" tanya linzi


"yukk"ucap henry sambil menggandeng tangan linzi


"tunggu disini sebentar" pinta henry ,linzi menunggu di sofa yang tersedia di lobby hotel


sedangkan henry ,sepertinya dia sedang mengambil card untuk kamar mereka berdua


Henry dan linzi di antar oleh dua orang pekerja hotel ,mereka adalah manager dan asisten manager hotel tempat henry menginap.


"terima kasih mr.Henry sudah menginap di hotel kami" ucap mereka dan di balas senyum oleh henry begitupun linzi


mereka hanya mengantar henry sampai depan kamar henry lalu pergi


"kamar aku mana " tanya linzi di depan pintu kamar hotel mereka


"ini" tunjuk henry


"1 kamar berdua" tanya linzi terkejut

__ADS_1


dan membuat henry tertawa dalam hati


"hemm" ucap henry cuek pura pura tidak memdengar linzi


henry membuka pintu kamar dan masuk tanpa memperdulikan linzi


"henry aku sedang serius" kesal linzi dan mengikuti henry masuk dengan terpaksa


"dimana kamarku" ucap linzi semakin kesal


"henryyyyy" teriak linzi


"apa sayang" ucap henry seperti tidak mendengar ocehan linzi


henry mendekati linzi yang sedang kesal ,dengan wajahnya yang marah kepada henry


"tidur denganku ,aku janji tidak akan melakukan hal yang aneh aneh ok" ucap henry sambil memegang pundak linzi


linzi hanya diam menatap henry dengan tajam karna kesal


"janji?"ucap linzi dengan nada marah


"iya aku janji ,asal kamu jangan marah lagi" ucap henry sambil memegang kepala linzi dan memeluknya


"aku bakal lakuin kalau kamu udah kasih izin " ucap henry di sela sela pelukan nya


"ihhh" kesal linzi sambil memukul dada bidang henry


"awww sakit " ucap henry melepas pelukan nya sambil pura pura kesakitan dengan memegang dada nya


"aww " ucap henry pura pura kesakitan sambil pura pura terjatuh ke bawah


"ah maaf aku tidak bermaksud seperti itu, apakah sesakit itu ,maaf kan aku ,panggil dokter ,sebentar sebentar "ucap linzi ketakutan dan gugup ,linzi sangat khawatir. dan henry senang melihat linzi mengkhawatirkan ny


linzi hendak berdiri untuk menelpon petugas hotel untuk membantu henry ,tapi henry menarik tangan linzi ,dan linzi jatuh dipangkuan henry


"auhhh" ucap linzi terkejut karena tiba tiba di tarik oleh henry


henry hanya tersenyum dan tertawa melihat linzi ,linzi merasa aneh karna tingkah henry


"kamu berbohong? iya?" tanya linzi mulai kesak karna merasa dibohongi


"kenapa ketawa? kamu bohongin aku? ini gak lucu ya " ucap linzi kesal dan beranjak berdiri


"aku tid....." ucap henry dipotong oleh linzi


"kamu pikir ini lucu hahh? jangan tanya aku sampai besok" ucap linzi sangat kesal dan membuat henry terdiam


JANGAN LUPA **VOTE LIKE DAN KOMEN


IG : MITAALVIANADEVI

__ADS_1


__ADS_2