
Pak kiayi meminta ainun untuk memanggil laksmi datang ke ruangannya. ustadzah ainun pun pergi memanggil laksmi dikamarnya, ustadzah ainun melihat laksmi sedang membaca al-qur'an dengan suaranya yang merdu.
"assalamualaikum" sapa ustadzah ainun dengan salam.
"waalaikumsalam" jawab laksmi, anisa dan zahra bersamaan.
Laksmi segera merapihkan mukena dan al-qur'an nya kebetulan saat ustadzah ainun datang laksmi sudah membaca ayat-ayat terakhir.
"silahkan masuk ustadzah" ajak zahra.
Ustadzah ainun pun masuk ke kamar mereka dan duduk bersama mereka.
"laksmi pak kiayi memanggilmu ke ruangannya, ada hal penting yang ingin pak kiayi bicarakan denganmu" ucap ustadzah ainun.
"hal penting apa ustadzah, apakah ada kesalahan yang aku lakukan?" tanya laksmi harap-harap cemas.
"bukan, sudahlah kamu ikut saja denganku nanti kamu akan tau!" ajak ustadzah ainun.
__ADS_1
"apa kami boleh ikut ustadzah?" tanya anisa.
"jangan, kalian disini saja menjaga kamar takut ada maling" gurau ustadzah sambil tersenyum.
"oya zahra apa kakakmu sudah pulang, dari pagi aku tidak melihatnya?" tanya ustadzah ainun.
"iya ustadzah, katanya ada sedikit masalah di kantor" jawab zahra.
"ohh baiklah, kalian tunggu disini ya" jawab ustadzah ainun mereka berdua pun mengangguk tanda setuju.
Saat menuju ruangan pak kiayi laksmi bertanya-tanya dalam hatinya, apa yang sebenarnya terjadi sampai malam-malam begini pak kiayi memanggilnya.
"laksmi, mereka adalah orang tua adam, kamu tau adam kan yang setiap hari membantu mengajar anak-anak di pesantren" tanya pak kiayi laksmi hanya menggangguk.
"mereka datang kesini untuk melamarmu menjadi menantu mereka yaitu sebagai istrinya adam, apa kamu menerimanya?" lanjut pak kiayi.
Laksmi sangat terkejut dengan pernyataan kiayi dan menoleh ke arah ustadzah ainun dia tidak menyangka adam akan melakukan ini.
__ADS_1
"semua keputusan ada padamu laksmi, adam hanya meminta untuk melamarmu tapi tidak buru-buru menikahimu" ucap ustadzah ainun sambil memegang kedua tangan laksmi.
Laksmi masih tetap terdiam beberapa saat dan dia memberanikan diri untuk menjawab pertanyaan itu.
"maaf sebelumnya, tapi untuk saat ini aku belum bisa memutuskan aku setuju atau tidak, aku harus berpikir masak-masak sebelum memutuskan, dan sebelum itu kalau boleh aku ingin bicara dulu kepada adam" jawab laksmi.
Semua yang hadir mengerti dan memahami apa permintaan laksmi semua pun setuju dan bersedia menunggu keputusan laksmi.
Akhirnya setelah pembicaraan itu selesai semya kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat karena hari sudah malam.
Dalam kamarnya laksmi tidak bisa tidur sepanjang malam dia masih berpikir kenapa adam melamarnya seperti ini sedangkan adam tau bahwa musa adalah cinta pertamanya yang tidak lain adalah sepupu adam sendiri apa adam tidak keberatan dengan semua itu?
**Hai hai para readers semuanya, maaf ya kalau cerita buatanku masih kurang menarik untuk di nikmati, karena ini karya perdanaku.
Aku harap para readers mau memberikan like, coment dan votenya untuk karya ku ini, supaya nanti aku bisa membuat karya yang lebih baik lagi kedepannya.
Karyaku masih on going tapi kalau ada waktu pasti akan selalu update episodenya.
__ADS_1
ayo kita saling memberi semangat satu sama lain, jangan **bully ya.
semoga para readers semua dapat menyukai karyaku. Terima kasih.🙏