
.
.
.
.
.
kini pakaian Risya sedikit terubah, dia sering memakai celana ketat berwarna hitam, kaus putih yang sedikit ketat se perut lalu jaket berbahan dasar jeans dengan warna biru manis seperut, tak lupa ia juga memakai kalung hitam yang melekat di lehernya, Risya juga memakai sepatu hitam se mata kaki dengan sedikit hak yang tingginya mencapai 4/5 cm berbahan dasar keras, di tambah tas mini yang melekat pada tubuhnya, Risya benar benar telah berubah
sifat feminim dari Risya memang tidak ada, tapi untungnya dia mempunyai pelayan yang selalu merekomendasikan pakaian pakaian yang tidak terlalu feminim juga tidak terlalu tomboy
ππππππ*
"jadi kemana kita hari ini?"tanya Risya di kala bergandengan tangan dengan Key, "bagaimana kalau ke bioskop, Cafe? atau kalau kamu mau kita bisa jalan jalan"ucap Key menyarankan sambik tersenyum, dia tahu bahwa Risya tidak pandai memutuskan kemana tempat yang cocok untuk pasangan
"terserah kamu Key"ucap Risya sedikit membenarkan tas mini hitamnya, Key membawa Risya pergi ke sebuah taman dan duduk di salasatu kursi di sana, "kamu suka pada taman kan.."ucap Key sedikit menjeda kalimatnya, "aku membawamu kesini hanya untuk.."ucap Key merogoh sesuatu di dalam sakunya, sebuah wadah kecil berbahan dasar kaca ia keluarkan dari sana
"aku mau.. kita bertunangan"ucap Key menunjukan dan membuka wadah tersebut di hadapan Risya, 2 cincin bermata berlian tertata rapi di wadah kecil itu, Risya tersenyum, "baiklah selama itu membuatmu senang aku akan menurutinya, tapi mungkin kita akan berunangan di ibukota saja"ucap Risya menahan senyum tipisnya. "tidak masalah"ucap Key tersenyum bahagia
__ADS_1
key begitu bahagia tapi tidak dengan Risya yang tidak merasakan apapun, "aku seharusnya bahagia, ada apa denganku"batin Risya menunduk menatap tanganya dan jarinya yang di hiasi jam tangan kecil berwarna coklat juga kuku yang sedikit di panjangkan juga di warnai menjadi warna merah
hari itu berakhir dengan baik, hingga akhirnya Risya di antar pulang oleh Key. "Kakak pulang!!"uvap Sugi yang telah menunggu Risya pulang. sekarang sugi telah besar dan menjadi laki laki yang cukup tampan juga cukup kuat, namun yang tidak berubah darinya adalah kesukaanya pada warna merah
"eh Risya.. bagaimana kencanmu dengan anak Nakamura itu?"tanya Ayah Risya sedikit tertawa, dia memang selalu mengijinkan Risya melakukan apapun asal itu tidak merugikan diri Risya sendiri. "baik ayah.. sebenarnya Key mengajaku bertunangan, apa ayah setuju?"ucap Risya agak gugup, dia sekarang duduk di sofa tepat di samping ayahnya.
"selama itu membuatmu senang, ayah akan selalu mendukungmu.."ucap Ayah Risya tersenyum sambil mengelus lembut belakang kepala Risya. "terimakasih ayah"ucap Risya tersenyum tipis. "aku mau ke kamar dulu yah, aku ingin mandi lalu berganti baju, setelah itu aku akan mempersiapkan keberangkatanku besok"ucap Risya tersenyum tipis, "baiklah, tunggu sebentar!"ucap Ayah Risya merogoh sesuatu di dompet miliknya
"ini kartu milik ayah, yang warna oranye bisa di pakai untuk membeli hal hal yang masih berharga kecil, tapi untuk yang warna hitam itu di pakai untuk membeli barang barang yang berharga mahal, pakailah.."ucap Ayah Risya menyodorkan dua kartu tersebut ke arah Risya, Risya tidak menolak karena bagi Risya adalah hal yang wajar jika ayah memberikan uang pada anaknya
"terimakasih ayah"ucap Risya tersenyum tipis, "Oh tentang kartu ATM mu juga ayah akan transper uang setiap bulanya, kamu gunakan dengan baik ya"ucap Ayah Risya tersenyum, "baiklah, kalau begitu aku permisi ya ayah"ucap Risya segera beranjak dari duduknya menuju ke lantai atas di mana kamarnya yang rapi dan luas terdapat di sana.
setelah memasuki kamar Risya segera menuju kamar mandi, selesai mandi Risya berniat akan menelpone Michele untuk mengabarinya
Risya merapikan bajunya ke dalam koper, setelah selesai ia merebahkan dirinya di kasur berwarna putih dengan ukuran King size nya sambil memandangi langit langit kamarnya, "sudah lama sekali aku tidak berada di Tokyo.. kira kira bagaimana denganmu Okita?"ucap Risya pelan. "astaga bodohnya aku, sudah pasti sekarang kamu sudah bertunangan, apalagi seharusnya kamu sebentar lagi akan lulus kuliah"uvap Risya lagi sedikit menyipitkan matanya
"besok.. Tokyo"gumam Risya yang kini menuntup matanya sebentar sebelum ia pergi keluar kamar untuk membantu ibunya menyiapkan makan malam
Pagi Hari
"kakak hati hati ya"ucap Sugi mencubit pipi Risya, Sugi kini tumbuh menjadi laki laki yang tinggi, itu sebabnya Risya jadi sedikit tidak berdaya di depan Sugi, "hahh rasanya kamu cepat sekali besar ya Sugi!! bahkan kamu sekarang jadi jauh lebih tinggi dariku"ucap Risya sedikit tidak terima. "wajarlah kak, aku sekarang rajin olahraga, apalagi aku laki laki tentu tinggiku akan jauh lebih pesat dari kak Risya"ucap Sugi mengelus kepala Risya
__ADS_1
"hahh kamu"ucap Risya mengacak acak rambut Sugi. untuk itupun dia sedikit berjingkit untuk bisa lebih leluasa mencapai rambut Sugi, "ayah ibu aku pergi dulu ya"ucap Risya memberi salam pada ibu dan ayahnya. "dah Risya, setelah sampai jangan lupa kabari kami"ucap Ibu Risya yang sedikit berteriak agar suaranya di dengar oleh Risya yang sudah berjalan agak jauh dari mereka. "iya ibuu"balas Risya yang juga ikut ikutan sedikit berteriak
Risya kini memulai penerbanganya ke kota Tokyo, sesampainya di sana ternyata telah ada Michele dan kakaknya Ryuki yang sedari tadi telah menunggu kedatangan Risya, "ehh ini Risya?? astagaaa kamu cantik sekali. lalu pakaianmu, wahh kamu sekarang sangat berubah"ucap Michele membolak balikan tubuh Risya
Muchele pun kini terlihat lebih cantik dengan gaya rambut bergelombang, make up natural juga gaya baju yang memakai dress hitam selulut. tak lupa high heels berwarna hitam yang melekat pada kakinya yang indah, Michele juga memakai beberapa perhiasan kalung, gelang juga anting yang senada, sebenarnya Michele juga sudah betunangan dapat di lihat dari cincin yang melekat pada jari manisnya, "kamu juga cantik Michele"ucap Risya tersenyum tipis
tunangan Michele pun juga bukan orang yang biasa juga orang yang tidak di sangka sangka, tunangan Michele adalah Kevin yang dulu pernah menyatakan cintanya pada Risya, "ekhemm gimana nih kabar dari yang udah punya tunangan!!"goda Risya menyenggol nyenggol bahu Michele, "k kamuu!!"ucap Michele malu, kini kedua pipinya benar benar mengeluarkan warna merah padam
"hahaha.. tak dapat di sangka kamu bakal berakhir di tangan Kevin sang mantan ketua osis"ucap Risya sedikit tertawa. "kak Ryuki juga ku dengar baru saja menikah kan?"ucap Risya pada Ryuki yang sedari tadi hanya ikut ikutan tertawa, "iya.. dua bulan yang lalu"ucap Ryuki jujur. "eh Risya kamu sudah tahu banyak tentang kami!, sekarang kami yang ingin bertanya, bagaimana kabar pacarmu yang tampan itu??"goda Michele ikut balik menyenggol bahu Risya
"i itu.."ucap Risya sedikit gugup
**TBC
SAMPAI JUMPA LAGI YA
TUNGGU CHAPTER BERIKUTNYA BESOK
OH YA.TERIMAKASIH ATAS DUKUNGANYA
DAN
__ADS_1
SEE YOU**