Cinta Anak Santri

Cinta Anak Santri
episode 11


__ADS_3

Dirumah adam


Adam yang sedang duduk menikmati makan malamnya dengan kedua orang tuanya tiba-tiba mengajukan permintaan yang tidak terduga.


"ayah, bisakah ayah melamarkan seorang gadis untukku?" ucap adam


"uhukk uhukk" ayah adam terkejut hingga tersedak saat makan.


"adam kamu ini bercanda tidak kenal situasi" ucap ibunya sambil memberikan segelas air pada ayahnya adam.


"aku serius ibu, tapi dia masih belajar di pesantren paman, mungkin setahun lagi akan lulus" ucap adam masih berusaha.


"apa kamu tidak waras mau melamar gadis yang masih belajar dia pasti ingin melanjutkan kuliah dulu setelah lulus" ucap ayahnya sambil meletakkan gelas di atas meja.


"iya aku tau, tapi apa salahnya jika melamar dulu masalah kuliah, dia masih bisa kuliah walaupun sudah menikah nanti" ucap adam semakin memaksa.


"ya itu tergantung kalau setelah menikah kalian bisa menahan diri dan tidak buru-buru punya anak" ucap ayahnya sambil melanjutkan makan.

__ADS_1


"ayo lah ayah ini permintaan kecil dariku" adam mulai merengek seperti anak kecil.


"iya nanti ayah akan ke pesantren untuk membicarakan ini pada kiayi munawir biar beliau yang mengatur semuanya, memang kamu sudah tau dia tinggal dimana siapa saja keluarganya?" tanya ayah adam


"belum, hihihi" jawab adam sambil menggaruk kepalanya.


Ayahnya hanya tersenyum dengan kelakuan anak semata wayangnya itu yang memang sedikit manja.


Dirumah zahra.


Saat zahra sedang berkumpul dengan keluarga di ruang televisi tiba-tiba rizal datang dan langsung duduk di samping zahra.


"tidak kok abang cuma mau bilang saat kamu pulang ke pesantren nanti biar abang yang antar ya?" rayu rizal


"tumben, kemarin saja aku malas di minta jemput adikmu kalau tidak di paksa abi" ledek ibunya pada rizal.


"zahra tau umi, pasti abang ingin bertemu gadis yang abang ceritakan kemarin, iya kannn?" ledek zahra sambil menunjukan jarinya pada rizal.

__ADS_1


"ahh kamu ini bongkar rahasia saja" jawab rizal


"gadis? kamu punya pacar zal? masya allah anak umi dan abi sudah pacaran ya sekarang, ingat bukan mahrom" ucap ibunya lagi mengingatkan.


"tidak umi, saat menjemput zahra kebetulan bertemu saja di jalan, rizal mengotori bajunya" jawab rizal.


"oh begitu, ya sudah kamu antar zahra ya siapa tau gadis itu bisa jadi mantu umi dan abi" ledek ibunya lagi sambil melirik ayahnya rizal yang sedang menatap layar laptopnya.


Disisi lain saat ini hati laksmi sedang bingung apakah harus segera kembali ke pesantren atau tetap di kampungnya hingga masa liburannya usai jika dia tetap disini dia pasti akan akan lebih sering bertemu dengan musa dia tidak mau hal itu terjadi.


Sementara itu farida yang sedang duduk diteras menikmati sore hati bersama musa tiba-tiba mengajukan permintaan untuk kembali mengajar anak-anak seperti dulu musa pun mengijinkannya dengan syarat farida mengajar dirumah saja biar anak-anak yang datang kerumahnya.


Kebetulan rumah mereka mempunyai halaman belakang yang cukup luas dengan saung-saung kecil untuk tempat bersantai di sore hari farida pun setuju dia sangat bahagia musa mengerti keinginannya.


**Hai untuk para pecinta novel


terima kasih bagi yang sudah bersedia membaca novel karya perdanaku, walaupun ceritanya masih datar aku harap pembaca dapat menikmatinya.

__ADS_1


dan semoga pembaca dapat memberikan motifasi dan memberikan komentar agar author pemula sepertiku mendapat pelajaran lebih banyak dan bisa menciptakan novel yang lebih baik lagi. Terima kasih😊**


__ADS_2