Cinta Anak Santri

Cinta Anak Santri
episode 3


__ADS_3

Sementara di tempat lain musa sudah kembali kerumahnya bersama farida yang kini sudah menjadi istrinya walaupun masih berusia muda tapi musa sudah mempunyai rumah pribadi yang dia siapkan untuk dia tinggali dengan istrinya kelak walaupun bukan farida istri yang dia harapkan. mereka hanya tinggal bertiga bersama asisten rumah tangga yang sudah merawat musa sejak kecil.


"biar aku yang membawa kopermu kekamar" ucap musa pada farida sambil mengambil koper yang di pegang farida


"terima kasih" jawab farida dengan suara lembut dan merekapun naik k lantai atas menuju kamar musa


"farida, aku sadar sekarang kamu adalah istriku, tapi maaf aku belum bisa mencintaimu, jujur saja aku sudah mencintai wanita lain sebelum perjodohan ini" ucap musa


"aku mengerti mas, aku juga terkejut dengan perjodohan ini, tapi aku tidak bisa menolak bapak karena bapak sedang sakit dan ingin segera melihatku menikah"


"terima kasih farida, tapi maaf sekali aku sampai waktu yang tidak bisa ku tentukan aku tidak akan bisa menyentuhmu"


mendengar ucapan itu farida hanya terdiam, dia sedikit mengerti mungkin hati musa belum bisa menerimanya dan masih mencintai gadis pujaannya.

__ADS_1


dibawah pohon di tempat laksmi dan adam berada mereka masih mengobrol walapun tanpa saling menatap.


"musa sangat mencintaimu laksmi, apa kamu tau itu tapi apa mau di kata semua ini keputusan paman fadlan yang sudah melakukan perjodohan ini semenjak musa masih bersekolah" ucap adam


"tidak apa-apa, mungkin musa memang bukan jodohku, mungkin allah sudah menyiapkan jodoh yang terbaik untukku, lagipula usia ku masih terlalu muda untuk menikah" balas laksmi sambil tersenyum di balik cadarnya mencoba tegar.


adampun tersenyum menatap laksmi yang sampai sekarang belum juga melihat kearahnya.


hari sudah senja semua siswa siswi pesantren bersiap untuk menunaikan sholat maghrib k musola, anisa dan zahra memandang wajah laksmi yang sepertinya sudah tidak bersedih lagi.


ditengah makan malam laksmi bicara kepada kedua sahabatnya itu.


"zahra, nisa, apakah aku harus kembali ke rumah saja setelah aku lulus nanti?" ucap laksmi meminta saran

__ADS_1


"kenapa laksmi, bukankan ustadzah ainun sudah memintamu untuk mengajar disini setelah lulus nanti?" jawab zahra sambil terkejut


"aku tidak tau, mungkin aku rindu saja pada paman dan bibi" jawab laksmi sambil melanjutkan makannya.


"ayo semua waktu makan kalian sudah selesai jangan lupa bereskan piring makan kalian, yang bertugas mencuci piring hari ini tetap disini" perintah ustadzah ainun


"siap ustadzah" jawab semua santriwati serentak


Waktu sudah menunjukan pukul 19.15 menit suara adzan sudah berkumandang pertanda akan segera di mulainya sholat isya. Para santriwati segera bersiap menuju musola yang ada di pesantren.


Selepas sholat isya semua santriwati kembali ke kamar masing-masing sebelum tidur para santriwati di wajibkan membaca al-qur'an terlebih dahulu.


Seperti biasa laksmi membaca surah ar-rahman karena dengan membaca surah itu membuat hatinya menjadi lebih tenang. sementara zahra dan anisa mendengarkan suara laksmi yang merdu saat mengaji karena mereka sudah selesai mengaji mereka hanya membaca surah yang pendek saja seperti biasanya.

__ADS_1


Selesai mengaji mereka langsung tidur karena besok mereka akan mengadakan ujian akhir semester. Mereka di haruskan bangun lebih awal dari biasanya.


__ADS_2