Cinta Beda Alam

Cinta Beda Alam
Rahasia paman Sam


__ADS_3

Pangeran Shiwa terus mencari-cari keberadaan paman Sam dan raja Namrud yang berada di dalam istana yang begitu luas dan megah, sungguh kerajaan ini tak kalah dari kerajaan Mataram.


Langkah kaki pangeran Shiwa terhenti saat melihat orang yang ia cari-cari telah ia temukan juga.


"Jadi mereka ada di sini"


Pangeran Shiwa melihat raja Namrud dan paman Sam yang sedang berhadapan.


"Apa yang mereka bicarakan, kenapa tidak bisa aku dengar"


Dari balik tirai pangeran Shiwa melihat paman Sam dan raja Namrud yang saling berhadapan.


"Aku harus dengarin apa yang akan mereka bicarakan, aku tidak boleh ketinggalan berita"


"Tapi aku harus sembunyi di mana untuk bisa dengarin dengan jelas apa saja yang akan mereka bicarakan?"


Bingung pangeran Shiwa karena ia tidak mungkin langsung mendekati mereka berdua.


Tiba-tiba pandangan pangeran Shiwa jatuh pada satu tempat.


Senyuman merekah di bibir pangeran Shiwa saat melihat tempat yang begitu sesuai untuknya jadikan tempat persembunyian.


"Di sana aman, aku yakin tidak akan ada yang tau kalau aku bersembunyi di sana"


Pangeran Shiwa dengan pelan-pelan mendekati tempat itu, ia berusaha sebisa mungkin sampai di sana tanpa ada orang yang curiga padanya.


Pangeran Shiwa bersembunyi di balik patung dewa untuk mendengarkan setiap apa yang mereka semua katakan.


"Ampun yang mulia"


"Ada apa Sam, kenapa kau kembali ke sini lagi, apa kau membawa informasi?"


"Itu pasti tuan ku, aku datang ke sini dengan membawa informasi yang sangat besar"


"Apa informasi yang ingin kau beritahu, cepat katakan"


Tak sabaran raja Namrud yang ingin mendengar informasi yang telah paman Sam bawakan.


"Aku mendengar kalau pangeran Aksara akan menikah dengan putri Arumi"


"APA"


Terkejut raja Namrud mendengar ucapan paman Sam.

__ADS_1


"Bagaimana mungkin mereka akan menikah, kau jangan bercanda Sam"


Raja menolak fakta yang ada, ia sungguh shock mendengar berita yang telah paman Sam bawa.


"Aku tidak berbohong raja, aku mendengar dengan telinga ku sendiri kalau pangeran Aksara dan putri Arumi akan menikah"


"Itu tidak boleh terjadi, kalau kedua kerajaan itu saling bersatu maka akan sulit untuk ku merampas kerajaan Mataram dari tangan raja Candra"


Kekhawatiran raja Namrud jika sampai hal itu terjadi.


"Mangkanya aku datang ke sini hanya karena hal itu, aku juga tidak mau mereka menikah dan membuat kedua kerajaan itu saling menguatkan"


Raja Namrud mendadak cemas, ia menjadi tidak tenang tanpa sebab setelah mendengar itu semua.


"Tapi raja tidak usah khawatir, karena pangeran Aksara sedang berusaha menggagalkan perjodohan yang telah di lakukan oleh dua kerajaan itu"


"Kenapa pangeran Aksara berusaha menolaknya?"


Penasaran raja Namrud akan hal itu.


"Karena pangeran Aksara menyukai seorang gadis yang ia temukan di dalam hutan, tapi sayangnya raja tidak ngizinin dia untuk menikahi gadis itu"


Raja Namrud tiba-tiba langsung terdiam.


Paman Sam menyunggingkan senyuman licik penuh kejahatan.


"Iya, aku tidak mau mereka berdua sampai menikah, aku tak akan bisa membayangkan bagaimana jadinya jika kedua kerajaan yang sama-sama menjadi musuh ku bersatu dan mereka pasti akan menjadi kerajaan terkuat, apalagi putri Arumi itu anak tunggal dari kerajaan sakti, raja Abraham begitu menyayanginya"


"Aku yakin sekali raja Candra akan merayu putri Arumi untuk membantu kerajaannya jika ada peperangan"


Kecemasan raja jika sampai hal itu terjadi.


"Itu tidak boleh terjadi raja, kita tidak bisa merampas Mataram Mataram jika sampai keduanya menikah"


"Sam gagalkan pernikahan mereka sedemikian rupa, jangan biarkan mereka berdua sampai menikah"


Perintah raja Namrud yang sangat tidak menginginkan pernikahan pangeran Aksara dan putri Arumi.


"Baik raja, aku akan berusaha menghentikan pernikahan keduanya, tapi apa aku akan mendapatkan komisi?"


"Kau akan mendapatkan komis besar jika berhasil menggagalkan pernikahan keduanya"


Paman Sam tersenyum mendengar jawaban raja yang membuatnya begitu semangat sekali untuk menggagalkan pernikahan pangeran Aksara dan putri Arumi.

__ADS_1


"Kalau seperti itu aku akan semangat dalam menggagalkan pernikahan pangeran Aksara dan putri Arumi"


"Sekarang cepatlah kau kembali ke kerajaan Mataram, dapatkan informasi penting lainnya, jangan sampai kau ketinggalan berita, kita tidak boleh ketinggalan satu berita penting pun"


"Baik raja aku akan kembali ke kerajaan Mataram, tapi raja sekarang-sekarang ini ada orang yang telah penghambat perkejaan ku saat aku berusaha mencari informasi penting apapun yang berada di kerajaan Mataram"


Tutur paman Sam pada raja Namrud.


"Siapa orang yang membuat mu terhambat?"


"Pangeran Shiwa, dia saat ini curiga pada ku karena waktu itu dia ngikutin aku saat aku pergi ke sini, beruntung aku bisa mengelak saat di tanyakan oleh raja"


"Bahaya ini, kalau sampai pangeran Shiwa tau kalau kamu adalah mata-mata kerajaan ini, bisa kacau nantinya"


"Itu yang aku khawatir raja, aku sangat yakin sekali kalau pangeran Shiwa sedang berusaha mengungkap siapa aku sebenarnya"


"Aku kan bukan Samuel yang asli"


Pangeran Shiwa yang mendengar hal itu langsung terkejut.


"Bukan Samuel yang asli, lalu siapa paman Sam yang selama ini berada di kerajaan Mataram"


Terkejut pangeran Shiwa yang mendengar percakapan mereka.


"Kau berhenti-henti saja mulai saat ini, kau itu bukan Samuel yang asli, Samuel yang asli masih berada di penjara bawah tanah, tentang masalah ini jangan sampai ada satu orangpun yang tau karena pasti akan terjadi masalah besar"


"Aku akan terus berhati-hati raja"


"Sekarang kembalilah ke kerajaan Mataram, cari informasi penting lainnya, masalah pangeran Shiwa kau abaikan saja dia, dia itu hanya bocah kecil, dia tidak akan bisa mengungkap siapa kau sebenarnya"


Raja memandang remah pada pangeran Shiwa.


"Baik raja"


Paman Sam berjalan keluar dari dalam kerajaan Fanjafan.


"Jadi paman Sam yang asli di kurung di kerjana ini, pantas saja gerak-gerik paman Sam yang ini nampak mencurigakan, jadi ternyata dia bukan paman Sam yang asli, aku harus waspada ini, aku tidak boleh biarkan paman Sam palsu menghancurkan segalanya"


"Aku harus kembali ke istana sebelum ada yang curiga pada ku"


Pangeran Shiwa dengan perlahan-lahan keluar tempat persembunyian yakni belakang patung dewa.


Dengan mengendap-endap ia berjalan, pangeran Shiwa berusaha semaksimal mungkin untuk tidak ketahuan apalagi saat ini ia sudah tau rahasia besar yang di miliki oleh paman Sam.

__ADS_1


"Aku harus segera sampai di istana, aku harus kasih tau hal ini pada ayah"


Pangeran Shiwa terus berjalan dengan pelan-pelan karena banyak sekali dayang dan prajurit yang berlalu lalang, ia hanya takut mereka tak sengaja melihatnya dan akan membuatnya terkena masalah besar.


__ADS_2