
Ditengah perjalanan menuju halte bus tiba-tiba ada sebuah mobil yang lewat dan tanpa sengaja membuat cipratan air pada laksmi yang sedang berjalan kaki.
"byarrr" air kotor mengenai tubuh laksmi
"astagfirullah.." laksmi terkejut dan berhenti dijalan itu
mobil itupun berhenti dan keluarlah seorang pria dengan memakai baju koko dan celana bahan hitam menghampiri laksmi.
"maaf maaf aku tidak sengaja" suara pria itu sambil mengeluarkan sapu tangan dari saku celananya dan hendak membantu membersihkan baju laksmi.
"biar aku saja.." jawab laksmi sambil mengambil sapu tangan itu dan membersihkan bajunya.
"aku benar-benar tidak sengaja maaf ya sekali lagi maaf" ucap pria itu menyesal
"iya tidak apa-apa aku pergi dulu assalamualaikum" laksmipun berlalu dengan membawa sapu tangan milik pria itu.
"waalaikumsalam" jawab nya pelan
pria itupun kembali ke mobilnya untuk melanjutkan perjalanannya menuju pesantren wanita ditengah perjalanan dia berfikir
"kenapa aku tidak berkenalan dengan perempuan tadi sepertinya dia gadis yang polos" pikirnya dalam hati.
__ADS_1
Sesampainya dipesantren wanita pria itu segera memarkirkan mobilnya dan segera masuk menuju ruang kepala pesantren.
"assalamualaikum" ucap pri itu mengucapkan salam
"waalaikumsalam.." jawab kiayi munawir selaku kepala pesantren diponpes itu.
"rizal masuklah nak, sudah lama kamu tidak berkunjung kesini pasti ingin menjemput adikmu kan?" tanya pak kiayi yang sudah akrab dengan rizal nama pria yang bertemu laksmi di perjalanan tadi kebetulan dia juga lulusan ponpes di tempat pesantren khusus laki-laki.
"iya, betul pak kiayi" jawab rizal sambil mencium tangan pak kiayi
"ya sudah duduk dulu denganku disini kita berbincang sebentar sambil menunggu adikmu" pinta pak kiayi
"lia tolong panggilkan zahratunnisa kesini ya, bilang abangnya sudah datang!" pak kiayi meminta salah satu murid nya yang kebetulan sedang membereskan buku diruangan itu.
lia pun pergi menuju kamar zahra untuk memanggilnya sementara diruangan pak kiayi sedang berbincang dengan rizal.
"kamu sekarang sudah dewasa rizal, kamu sudah kuliah?" tanya pak kiayi
"iya kiayi, saya sekarang kuliah di UIN di jakarta" jawab rizal
"bagus, kamu tetap melanjutkan pelajaran dari sini dengan masuk UIN semoga pelajaran agama mu semakin mantap" puji pak kiayi
__ADS_1
"aamiin..." jawab rizal mengaminkan doa pak kiayi
dikamar zahra masih duduk menunggu kedatangan kakak nya itu yang belum juga memberi kabar dia sudah semakin gelisah karena ingin cepat pulang bertemu orang tuanya.
dari luar kamar dia mendengar suara orang mengetuk pintu.
"tok..tok"
zahrapun menoleh dan melihat lia sedang berdiri diluar
"zahra pak kiayi memanggilmu, kakakmu sudah datang" kata lia
"benarkah? baiklah aku akan segera kesana" jawab zahra kegirangan sambil mengambil kopernya.
"nahh itu adikmu sudah datang" ucap pak kiayi sambil menoleh kearah zahra
"oh iya kalau begitu saya langsung pamit saja pak kiayi sepertinya zahra sudah tidak sabar ingin pulang hihi" jawab rizal dengan gurauan
"baiklah, hati-hati dijalan jangan ngebut bawa mobilnya, semoga selamat sampai rumah" kata pak kiayi
"siap pak kiayi, assalamualaikum" jawab rizal sambil berpamitan dan mencium tangan pak kiayi begitupun zahra.
__ADS_1
"waalaikumsalam.." jawab pak kiayi
kini pesantren terasa sunyi sepi tak terlihat seorang siswapun karena semua siswa dan siswi sudah pulang untuk menikmati liburan panjang dirumah masing-masing hanya terlihat penjaga pesantren saja yang setiap hari harus menjaga pesantren secara bergiliran.