Cinta Beda Umur

Cinta Beda Umur
sebuah Kebenaran tentang Okita


__ADS_3

.


.


.


.


.


.


"hahaha.. tak dapat di sangka kamu bakal berakhir di tangan Kevin sang mantan ketua osis"ucap Risya sedikit tertawa. "kak Ryuki juga ku dengar baru saja menikah kan?"ucap Risya pada Ryuki yang sedari tadi hanya ikut ikutan tertawa, "iya.. dua bulan yang lalu"ucap Ryuki jujur. "eh Risya kamu sudah tahu banyak tentang kami!, sekarang kami yang ingin bertanya, bagaimana kabar pacarmu yang tampan itu??"goda Michele ikut balik menyenggol bahu Risya


"i itu.."ucap Risya sedikit gugup


🍁🍁🍁🍁🍁🍁*


"sebentar lagi kami akan bertunangan"ucap Risya tersenyum, namun sangat terlihat bahwa senyuman itu hanya di buat buat olehnya. "ada apa? apa kamu tidak menyukainya?"tanya Ryuki yang sukses membuat Risya gelabakan

__ADS_1


"ah itu tidak.. aku menyukainya kok, aku mau mencari rumah dulu ya, dah Michele, kak Ryuki"ucap Risya menarik kopernya meninggalkan Michele dan Ryuki di tempat. namun bukanya meninggalkan Risya mereka berdua malah mengikuti Risya dan berjalan di sampingnya "oh mau ku mintai bantuan kevin? dia punya banyak tanah, perumahan dan apartemen untuk di jual"ucap Michele ingin membantu Risya


"Apartemen? lumayan.. apa boleh ku beli?"tanya Risya tertarik. "tentu saja, menyewa ataupun membeli kalau orangnya kamu, ya pasti boleh lah, apalagi Kevin lan juga kenalanmu"ucap Michele gembira. "baiklah mohon bantuanya"ucap Risya tulus pada Michele


"iyaa.. eh ngomong ngomong Risya.. kamu jadi melamar pekerjaan menjadi polisi? apa kamu yakin?"tanya Michele agak ragu. "tentu saja, kamu tahu kan aku pandai bertarung dan bermain senapan"ucap Risya menjelaskan. "iya tau.. dari dulu kamu memang lebih hebat dari aku dalam bertarung"ucap Michele jujur


"oh kak Ryuki, kakak ipar gak nyariin kakak kah?"tanya Michele merasa tidak enak, "ohh tadi nyariin sih, tapi karena kamu di sini kakak juga gak bisa ninggalin tugas kakak sebagai kakak kamu!"ucap Ryuki dengan raut datar. "ah maaf kak, kakak bisa pergi, lagipula aku dan Risya bakal ke apartemen Kevin dulu"ucap Michele tidak enak


"yasudah.. baik baik ya"ucap Ryuki mengusap pucuk kepala adiknya. "siap kakak"ucap Michele gembira, Ryuki pun pergi meninggalkan Michele dan Risya. Risya segera mencari taksi untuk di tumpanginya "ke apartemen Arselo"ucap Michele pada sang supir


mobil di jalankan, sesampainya di Apartemen Kevin, Michele segera menelpone kevin "kevin, aku sekarang bersama Risya, kami ada di depan apartemen mu"ucap Michele di telpone. "apa??! Risya kembali?"kejut Kevin yang memang sama sekali tidak di beri kabar oleh Michele. "iyaa.. aku butuh bantuanmu untuk mencarikan Apartemen yang bisa di beli Risya"ucap Michele lagi. "baiklah.. aku segera turun ke bawah!!"ucap Kevin dari seberang sana


"maaf sayang"ucap Kevin tersenyum. "itu Kevin? ternyata orang orang yang bertambah dewasa juga akan bertambah tampan ya"batin Risya hanya menatap datar pasangan yang sedang bermesraan di depanya itu. "ah inikah Risya?.. kamu tampak sangat berbeda"ucap Kevin tersenyum. "bukankah dia tambah cantik sayang?"tanya Michele memeluk lengan Kevin


"iya.. tapi tetap saja bagiku kamu paling cantik"ucap Kevin mencubit pipi Michele, untungnya Risya punya pacar, kalau tidak dia akan merasa tidak nyaman dengan suasana seperti ini. "ohh maaf, tentang apartemen sebenarnya aku punya apartemen yang bisa di jual, itu berada di jalan sakura no 73"ucap Kevin yang benar benar membuat Risya tertegun


"jalan sakura no 73?, bukankah itu berarti di depan penthouse Okita?"ucap Michele mengingat ngingat. "oohh setahuku dia sudah tidak tinggal di sana lagi, dia tinggal di rumahnya sendiri, dia juga yang mengelola semua perusahaan bernamakan Hanji kan"ucap Kevin yang kali ini juga membuat Risya terkejut, dia benar benar tidak tahu kabar Okita selama di luar kota Tokyo, tapi dia memang sempat beberapa kali mendengar prusahaan Hanji yang benar benar pesat memenuhi seisi negara bahkan keluar negri sekalipun juga banyak prusahaan bernamakan Hanji berterbaran di mana mana


"maksudmu perusahaan terbesar nomor 1 di dunia itu kah?"ucap Risya kaget, dia memang tahu Okita bermarga Hanji, tapi dia tidak menyangka bahwa Hanji yang mereka kenal lah yang menjadi perbincangan hangat di negara bahkan luar negri sekalipun

__ADS_1


"iya.. tak ku sangka Okita berhasil di usia yang masih muda begitu"ucap Kevin iri. Risya terdiam. "kamu sudah sangat berhasil rupanya"batin Risya mengingat Okita yang mendiami pikiranya di masa lalu. Michele yang merasa ada perubahan pada Risya hanya menepuk pundaknya. "Okita sebentar lagi akan menikah dengan Yuki, kemungkinan bulan depan mereka akan mengadakan acara pernikahanya"ucap Michele pelan


"ah iyaa..."ucap Risya mencoba tersenyum, namun untuk hatinya yang terdalam mendengar penuturan Michele membuat hati Risya seakan di cabik cabik, Sudah lama Risya tidak merasakan perasaan seperti itu, munculah beberapa pertanyaan di kepala Risya "apa aku masih mencintainya??! astaga Risya!! kau ini sudah mau bertunangan kenapa malah meragukan perasaanmu sendiri pada calon tunanganmu!!"batin Risya menghujat dirinya sendiri


"Kevin? apa kamu tahu Okita ada di mana sekarang. aku hanya tidak ingin bertemu denganya dalam waktu dekat"ucap Risya dengab senyuman yang di paksakan."ku dengar dia sekarang sedang ada di Korea, mungkin dia mengurus beberapa perusahaan besarnya yang ada di sana"ucap Kevin menjelaskan. "itu bagus, kalau begitu aku beli apartemenmu, ini"ucap Risya menyerahkan kartu silver miliknya. itu memang adalah kartu yang hanya ada 10 di dunia ini


"whoaa.. kamu benar benar menjadi orang kaya saat ini ya"ucap Kevin yang membuat Michele tertawa. "astaga.. apa kamu lupa. ayah Risya sekarang menjadi pemilik perusahaan terbesar ke 9 di dunia kan. itu hebat!!"ucap Michele memuji, "kamu benar.." ucap Kevin membenarkan ucapan Michele


"kalian terlalu memuji, Michele bahkan lebih kaya daripada aku kan?, sudahlah.. boleh aku dapat kunci masuk apartemenku? ini sudah sore"ucap Michele tidak sabar. "ya ya.. ini"ucap Kevin memberikan sebuah kartu masuk apartemenya, "dan ini kunci cadanganya!"ucap Kevin memberikan 2 buah kartu lagi. "bagus, terimakasih"ucap Risya segera pergi


"hei bagaimana dengan kartumu?"tanya Kevin mengangkat kartu milik Risya, "lebih baik kamu transfer saja uangnya padaku"ucap Kevin menyerahkan kartunya pada Risya. "baiklah.. kirim nomor rekeningmu padaku nanti, aku harus segera ke apartemen"ucap Risya mengambil kembali kartunya


"baiklah.."ucap Kevin tersenyum. "kamu sekarang sudah berhasil ya Okita"batin Risya yang masih memikirkan penuturan Kevin waktu lalu


**TBC


SAMPAI SINI DULU YA


TERIMAKASIH ATAS DUKUNGANYA DAN

__ADS_1


SAMPAU JUMPA LAGI**!


__ADS_2