
Linzi sedang sibuk memasak di dapur untuk makan malam
seharusnya malam pernikahan mereka ditemani oleh keluarga yang berkumpul di rumah,
Tapi karena satu keadaan mereka hanya bisa menghabiskan hari indah dan bahagia ini berdua
mungkin di dalam benak mereka ,mengharap kan keramaian dari keluarga mereka
tapi karena mereka hidup tanpa keluarga yang menemani
mereka menghabiskan malam hanya berdua
*****
Henry masih terpenung di taman belakang rumah nya sambil menatap langit malam yang cerah
baginya ini malam yang sangat spesial ,karena dia telah berhasil mendapatkan Linzi seutuhnya
Tapi tatapan nya ada sedikit kekhawatiran ,
tatapan aneh yang sulit untuk di mengerti
" Henn " panggil Linzi
" Henn ayo makan dulu " kata Linzi dari pintu belakang
" iya bee " jawab Henry dan beranjak
"masak apa jadinya ?" tanya Henry saat berjalan menuju meja makan
"Nasi goreng hihi" jawab Linzi sambil tertawa kecil
"Terima kasih istriku ,cup " mencium kepala Linzi
Linzi tersenyum malu walaupun dia sekarang mulai terbiasa dengan perlakuan Henry yang manis seperti itu
*******
Suara tertawa Linzi yang terdengar sampai ke sudut ruangan rumah megah yang sedang mereka tempati
Henry dan Linzi sedang disibukan dengan acara TV yang membuat Linzi dan Henry tidak bisa berhenti tertawa
"bee tidur yuk " kata Henry karena Linzi diam tanpa suara setelah dari tadi tertawa tanpa henti
Henry menonton film twilight yang dulu sempat terkenal
Tapi dari tadi Linzi terdiam tanpa suara
" bee " saat Henry menoleh ternyata Linzi malah tertidur
" Linzi Linzi " heran Henry dengan senyum di bibir nya saat melihat Linzi malah tertidur
Henry mengangkat tubuh Linzi untuk memindahkan nya ke kamar tidur
" bisa bisa nya kamu tertidur di malam pertama kita " kata Henry saat menggendong Linzi
__ADS_1
Henry lalu membawa Linzi ke kamar tidur mereka berdua
"good night bee ,cupp " Henry menarik selimut lalu mencium kening Linzi
Henry pun ikut tertidur di samping Linzi
****
Pemandangan pagi yang indah.
Mungkin tanpa sadar Henry semalam memeluk Linzi ,
"good morning " ucap Henry saat Linzi sedikit membuka matanya
"ahh aku malu " ucap Linzi lalu menenggelamkan wajah nya di dada bidang Henry ,Lalu tanpa di minta Henry malah memeluk Linzi dengan erat dengan posisi tertidur
"kamu tetap cantik saat bangun tidur" ucap Henry sambil mencium rambut kepala Linzi
"benarkah?" tanya Linzi untuk memastikan
"emm" jawab Henry
"kamu bohong " ujar Linzi
"kalau kamu tidak cantik aku tidak akan menikahimu " kata Henry bercanda
"wahh " Linzi melepas pelukan Henry lalu menatap Henry dengan tatapan menakutkan
"ada apa " Henry terkejut karena tiba-tiba Linzi melepaskan pelukannya
"aku hanya bercanda bee " sambil tertawa kecil
" Tidak lucu " lalu berbalik membelakangi Henry
" Heyy aku hanya bercanda bee" ucap Henry sambil menggoyang goyang kan tubuh Linzi agar berbalik kepada nya
" bee kamu marah?" tanya Henry tapi Linzi tetap tidak mau menjawab
"bee aku hanya bercanda " ucap Henry lalu bergeser posisi tidur nya mendekati Linzi
" bee " Henry pun memeluk Linzi dari belakang dan berakhir memeluk bagian perut Linzi
" kamu tau harus nya aku yang marah ,malam pertama ku gagal karena kamu malah tidur "ucap Henry tepat di bagian belakang kepala Linzi
"jangan marah lagi ya bee " kata Henry dengan lembut
" bee " panggil Henry karena Linzi tetap terdiam
" bee aku sudah punya hak kan untuk menyentuhmu " bisik Henry tepat di belakang telinga Linzi
Henry membuat pertahanan Linzi seakan pecah begitu saja
tapi Linzi tetap diam tanpa sepatah kata
"memang enak dikerjain"batin Linzi dengan senyum di bibirnya
__ADS_1
"Dasar lelaki mau nya enaknya saja " batin Linzi saat Henry mulai menyentuh perut nya
"sabar Linzi kamu tidak bisa menolak karena sekarang dia sudah sah menjadi suamimu " batin Linzi
"bee " panggil Henry lagi
" hemm " kali ini Linzi sedikit meresponnya
"aku mau " ucap Henry manja
"emm" jawab Linzi
" emm apa " kata Henry
" dari tadi hanya jawab Hemmm emm emm" kata Henry merengek
" bee " panggil Henry lagi
"apaa " jawab Linzi sedikit kesal
" aku mau itu " kata Henry
" mau apa"
" ituuuu , " kata Henry sambil mengelus elus perut Linzi di balik selimut dan baju tidur nya
"boleh ya ?" tanya Henry
" ya?" sekali lagi
"tidak sekarang " kata Linzi
"why?" tanya Henry dan seketika Henry terbangun lalu membuat Linzi menghadap dirinya
"aku belum siap " kata Linzi sambil menatap Henry
"aku akan mencoba nya dengan hati hati ,aku janji " kata Henry meyakinkan Linzi
"tapiii ...."
lalu tiba tiba Henry langsung mencium bibir Linzi tanpa aba aba
Linzi tidak bisa menolak ciuman manis dari Henry yang sekarang sudah menjadi suami sah nya itu
"aku akan membuatmu bahagia mulai sekarang" bisi Henry tepat di telinga Linzi dengan Lembut
Hayyy guyssss adegan ena nya jangan di up aja kali ya ,takut kena banned hehe
menurut kalian gimana guyssss ,aku bingung
aku takut fantasi kalian ga bisa terkalahkan wkwkwkkwk
aku sendiri kan belum pernah mengalaminya ,jadi aku bingung hehe
have fun guyssss
__ADS_1