Cinta Anak Santri

Cinta Anak Santri
episode 13


__ADS_3

Adam dan musa pun masuk ke dalam ruang kerja musa di sekolah untuk membicarakan apa maksud kedatangan adam tiba-tiba tidak seperti biasanya yang selalu memberi kabar terlebih dahulu.


Adam pun mulai memberitahukan niatnya datang menemui musa yang secara tiba-tiba.


"mas, aku ingin melamar laksmi" ucap adam


musa pun menoleh ke arah adam yang ada di depannya.


"kamu serius?" tanya musa


"iya mas, apa boleh?" adam bertanya lagi.


"kenapa kau mengatakan ini kepadaku adam bukankah itu hak mu untuk melamar wanita manapun yang kau sukai?" jawab musa


"aku mengatakan ini padamu karena laksmi adalah cinta pertamamu, aku tidak ingin kau keberatan dengan keputusan ku apalagi jika memang nanti menikahinya pasti kita akan sering bertemu saat kumpul keluarga besar" jawab adam.


"adam, sekarang aku sudah mempunyai istri insya allah aku bisa menerima apapun yang penting itu baik untukmu" jawab musa sambil memegang bahu adam.


"terima kasih mas, aku lega mendengarnya dengan begini aku akan tenang saat membicarakannya dengan laksmi" adam pun bahagia mendengar jawaban musa.

__ADS_1


Di sisi lain rizal yang sudah dari kemarin menginap di pesantren selalu memperhatikan setiap santriwati yang lewat dia berharap akan bertemu laksmi yang sebelumnya bertemu tanpa sengaja.


Saat rizal sedang duduk di bawah pohon karena kelelahan tidak menemukan gadis impiannya itu tiba-tiba seorang santriwati menghampirinya sambil memberikan sapu tangan berwarna biru.


Rizalpun terkejut karena itu adalah sapu tangan miliknya yang dia berikan pada laksmi waktu itu dia segera menoleh ke arah wanita itu.


"ini sapu tanganku, berarti kamu adalah.." ucap rizal sambil menerka-nerka.


"iya, aku orang yang pinjamkan sapu tangan ini beberapa minggu yang lalu sekarang aku mengembalikannya kebetulan kamu ada disini" jawab laksmi sambil memberikan sapu tangan itu.


"hmm iya aku disini untuk mengantar adikku, kamu pasti mengenal adikku, zahra" ucap rizal.


"terima kasih ya untuk sapu tangannya" lanjut laksmi hendak pergi meninggalkan rizal.


"tunggu.." ucap rizal menghentikan langkah laksmi.


"siapa namamu bolehkah aku tau?" lanjut rizal mencoba berkenalan.


"laksmi, aku pergi dulu ya asslamualaikum" jawab laksmi dan segera pergi.

__ADS_1


"waalaikumsalam, aku rizal tolong ingat namaku ya" jawab rizal sambil berteriak.


laksmi hanya menoleh dan tersenyum. Tapi senyumnya tak terlihat karena penutup wajahnya.


Sementara itu adam sudah kembali kerumahnya dengan bahagia dia segera meminta kedua orangtua nya untuk cepat-cepat melamarkan laksmi.


"ayah.. ibu.. cepat lamar laksmi untukku aku tidak mau terlambat sedikitpun" ucap adam.


Ayah ibunya terkejut dengan permintaan adam yang terburu-buru ingin segera melamar seorang gadis.


"apa kamu yakin dam, kamu masih kuliah lho gadis itu juga kamu bilang masih belajar di pesantren?" tanya ibunya meyakinkan.


"hanya melamar ibu tidak menikah, menikah bisa nanti saat aku dan dia sudah lulus" jawab adam.


"kalau begitu melamarnya juga nanti saja saat sudah lulus" gurau ayahnya.


"ahh ayah.." adam tetap merengek.


Di rumah musa, farida terlihat sedang mengajar anak-anak sekitar rumahnya mengaji farida wanita yang baik dan lembut dalam tutur kata sehingga anak-anak menyukainya.

__ADS_1


Musa pun pulang dari pekerjaannya dan melihat pemandangan itu sekarang dia sangat bersyukur memiliki istri seperti farida.


__ADS_2