
Adam segera berangkat menuju bandara bersama Rizal, sementara yang lain menunggu kabar di rumah Rayya, mereka masih harap-harap cemas.
Tidak disangka, sore ini jalanan sangat macet, membuat Rizal sulit melewati jalan itu, Adam semakin khawatir kalau dia tidak bisa menemui Rayya.
"Bagaimana ini mas, jalanan macet panjang seperti ini" ucap Rizal.
"Ya Allah, berilah jalan untukku menemui jodohku" ucap Adam.
Satu persatu mobil melaju sedikit demi sedikit, Adam sudah tidak tahan karena harus menunggu, dia keluar dari mobil dan berlari menuju bandara.
"Mas, mau kemana?" Rizal berteriak tapi Adam tidak menghiraukannya.
Adam terus berlari menuju bandara, dia beberapa kali memesan ojek online, tapi belum juga ada yang bisa di hubungi, Adam terus nekat berlari hingga keringat membasahi wajahnya.
"Hei Dam, mau kemana?" tanya Ali yang tidak sengaja lewat.
"Ali, aku butuh bantuanmu, ayo antar aku ke bandara" Adam naik ke atas motor Ali.
"Tapi ada apa Dam?" Ali penasaran.
"Nanti aku ceritakan, ayo jalan"
Ali melajukan motornya dengan kecepatan tinggi atas permintaan Adam, Bahkan mereka menerobos lampu merah di jalanan.
Setelah satu jam perjalanan, akhirnya mereka sampai di bandara, Adam segera masuk kedalam dan mencari Rayya, tapi tidak menemukannya.
Adam merasa putus asa dan duduk di kursi di ruanng tunggu sambil menundukkan kepala.
"Sebenarnya ada apa Dam?" Ali duduk di samping Adam.
Adam mulai menceritakan semua kepada Ali, Ali turut bersedih dengan yang di rasakan Adam.
"Bagaimana mas? dimana Rayya?" Rizal datang dan mencari-cari keberadaan Rayya.
"Kita terlambat Zal" ucap Adam lirih.
Rizal ikut duduk di samping Adam, dan menepuk bahu Adam seraya menenangkannya.
"Sabar ya mas" ucap Rizal.
*****
"Ah, kita penerbangan bisa di tunda selama ini" gumam salah satu penumpang.
Adam mendengar ucapan orang itu dan langsung menghampirinya.
"Maaf tuan, penerbangan menuju kemana yang tertunda?"
"Menuju Kairo, padahal aku sudah datang tepat waktu" jawab orang itu.
"Benarkah? Alhamdulillah" Adam terlihat senang dan meninggalkan orang itu.
"Hei, kenapa Alhamdulillah, kau tidak tahu kalau aku ada pertemuan penting!!" orang itu berteriak tapi Adam tidak menghiraukannya.
Adam kembali mencari Rayya, dia menyusuri seluruh bandara, Ali dan Rizal ikut mencari dengan berpencar.
"Dimana kamu Rayya?" gumam Adam.
"Terima kasih kak" terdengar suara anak kecil.
"Sama-sama sayang, hati-hati ya"
Adam menghentikan langkahnya, dia merasa mengenal dengan suara itu, Adam segera menoleh dan melihat Rayya yang sedang melambaikan tangan kepada anak kecil yang di bantunya.
"Rayya!!" Adam berteriak.
Rayya menoleh dan terkejut melihat Adam, Rayya segera melangkahkan kakinya mencoba menghindari Adam, Adam yang melihat itu segera berlari mengejar Rayya.
__ADS_1
"Rayya tunggu" Adam sudah berada dihadapan Rayya.
"Ada apa Dam? sedang apa kau disini? apa kau akan memberiku undangan?" tanya Rayya lirih.
Adam tersenyum mendengar kata-kata yang diucapkan Rayya.
"Iya, aku akan memberimu undangan"
Rayya menatap Adam dan tersenyum.
"Selamat ya, tapi maaf aku tidak mungkin bisa hadir"
"Kenapa?"
"Kau tidak lihat, aku akan pergi ke Kairo"
Rayya menunjukkan paspor dan barang-barang bawaannya.
"Apa kau tidak ingin tahu siapa orang yang akan menjadi istriku?" tanya Adam.
"Dia pasti wanita yang sangat beruntung karena bisa menjadi istrimu" Rayya tersenyum.
"Baiklah, pesawat sudah tidak di tunda lagi, aku harus pergi" Rayya melangkahkan kakinya tapi Adam menahan tangannya.
"Jangan pergi Rayya, datanglah ke pernikahanku"
"Kau tidak tahu isi hatiku Dam, kalau aku sangat mencintaimu, tapi mungkin kita tidak berjodoh, aku tidak sanggup melihatmu duduk bersanding dengan wanita lain" ucap Rayya.
"Dia bukan wanita lain Rayya, kaupun sangat mengenalnya"
Rayya mengeryitkan dahinya, dia tidak mengerti apa maksud Adam, dia bahkan tidak punya teman selain Mayra dan Tania, apakah Adam akan menikah dengan Tania?
Adam mendekati Rayya, dan mengeluarkan sebuah kotak kecil dari sakunya.
"Untuk apa kau menunjukkan cincin itu padaku? kau semakin menyakitiku Dam"
Adam mengambil cincin itu dari kotaknya, dan memasangkannya pada jari manis Rayya.
"Apa maksud semua ini Dam?"
"Aku sudah melamarmu Rayya, aku sudah menemui kakakmu bersama keluargaku"
"Apa?!" Rayya sangat terkejut.
"Benar Rayya, terimalah Adam untuk menjadi suamimu" terdengar suara kak Rozi.
Rayya dan Adam menoleh, mereka melihat seluruh anggota keluarga sudah berada disana, Rayya benar-benar sangat terkejut bukan main, dia tidak menyangka lamarannya akan terjadi didepan umum.
Rayya menatap mata Adam, terpancar ketulusan di matanya, Rayya sangat terharu dan meneteskan air mata.
"Maukah kau menjadi istriku?" Adam sedikit berlutut.
Rayya diam sejenak, dan seketika dia mengangguk.
"Iya, aku mau"
Semua orang merasa bahagia dan saling berpelukan, orang-orang di bandara bertepuk tangan melihat lamaran romantis itu.
Mereka mengajak Rayya kembali pulang, dengan senang hati Rayya menyetujuinya.
Mereka sampai di rumah, beberapa bingkisan untuk Rayya sudah berjejer rapi di dalam kamarnya, mereka langsung menentukan hari pernikahan Adam dan Rayya.
Pernikahan akan diadakan dua minggu lagi, semua persiapan dilakukan dengan sangat baik.
Hingga hari H, Adam dan Rayya di larang bertemu, mereka hanya di perbolehkan berkomunikasi melalui telepon.
Dua minggu kemudian, pernikahan di gelar, Adam mengucapkan ijab kabul dengan lancar dan tenang, hingga akhirnya semua orang mengatakan sah.
__ADS_1
Adam dan Rayya sangat bahagia, begitu juga semua orang, untuk mengabadikan moment bahagia itu, mereka berfoto bersama.
Inilah akhir kisah cinta antara Laksmi, Musa dan Adam. Adam menemukan jodohnya setelah hubungannya dengan Laksmi berakhir, dan Laksmi kembali pada cinta pertamanya.
**
Assalamualaikum, author punya sedikit info nih, semoga para readers sudi buat baca ya hihi
**Hai semuanya para readers yang udah ikutin ceritaku dari awal sampai akhir, terima kasih ya semuanya.
Author sangat berterima kasih kepada semuanya, author sadar banget kalau ceritanya masih sangat kurang dari yang di harapkan.
Dalam "Cinta anak santri" ini, ada sedikit pesan yang terselip didalamnya, misalnya
-Dalam keadaan apapun, jangan lupa selalu berdoa dan menjalankan perintah Allah seperti yang dilakukan Musa saat dia hilang ingatan.
-Selalu sabar menghadapi cobaan, seperti yang dilakukan Laksmi, dia tetap sabar menunggu Musa dalam keadaan hilang ingatan sampai harus menunda pernikahan mereka.
-Jangan terpengaruh hal kecil seperti yang dilakukan Adam, begitu dia tahu bahwa dia anak kandung dari Fatma dan Fadlan, dia sangat kecewa, karena dia berfikir orang tuanya tidan menyayangunya tapi pada akhirnya dia bisa menerima kenyataan yang ada.
Semoga para pembaca bisa memberi semangat dan motivasi untuk author, cerita ini cuma fiktif ya, yang keluar dari fikiran author sendiri, maka dari itu mungkin ceritanya masih sangat datar dan kurang greget, tapi author sudah berusaha membuat cerita yang baik dari yang baik, cerita ini sudah author tamatkan, author udah enggak bisa mikir lagi nih ceritanya harus gimana hihi, selain itu alasan lain juga karena author sedang merilis novel ke-tiga yang insya allah akan segera terbit pada tanggal
"30 november 2020" nanti.
Yang berjudul
"CINTA TAK SEHANGAT MENTARI**"
*Begini ya covernya hehe
jangan salah lho, semoga para readers masih tetap setia mengikuti karya author pemula ini, jangan lupa tambahkan like dan coment ya, kalau tidak keberatan sih, kasih juga author "Tip" hihi.. Ngarep dikit enggak papa lah ya.
Semoga para pembaca bisa kasih coment yang membangun semangat author dan author bisa berinspirasi untuk dapet cerita yang lebih baik lagi.
Dalam novel author yang ketiga ini, masih bergenre romantis, tentang kehidupan sepasang kekasih yang berprofesi sebagai dokter, si cowok ini sikapnya dingin, tapi dia juga penuh perhatian, si cewek sikapnya hangat kepada semua orang, dia juga gadis yang kuat dan tegar.
Ehh.. author enggak boleh bocorin banyak-banyak ya, author pengen bikin kalian penasaran dengan novel author.
Jangan lupa mampir dan baca ya.
INGAT!!!
Tanggal "30 NOVEMBER 2020**"
Hehe
sedikit maksa enggak papa lah ya, yuk tungguin novel author, semoga kalian suka dan mau membagi koin atau poinnya hahaha
Terima kasih ya untuk semuanya.
Author tunggu kalian semua di novel baru author.
Jangan lupa ya.
"CINTA TAK SEHANGAT MENTARI"
Karya Author.
"RATNA DINI THAMARA"
TERIMA KASIH SEMUANYA.
Wassalamualaikum.
Happy reading guys!!
__ADS_1