Cinta Anak Santri

Cinta Anak Santri
episode 8


__ADS_3

Laksmi kini sudah berada didalam bus dia sudah tidak sabar ingin segera sampai kerumah sepanjang perjalanan dia selalu menatap keluar jendela melihat pemandangan yang indah dan sejuk juga sudah terasa udara dikampungnya.


setelah tiga jam perjalanan akhirnya laksmi sampai juga dirumahnya dia sangat senang dan sudah terlihat paman dan bibinya sedang berada diluar rumah.


"assalamualaikum.." terdengar suara laksmi mengucapkan salam


paman dan bibinya segera menoleh mendengar suara yang tidak asing ditelinga mereka.


"waalaikumsalam..." jawab mereka bersamaan


"laksmi?" ucap pamannya sambil tersenyum bahagia


merekapun menghampiri laksmi dan memeluknya dengan erat karena mereka sudah berbulan-bulan tidak bertemu.


merekapun langsung mengajak laksmi masuk kedalam rumah pamannya segera membawakan koper laksmi. setelah didalam rumah bibinya segera mengambilkan air untuk laksmi.


"tidak usah repot-repot bibi seperti tamu saja" ucap laksmi merasa tidak enak dengan perlakuan bibinya.


"tidak apa-apa, kami sudah sangat rindu sama kamu tapi sayang kami tidak bisa mengunjungimu, kamu tau sendiri kan" jawab paman adi

__ADS_1


"iya paman aku tau, maafkan aku yang belum bisa membantu biaya hidup paman dan bibi yang selama ini sudah menjagaku dengan baik" ucap laksmi sambil memegang tangan bibinya.


"tidak apa-apa laksmi yang penting kamu tetap bisa belajar di tempat yang bagus" jawab bibinya


"iya bibi, oya bagaimana dengan alif dan balqis mereka masih melanjutkan sekolah kan?" tanya laksmi tentang kedua sepupunya yang masih kecil


"alhamdulillah mereka masih sekolah, kebetulan di dekat sini ada sekolah baru yang semua biaya nya ditanggung oleh si pemilik sekolah itu sendiri" jawab pamannya


"wahh alhamdulillah dermawan sekali orang itu, siapa dia paman?" tanya laksmi lagi


"paman juga belum tau dia siapa kebetulan paman belum bertemu dengannya, saat mendaftarkan alif dan balqis paman hanya bertemu dengan istrinya" jawab pamannya


"tentu laksmi, istirahatlah dulu, sebentar lagi mungkin alif dan balqis akan pulang sekolah nanti mereka akan membuatmu repot" jawab bibinya.


Sementara dirumah musa terdengar suara orang mengetuk pintu sambil mengucapkan salam.


"assalamualaikum.." terdengar suara adam yang datang kerumah musa.


"waalaikumsalam.." farida membalas salam adam

__ADS_1


faridapun segeran menuju pintu untuk membukanya karena kebetulan ibu yang membantu dirumah sedang pulang ke kampung halamannya.


"siapa ya?" tanya farida setelah pintu dibuka


"ehh mba, mas musanya ada?" tanya adam


"kebetulan mas musa masih di sekolah, kamu siapa?" tanya farida karena pertanyaannya belum di jawab


"oh iya aku adam mba sepupunya mas musa, mba tentu tidak mengenalku karena aku tinggal di kampung yang berbeda dan saat pernikahan kalian aku tidak sempat menemui kalian" jawab adam


"oh baiklah kalau begitu, mungkin mas musa sebentar lagi pulang kamu bisa duduk dulu sambil menunggunya tapi maaf di teras saja ya karena di rumah tidak ada orang lain" jawab farida


"oh iya mba tidak apa-apa" jawab adam lagi mengerti karena tidak pantas seorang istri menerima tamu laki-laki saat suaminya tidak di rumah meskipun itu saudara sendiri.


lima belas menit kemudian musa pulang dari sekolah setelah turun dari mobil musa melihat adam sedang duduk sambil membaca al-qur'an di ponselnya dengan ditemani makanan kecil di meja.


"assalamualaikum.." sapa musa


"waalaikumsalam mas musa aku sudah lumayan lama duduk disini" jawab adam

__ADS_1


merekapun berpelukan dengan erat. Musa segera mengajak adam masuk kedalam rumah tetapi adam menolak karena akan lebih nyaman duduk diteras dengan suasana yang sejuk.


__ADS_2