CEO Sombong

CEO Sombong
firasat


__ADS_3

" Tolong berhenti di rest area sebentar" Pinta Linzi kepada bodyguard


" Siap nyonya " ucap salah satu bodyguard


Salah satu bodyguard membukakan pintu


"Tidak usah ikut ,kalian disini saja saya hanya ke toilet sebentar" kata Linzi karena mereka mengikutinya


Linzi hanya tidak mau jadi bahan penglihatan orang karna membawa dua orang bodyguard ke toilet


"Baik nyonya"


Linzi berjalan cepat-cepat karna sudah tidak tahan menahan pipis ,


30 Menit kemudian


"jo nyonya linzi lama banget" ucap salah satu bodyguard bernama Gori


"coba lu cek dah ri, takut ilang" kata Joni


"Masa gue masuk toilet perempuan" ucap Gori


"udah ah ayo kita cek" kata Joni beranjak dan di ikuti oleh Gori


Joni lansung berlari diikuti oleh Gori ,


"Gimana jo " kata Gori karena joni ragu untuk masuk ke toilet perempuam


"Udah lah masuk aja " kata Joni karena tidak tau harus gimana


"permisi maaf maaf" kata Joni karena ada seorang wanita sedang berkaca di depan wastafel


"ini toilet perempuan woyyy" ucap wanita itu


"maaf maaf kita lagi darurat" ucap Gori karena Joni sibuk membuka pintu satu persatu


"ga ada ri" " haissss bangsattt" ucap Joni


"maaf ya ka maaf "ucap Gori lalu mengikuti Joni keluar


"telpon tuan Henry" Kata Joni


"ok ok " kata Gori mengambil handphone nya


"hal hallo boss" ucap Gori gugup


"ahkk lama sini sini" Joni merebut handphone Gori


"boss nyonya Linzi tidak ada" ucap Joni


*****


changi international airport singapore


Henry dan Jeno sedang berjalan menuju area cek in untuk kembali ke kota A


Suara dering telpon Henry


"ya" jawab Henry


"apa" Henry terkejut dan seketika menghentikan langkahnya


"ada apaan hen" tanya Jeno

__ADS_1


"cepat cari Linzi " kata Henry


"cari sampai ketemuu ,cepatttt" ucap Henry dengan emosi nya


Henry pun mematikan telponny


"bangsatttt berani sekali membawa Linzi" kesal Henry sorot matanya benar benar mematikan


"Linzi diculik ?" tanya Jeno


"Atada brengsekkk" kata Henry


"kita berangkat jam berapa" tanya Henry


"9 malam waktu singapore" jawab Jeno


"ahkk lamaa" kata Henry frustasi sendiri


******


KOTA A


" cepat kita cari nyonya Linzi " ucap Joni kembali ke area toilet wanita


"ngapain balik lagi kesini" kata Gori


"siapa tau ada ada petunjuk " kata Joni masuk kembali dengan hati hati diikuti oleh Gori


Joni dan Gori membuka satu persatu bilik kamar mandi untuk mencari jejak Linzi


"jo jo ada hp nya nyonya Linzi jo" heboh Gori sambil berteriak


"mana manaa" kata Joni menghampiri Gori


"boss handphone nyonya linzi ketemu di toilet" kata Jeno


"ok boss" lalu Jeno membawa handphone Linzi dan kembali ke mobil diikuti oleh Gori


"gimana jo" tanya Gori


"kita ke basecamp" kata Jeno


Jeno dan Gori membawa mobil dan kembali ke basecamp


********


" Cepat hubungi semua anak buah ayan sekarang" ucap Henry


Jeno pun langsung bergegas menelpon anak buah nya , anak buah Jeno dan Henry selalu bekerja cepat karna tedi dan ayan adalah mantan tentara istimewa di kota A.


"Hen sudah siap " kata Jeno


Jeno pun langsung bergegas menuju pesawat dan diikuti oleh Henry


" Bapak Henry " ucap Jeno


"oh silakan mari saya antar" ucap seorang pramugari


Henry dan Jeno berakhir dengan jet pribadi karena tidak mau menunggu terlalu lama


Henry memang sudah disediakan jet pribadi oleh pemilik perusahaan singapore.


Tadinya dia menolak ,tapi karena ini sangat mendesak ,henry melakukannya

__ADS_1


"kira kira kita sampai berapa jam " tanya Henry


"kata sih tetap sama 6 jam " kata Jeno


Henry hanya mengangguk karena dia juga bingung harus kembali dengan cepat memakai apa ,ini adalah kendaraan tercepat.


" halo tedi cepat cari Linzi " ucap Jeno yang sedang menelpon seseorang yaitu tedi


"sekarang ,bekerja samalah dengan ayan " kata Jeno


"ok " Jeno pun menutup telpon


"gimana " tanya Henry


"udah udah " " jangan khawatir hen gue yakin linzi baik baik aja " jeno mencoba menenangkan henry dengan menepuk punggu henry


"gimana gue bisa tenang ,linzi di culik no " kata henry


"gue tau hen sekarang banyak orang yang cari linzi ,lu harus bisa tenang" kata jeno dan henry pun menghela nafas mencoba tenang .


"Atada brengsekkkk " ucap jeno dengan mengepalkan tangan nya


"sepertinya anak buah atada tidak biasa hen" kata jeno berfikir


Henry pun terdiam seolah memikirkan sesuatu


*suara dering telpon jeno"


"emm halo " jawab jeno


" cari sampai ketemu" ucap jeno


"ok " saat hendak mematikan telpon jeno berfikir sesuatu


"tunggu yan ,coba cari tau tentang bara " ucap jeno membuat henry seketika menengok ke arah nya


"ok" jeno pun menutup telpon nya


"bara?" tanya Henry sangat penasaran


"waktu penculikan linzi dulu gue sekilas liat bara disana" kata jeno


"siapa bara?" bingun Henry


"bara hen salah satu gang kelas atas ,dia buatan nya Atada " kata jeno


"masa lu ga inget ,dulu kan dia pernah nawarin kita buat ngusir warga yang ga mau tanda tangan kontrak" ucap jeno mejelaskan


Dulu Atada memang pernah menawarkan jasa preman untuk mengusir salah satu warga karena tidak mau tanda tangan kontrak ,tapi Henry menolak nya karena tidak mau reputasi perusahaan nya jelek akibat hal yang tidak pasti seperti itu.


"oooh gue inget" kata Henry


"gue yakin bara ada di balik penculikan linzi hen" Kata jeno


"dasar bajingann Bara atada brengsekk" ucap Henry dnegab tatapan mata membunuh


Hay guyyyyyysssssssssss


gimana masih setia nungguin noveltoon aku kan ?


makasihh ya hehee


jangan lupa like komen dan klik tombol love

__ADS_1


love youuuuuuuuu


__ADS_2