Cinta Anak Santri

Cinta Anak Santri
episode 27


__ADS_3

Tidak terasa waktu sudah berlalu dua tahun lamanya, kini Laksmi sudah wisuda dan lulus dari kuliahnya.


Sementara Musa sudah menjadi seorang ustadz yang terkenal dimana-mana. Tugasnya kini semakin banyak, Musa lebih sering pergi keluar kota untuk berdakwah.


Sementara Adam sudah lulus dari kuliah S2-nya, tapi Adam memutuskan untuk tetap tinggal di Kairo dan akan melanjutkan kuliah S3-nya.


Sudah beberapa hari Musa berada di kota Surabaya untuk menyebarkan ilmu dakwahnya kepada santri-santri yang ada di salah satu pesantren disana.


Keluarga Musa sudah menunggu kepulangan nya untuk segera melakukan rencana pernikahannya dengan Laksmi. Tapi Musa belum juga bisa kembali karena banyak tugas yang harus diselesaikan.


"Laksmi, apa kamu masih sabar menungguku pulang?" ucap Musa melalui telepon.


"Insya Allah aku sabar Mas, Mas Musa cepatlah kembali, kasian Ilyas, dia sudah sangat merindukanmu" jawab Laksmi.


"Insya Allah, setelah urusanku selesai aku akan segera pulang, kau bersabarlah, aku minta tolong jaga Ilyas"


"Iya Mas, Insya Allah aku akan selalu bersama Ilyas"


Setelah satu minggu berlalu, akhirnya Musa kembali kerumah, seluruh keluarga merasa bahagia dan mereka mulai merencanakan pernikahan Musa dan Laksmi.


Acara lamaran digelar dirumah Laksmi, semua tetua dari kedua belah pihak sudah menentukan tanggal pernikahan untuk mereka.

__ADS_1


"Kita akan melaksanakan pernikahan satu bulan lagi, di hitung mulai hari ini" ucap perwakilan dari Musa.


"Baiklah, semoga acara berjalan lancar"


"Aamiin...." ucap semua orang.


Laksmi merasa bahagia dengan rencana pernikahannya yang sudah dipastikan. Tanpa disadari, benih-benih cinta yang sempat hilang diantara mereka kini kembali tumbuh.


Sementara Adam yang jauh di Kairo ikut merasa bahagia mendengar berita pernikahan Laksmi dan Musa, selama ini Adam sudah mencoba menghapus rasa cintanya terhadap Laksmi tapi itu sia-sia saja. Adam masih menyimpan rasa untuk Laksmi walaupun dia sudah mengikhlaskan Laksmi menikah dengan Musa.


Hari ini Musa libur mengajar disekolah, Musa berencana ingin mengajak Laksmi pergi kesebuah tempat, Ilyas ikut bersama mereka menikmati keramaian kota.


"Baik Mas, ayo sayang" Laksmi menggendong Ilyas.


Musa dan Laksmi duduk di kursi dekat jendela caffe itu, supaya Ilyas pun bebas untuk bermain.


"Laksmi, aku ingin bertanya kepadamu?"


"Iya, tanya saja" jawab Laksmi sambil menyuapi Ilyas.


"Apakah kau sudah siap menjadi istriku?"

__ADS_1


Mendengar ucapan Musa, Laksmi menghentikan pekerjaannya menyuapi Ilyas, Laksmi menatap mata Musa yang menandakan keseriusan.


"Kenapa Mas Musa menanyakan hal itu? Apakah Mas Musa tidak yakin kepadaku?"


"Bukan.. bukan begitu, aku hanya ingin meyakinkan lagi hatimu"


"Mas, kalau aku tidak siap untuk apa aku bertahan selama ini, dan lihat aku sudah merasa semakin dekat dengan Ilyas, aku sangat menyayanginya" Laksmi menatap wajah polos Ilyas.


"Ma.." ucap Ilyas dengan bibir mungilnya.


Laksmi mencium kening Ilyas dan memeluknya dengan erat.


"Terimalah ini Laksmi" Musa menyerahkan kotak kecil berisi cincin.


"Apa ini Mas?"


"Ijinkan aku untuk meminangmu, Insya Allah aku akan menjagamu dan mencintaimu sepanjang umurku"


Laksmi merasa terharu dengan ucapa Musa, Laksmi benar-benar tidak percaya, cinta pertamanya yang dulu kandas bahkan tidak saling mengetahui, sekarang kembali kepadanya.


Tanpa ragu Laksmi menjawab 'Iya'. Musa merasa bahagia dengan jawaban Laksmi. Kini mereka mulai menyiapkan rencana pernikahan mereka.

__ADS_1


__ADS_2