
.
.
.
.
.
.
"hei bagaimana dengan kartumu?"tanya Kevin mengangkat kartu milik Risya, "lebih baik kamu transfer saja uangnya padaku"ucap Kevin menyerahkan kartunya pada Risya. "baiklah.. kirim nomor rekeningmu padaku nanti, aku harus segera ke apartemen"ucap Risya mengambil kembali kartunya
"baiklah.."ucap Kevin tersenyum. "kamu sekarang sudah berhasil ya Okita"batin Risya yang masih memikirkan penuturan Kevin waktu lalu
ππππππ*
sesampainya di Apartemen, Risya membereskan barang barangnya di sana, setelah selesai Risya keluar apartemen untuk mencari makan. dia tidak makan di rumah itu karena dia masih belum membeli bahan bahan masakanya maka dari itu dia memilih untuk makan di luar, untungnya di dekat tempat tinggal Risya sekarang telah di bangun sebuah restoran baru
jadi Risya tidak perlu pergi terlalu jauh dari apartemenya. sesampainya di sana Risya memesan beberapa makanan untuk makan malamnya, sebelum makanan datang Risya mendengar suara seorang perempuan yang sangat familiar di telinga Risya
Risya menoleh sedikit dan mendapati seorang wanita dengan baju dress bernuansa anggun dengan surai biru tua yang panjangnya mencapai punggung tengah makan malam bersama sekelompok temanya, itu adalah Yuki Seikama
__ADS_1
"yuki?!"batin Risya terkejut. "hehh sebentar lagi kamu akan menikah dengan Okita kan, Selamat Yuki!!"ucap sala satu temanya yang memiliki surai pink hijau dengan gembiranya. "hahaha iya.. aku tak menyangka benar benar akan menikah dengan Okita dalam umur yang masih terhitung muda begini"ucap Yuki gembira, "benar juga, Okita itu sangat tampan, dan kamu sangat cantik, aku tidak bisa membayangkan bagaimana anak kalian nantinya, pasti akan sangat luar biasa!!"berisik teman Yuki yang lainya.
"menikah.. Okita akan menikah"batin Risya mengepalkan tanganya "tidak apa apa Risya, walau Okita sudah merebut malam pertamamu, itu tidak apa apa.. yang pasti semoga kau tidak bertemu denganya lagi!!"batin Risya pada dirinya sendiri. Risya kini benar benar telah kehilangan nafsu makan, Risya memanggil pelayan lalu meminta bil pesananya
"tapi nona, anda belum menyentuh bahkan melihat makanan anda sendiri"ucap pelayan hormat, "tidak apa apa, saya yakin kalian sedang memasak pesanan saya, maka dari itu batalkan saja, saya akan membayar, anggap saja saya telah memakan semuanya"ucap Risya pada nona pelayan tersebut.
"baiklah nona, ini"ucap Pelayan itu memberikan tagihanya, Risya mengambil dompetnya dan mengekuarkan beberapa lembar uang "ini, untuk kembalianya kamu ambil saja ya, selamat tinggal"ucap Risya menyerahkan uang itu ke pelayan. Risya pun pergi ke apartemenya lalu tidur lebih awal karena besok dia harus sudah melakukan beberapa tes akhir menjadi polisi di ibukota, untungnya sewaktu di luar kota Risya sudah melakukan tes tes lainya melakui bantuan ayah Risya.
pagi hari
pagi ini Risya bersiap siap untuk melakukan tes yang memang akan sangat berat baginya, "baiklah.. semua barangku sudah siap"ucap Risya yang sudah selesai dengan semua urusanya. Risya pun pergi ke tempat di mana tes kepolisian akan berlangsung
Skip saja ya..π π
Tes selesai
"untuk info siapa saja yang lulus menjadi polisi, akan di beritahukan besok, kalian tidurlah dulu di kamar(asrama) kalian masing masing"ucap sang pemimpin yang memimpin seluruh acara tes. "hei Risya.."ucap seorang wanita yang terlihat lebih tua dari Risya, dia memiliki surai hitam pendek dengan sorot mata yang mirip dengan Risya datar juga di tambah aura dingin.
"Naori?"ucap Risya terkejut, Nori adalah wanita yang memang mempunyai keperibadian yang hampir sama dengan Risya, namun keperibadian disiplin Naori lebih ketat daripada Risya. dia tidak akan pernah mentoleransi orang orang yang melanggar hukum sekecil apapun, Naori juga merupakan teman sekamar Risya selama di asrama kepolisian.
"ayo pergi bersama"ajak Naori berjalan di samping Risya, Risya yang melihat itu hanya menghela nafas berat "ternyata benar, kamu memang punya sifat yang mirip denganku"ucap Risya yang sukses membuat Naori menoleh. "ya aku tidak menyangkalnya"ucap Naori sedikit tersenyum.
"oh ku dengar kamu akan bertunangan?" tanya Naori di kala perjalananya menuju asrama mereka, "ya itu benar, kalau Naori kamu sudah menikah kan.."ucap Risya yang membuat Naori malu malu sendiri. "i iya.. sebenarnya kami baru saja menikah, tapi karena di sisi lain aku harus mencapai cita citaku, terpaksa dia ku tinggalkan di rumah"ucap Naori sedikit tertawaengingat suaminya yang sendirian setiap malam
__ADS_1
"kejam sekali.."gurau Risya juga ikut tertawa kecil. "hahaha.. tidak apa apa dia pasti mengerti, kalau kamu? kapan akan bertunangan?"ucap Naori sopan. "ohh aku mungkin akan bertunangan dalam waktu dekat ini, sampai saat itu tiba maukah kamu ikut hadir dalam acara kami?"tanya Risya menawarkan. "tentu saja.. kita ini kan sudah jadi teman"ucap Naori tersenyum kecil
Naori dan Risya pun masuk ke dalam kamar asramanya
Pagi
"baiklah yang namanya saya sebut akan masuk dan lolos menjadi anggota kepolisian, anggota yang lolos di bagi dalam 3 bagian, yang pertama bagian A untuk para angota yang memiliki IQ tinggi juga kelebihan kelebihan lainya, kelompok B untuk para anggota yang memiliki kemampuan baik dalam hal menganalisa ataupun bertarung, dan bagian C untuk para anggota yang akan di jadikan anggota kepolisian biasa yang akan mendapat perintah dari anggota B atau A"ucap sang pemimpin menjelaskan
"baiklah untuk kelompok A yang lulus adalah Naori Kiyamoto, Satomi Kuroosaki, Kai Takhasima, Minato Suho, Risya Maeda, Tobi Sakamoto, dan Mika Tonerie"
"kelompok B, Ayato yu, Rima hasegawa, Riichi ta.....-"
seleksi selesai, bagi yang tidak lulus akan mengulang di tahun depan, sedangkan Risya saat ini sangat tidak menyangka dirinya akan di golongkan ke kelompok A yang berarti tingkatnya nanti di kepolisian ibukota akan cukup tinggi, "Mohon kerjasamanya"ucap seorang laki laki dengan surai pirang dan dengan mata biru mengulurkan tanganya pada Risya
Risya diam menatap datar laki laki di depanya, "ahh, kamu Risya Maeda kan?,saya Kaoru Sakamoto, saya adalah senior sekaligus rekan setim anda"ucap laki laki bersurai pirang tersebut. mendengar itu Risya menyambut uluran tangan Kaoru "ya saya Risya Maeda, maaf atas perlakuan saya tadi.."ucap Risya sedikit membungkuk
"tidak apa apa, sekarang kamu adalah anggota, ah tidak kamu adalah wakil saya di tim Blue wings, anggotanya adalah kamu, satomi, Naori, Rima, senior Midori, senior Rin, dan saya"ucapnya lagi menjelaskan. "baiklah, terimakasih infonya kak Kaoru"ucap Risya sopan dan sedikit membungkuk sebagai tanda hormat
"ya.. tidak perlu terlalu formal padaku, sekarang kamu ikut aku menemui anggota lainya"ucap Kaoru berjalan lebih dulu, "baik senior"ucap Risya menurut
TBC
SAMPAI SINI DULU YA
__ADS_1
SAMPAI JUMPA LAGI...