Cinta Beda Umur

Cinta Beda Umur
club


__ADS_3

.


.


.


.


.


.


"kalau aku tidak ikut, aku tidak akan memperbolehkanmu ikut. ingat itu!!"ucap Okita kesal, "baiklah.."ucap Risya pelan, sedangkan Michele kini hanya mengerutu kesal, dia mengajak Risya ke club karena dia ingin mempertemukan Risya dan kakaknya, tapi kalau Okita ikut, bisa apa Michele untuk menahan Okita agar tidak mengganggu rencananya


kemudian terlintas ide di kepala michele, "astagaa apa aku lupa, Okita kan punya pacar, kalau Yuki datang, maka Okita tidak akan bisa mengganggu Risya dan kakaku"gumam Michele dalam seringaianya, "baiklah Okita, ku terima tantanganmu!!"ucap Michele seakan dia adalah penjahat besar


🍁🍁🍁🍁*


"sampai sini saja paman!"ucap Risya pada sang supir. "tapi kan ini belum sampai sekolah"ucap supir pelan, "tidak apa apa, aku tidak ingin anak anak di sekolahku bergosip tentangku"ucap Risya lalu membuka pintu mobil, tapi tanganya segera di tarik Okita, Okita mencium Risya sekilas, "jaga jarak dengan laki laki ya, terutama Kevin"ucap Okita pelan, hampir seperti berbisik di samping telinga Risya


"hehh, jangan terlebih dahulu melarangku kalau kau juga akan begitu!"ucap Risya menyeringai dan segera keluar dari dalam mobil, Risya langsung pergi berlari ke arah sekolahnya, "tuan muda, apa tudak apa apa nona Risya pergi ke sekolahnya dengan berlari seperti itu?"tanya pak Supir khawatir, "tidak apa apa, aku tahu dia cukup pintar dan kuat membela diri kalau kalau ada pereman yang mengganggunya"ucap Okita segera memakai kacamata hitamnya, dia memakai itu untuk menutupi matanya dari cahaya yang trik


dia tidak terlalu suka cahaya yang terlalu terang, itu akan membuat matanya menjadi sakit, kembali ke Risya yang masih berlari, "itu dia! kak kevin!!"teriak Risya memanggil kevin yang ada di depanya, "Risya?!"kejut kevin tak menyangka, "kak... mengenai surat itu, lebih baik kakak menfhentikanya"ucap Risya tidak enak, "memangnya kenapa, kamu tidak menyukaiku kah? bukankah sudah ku bialng, aku akan membuatmu menyukaiku"ucap Kevin antusias, "tapi kak aku sudah punya kekasih!!"ucap Risya sedikit berteriak


"kekasih?"ucap Kevin di barengi dengan berhentinya pergerakanya, kevin berbalik dan menatap Risya, "siapa pacarmu?"ucap Kevin menatap Risya tidak suka, "... aku tidak bisa memberitahumu, yang pasti aku sudah punya kekasih, aku mohon kakak menghentikan aksi kakak itu, aku tidak ingin membuatnya salah paham"ucap Risya berjalan lebih dulu "tunggu!!"ucap Kevin menahan tangan Risya


"kalau pacarmu adalah Okita, aku tidak akan percaya!!, Okita punya pacar dan setelah lulus sma mereka akan di tunangkan, dan aku tahu betul gadis itu bukanlah kamu!"ucap Kevin masih menahan tangan Risya, mendengar itu Risya segera menarik tanganya kembali, "bukan!! pa pacarku orang lain!!"ucap Risya segera berbalik dan mempercepat jalanya

__ADS_1


"benar juga, kenapa kamu mengakui Okita sebagai kekasihmu Risya?!, apa kamu bodoh!! Okita masih memiliki pacar yang bahkan lebih manis darimu!!"batin Risya mengepalkan tanganya, ia berniat untuk pulang ke rumahnya hari ini, dia tidak akan tinggal di rumah Okita untuk sementara, itu adalah rencananya dan Okita untuk sementara


(di kelas)


"jadi... Okita memperbolehkanmu pulang?" tanya Michele setelah mendengar cerita Risya, "begitulah"ucap Risya singkat, "hn, besok kamu ikut aku ke club ya.."ucap Michele gembira, "baiklah, tapi seperti yang kamu tahu aku harua bilang pada Okita terlebih dahulu"ucap Risya sambil membaca bukunya, "baiklah.."ucap Michele segera memeriksa layar hp nya, dia lalu menyeringai


Risya menelpone Okita untuk meminta persetujuanya, "Okita..aku akan pergi ke club bersama Michele, apa kamu akan ikut juga?"ucap Risya di telpone nya


"aku sebenarnya tidak ingin kamu ikut tanpa aku di sana, tapi aku tiba tiba ada urusan dengan seseorang, aku tidak bisa menemanimu"ucap Okita dari seberang sana


"baiklah kalau begitu"ucap Risya lagi lalu menutup telponenya


"Okita tidak akan ikut bersama"ucap Risya pada Michele yang sudah senyum senyum gak jelas, "tepat sasaran"gumam Michele masih tersenyum senyum, "aku akan memperkenalkanmu dengan kakaku nanti, dia baru saja kembali dari luar negri"ucap Michele senang, "baiklah.."ucap Risya singkat


Skip aja yaπŸ˜…


(kamar Michele)


seumur umur Vallerie sama sekali tidak pernah memakai baju seperti itu, bahkan kali ini Michele juga mendandani wajah Risya, "apa yang kamu lakukan pada tubuhku!! dandanan apa ini?!!"ucap Risya kesal, "ke club harus cantik lah Syaa.."ucap Michele memaksa Risya memakai pemoles bibir, "tidak tidak!! aku tidak mau memakai itu!!"teriak Risya seakan sangat anti dengan benda yang kini di pegang Michele, Michele menyeringai lalu memaksa Risya memakai itu semua


"aaaaaaaa"teriak Risya


(club)


"hai kakak!!"ucap Michele memeluk kakaknya, sedangkan Risya hanya berdiri di belakang Michele dengan canggung namun masih terlihat dingin, "oh Risya, ayo duduk"ucap Michele menduduki sofa di club itu, "nah perkenalkan kak, dia adalah temanku, namanya Risya Maeda"ucap Michele masih tersenyum


"ohh ini kah temanmu yang sangat kamu bangga banggakan itu, namaku Ryuki. salam kenal Risya"ucap Ryuki tersenyum sambil mengulurkan tanganya ke arah Risya. Risya pun segera menyambut tangan Ryuki. "salam kenal kak Ryuki"ucap Risya masih terdengar sopan dan dingin, "aku sudah pesan wine yang kamu minta Michele, tapi menurutku wine ini terlalu banyak untuk kita bertiga"ucap Ryuki menatap Wine di atas meja mereka

__ADS_1


"ohh aku mengundang temanku yang lain, ah itu mereka!! baru saja ingin aku bicarakan"ucap Michele menunjuk dua pasangan yang kini sang perempuan sedang menggandeng tangan pasanganya, "hei kak Michele!!"sapa gadis bersurai biru tua itu, bajunya tentu saja masih terlihat manis dan anggun, sedangkan laki lakinya hanya memakai baju berpergian biasa


Risya terkejut ketika melihat dua pasangan itu, dia tahu betul siapa mereka, dia adalah Yuki dan Okita, Okita pun turut terkejut, dia tidak menyangka Yuki akan membawanya menemui Michele dan Risya, "kalian akhirnya datang!!"ucap Michele tersenyum, "iya tadi di jalan cukup macet"ucap Yuki sedikit merasa bersalah, Yuki dan Okita duduk masih dalam posisi Yuki memeluk lengan Okita


"Yuki perkenalkan dia adalah kakaku namanya Ryuki"ucap Michele tersenyum, "salam kenal kak Ryuki, namaku Yuki Seikama!"ucap Yuki mengulur tanganya ke arah Ryuki, Ryuki pun langsung menjawab uluran tanganya, "dan ini namanya adalah Risya maeda"ucap Michele lagi menunjuk ke arah sampingnya yaitu tempat Risya berada, "hai.. kita bertemu lagi ya..Yuki Seikama.."ucap Risya masih dengan nada dingin dan sopanya


"ah kamu yang ada di rumah sakit itu ya? astagaa aku hampir tidak bisa mengenalimu, penampilanmu sungguh sangat berbeda dari terakhir kali kita bertemu!"tutur Yuki berbinar binar menatap Risya, sedangkan Okita hanya menatap tidak suka ke arah Risya, "kenapa dia berdandan dan berpakaian seperti itu di club seperti ini, awas saja aku akan menghukumu nanti!!"batin Okita menatap Risya yang tampak sangat berbeda


"wah kamu cantik sekali kak Risya!"tutur Yuki lagi. "terimakasih"ucap Risya dingin dan sopan, "oh Okita!! apa kamu tidak memperkenalkan diri?"ucap Yuki menegur Okita, "tidak perlu!! aku yakin mereka semua sudah tahu namaku! benar kan Ryuki?"ucap Okita menatap remeh pada Ryuki, dia dan Ryuki bermusuhan dari dulu


"hn, pemimpin geng kalajengking Okita Hanji, siapa dari anggota geng pembasmi berandalan yang tidak mengenalmu?"ucap Ryuki tersenyum menyeringai, "sudah sudah!! aku mengumpulkan kalian di sini bukan untuk berkelahi, kita di sini untuk bersenang senang, pelayann saya pesan bir 3 botol!!"ucap Michele pada pelayan yang ada di dekat mereka


Risya sesekali melirik Okita, Okita segera menoleh, begitu Okita menoleh Risya segera buang muka, dia benci melihat Okita bersama perempuan lain, "bagaimana kalau kita bermain permainan? yang kalah setiap rondenya akan meminum segelas bir, bagaimana?"ucap Michele menyarankan, "itu ide yang bagus!!"ucap Yuki cepat, "baiklah..aku setuju, tapi aku tidak bisa bermain, aku akan menyetir nanti"ucap Ryuki juga ikut tersenyum


"di antara kita tidak ada yang menyetir selain kak Ryuki, maka dari itu kalian semua harus ikut!"ucap Michele bersemangat, permainan di mulai dan akhirnya Michele kalah 2 ronde, Yuki kalah 3 ronde, Okita 1 ronde dan Risya 5 ronde, dia memang selalu tidak pandai dalam bermain, "kalian harus menanggung apa yang kalian mulai!! minumlah"ucap Ryuki meledek, Risya segera meminum birnya, dia memang tidak kuat dengan bir, tapi karena dia kalah, janji tetaplah janji


Risya mabuk? tentu saja, Yuki pun kini mabuk, hanya Michele dan Okita yang masih bisa bertahan, "sya? kamu mabuk?"tanya Michele pada Risya yang kini menyandarkan kepalanya di bahu Michele, Okita yang melihat itu ingin sekali membawa Risya pergi dsri club ini apalagi setelah melihat bagian baju Risya yang bagian dadanya sedikit terbuka akibat posisinya yang seperti itu


"sayang...aku sangat menyayangimu!"ucap Yuki menyandaekan kepalanya di bahu Okita, melihat itu ada sedikit ketidaknyamanan di hati Risya, "aku ingin pulang"ucap Risya terhuyung ketika mencoba untuk berdiri, "ah kakak, aku ini juga di tengah kesadaran, bisakah kamu mengantar Risya pulang ke rumahnya, rumahnya ada di jalan kenangan no 76, aku juga ingin segera pulang ke rumah"ucap Michele pura pura, "baiklah.."ucap Ryuki segera memapah Risya keluar dari club


melihat itu Okita mengepalkan tanganya kuat, "sayang ada apa?"tanya Yuki melihat ekspresi Okita. "tidak ada, ayo pulang"ucap Okita berdiri sambil menggandeng tangan Yuki


**Tbc..


SAMPAI SINI DULU YA


TERIMAKASIH ATAS DUKUNGANYA

__ADS_1


VOTE,RATE,LIKE AND COMENT!


BERIKAN SAYA INSPASI, TERIMAKASIH**


__ADS_2